Kisah Anak-anak Iran di Tengah Perang: Aku Stres Banyak Suara Ledakan, Berlindung Agar Tak Terbunuh

Pebriansyah Ariefana

Senin, 13 April 2026 | 11:43 WIB
Kisah Anak-anak Iran di Tengah Perang: Aku Stres Banyak Suara Ledakan, Berlindung Agar Tak Terbunuh
Gencatan senjata mungkin telah menghentikan dentuman bom, namun kerusakan psikologis pada jutaan anak Iran diprediksi akan bertahan seumur hidup. (UNICEF)
baca 10 detik
  • Perang di Iran meninggalkan trauma mendalam bagi jutaan anak meskipun gencatan senjata dilakukan.

  • Perekrutan anak di bawah umur oleh milisi Iran memicu kecaman keras dunia internasional.

  • Dampak psikologis jangka panjang mengancam masa depan generasi muda akibat paparan kekerasan perang.

Suara.com - Gencatan senjata mungkin telah menghentikan dentuman bom, namun kerusakan psikologis pada jutaan anak Iran diprediksi akan bertahan seumur hidup.

Keresahan akibat perang ini ini bukan sekadar statistik, melainkan kenyataan pahit yang merobek ruang privat keluarga di seluruh negeri.

Dikutip dari BBC, Ali, remaja berusia 15 tahun, menjadi representasi nyata bagaimana bisingnya perang kini berpindah ke dalam kepalanya sendiri.

Warga Iran memegang foto Ayatollah Mojtaba Khamenei. [Khamenei News]
Warga Iran memegang foto Ayatollah Mojtaba Khamenei. [Khamenei News]

Ia kerap terperanjat hebat hanya karena suara pintu yang terbanting atau peralatan makan yang jatuh ke lantai.

"Sebelum perang, saya tidak merasa stres sama sekali," ungkap Ali menggambarkan perubahan drastis kondisi mentalnya.

Bagi Ali, ketakutan yang muncul akibat suara serangan udara Amerika Serikat dan Israel telah menetap secara permanen dalam ingatannya.

"Tetapi sekarang bahkan suara terkecil pun menyebabkan otak saya bereaksi sangat buruk," jelas Ali mengenai sensitivitas pendengarannya saat ini.

Lebih dari 20 persen penduduk Iran merupakan anak-anak di bawah usia 14 tahun yang kini rentan mengalami trauma.

Kondisi Ali dikenal oleh para ahli psikologi sebagai hyper arousal, sebuah sinyal peringatan dini munculnya gangguan stres pascatrauma (PTSD).

baca juga

"Suara ledakan, gelombang kejut, dan suara jet tempur yang terbang di atas kota dapat memberikan efek yang sangat serius," tuturnya.

Rumah Bukan Lagi Tempat yang Aman

Ali kini terus mengamati perubahan perilaku kedua orang tuanya yang turut hancur akibat dampak ekonomi dan keamanan.

Ayahnya kehilangan pekerjaan akibat konflik, sementara ibunya terjebak dalam kecemasan akut yang tak kunjung reda.

"Ibu saya tetap di rumah, dan setiap kali jet tempur terbang di atas kepala, dia menjadi ketakutan dan stres serta menunjukkan tanda-tanda kecemasan dan ketakutan yang jelas. Adapun saya sendiri, saya sangat takut," akunya.

Interaksi sosial Ali dengan teman sebaya terputus total seiring menyusutnya dunia yang ia tinggali selama ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wapres AS Kena Troll Kedubes Iran: Gagal Pimpin Negosiasi dan Disorot Usai Orban Kalah Pemilu

Wapres AS Kena Troll Kedubes Iran: Gagal Pimpin Negosiasi dan Disorot Usai Orban Kalah Pemilu

News | Senin, 13 April 2026 | 11:21 WIB

Warga Iran Lega Gencatan Senjata, Tapi PHK Sudah di Mana-mana dan Hidup 'Ngap-ngapan'

Warga Iran Lega Gencatan Senjata, Tapi PHK Sudah di Mana-mana dan Hidup 'Ngap-ngapan'

News | Senin, 13 April 2026 | 11:17 WIB

Unggah Foto Bak Yesus, Trump Serang Paus Leo XIV: Dasar Pemimpin Lemah!

Unggah Foto Bak Yesus, Trump Serang Paus Leo XIV: Dasar Pemimpin Lemah!

News | Senin, 13 April 2026 | 11:16 WIB

Terkini

IHSG Masih Betah di Zona Merah Jumat Pagi ke Level 5.090

IHSG Masih Betah di Zona Merah Jumat Pagi ke Level 5.090

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:15 WIB

Telan Kekalahan Ketiga di Piala Dunia U-15 2026, Timnas Indonesia U-15 Dibantai Prancis

Telan Kekalahan Ketiga di Piala Dunia U-15 2026, Timnas Indonesia U-15 Dibantai Prancis

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:04 WIB

PPN Pembalut Bukan Aturan Baru, Lantas Mengapa Baru Ramai Dipersoalkan?

PPN Pembalut Bukan Aturan Baru, Lantas Mengapa Baru Ramai Dipersoalkan?

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Bahlil Curiga Singapura Jual Lagi Gas Impor dari Indonesia

Bahlil Curiga Singapura Jual Lagi Gas Impor dari Indonesia

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:43 WIB

Korban PHK Tabrak Porsche di Gading Serpong, Sikap Pemilik Mobil Mewah itu Bikin Shock

Korban PHK Tabrak Porsche di Gading Serpong, Sikap Pemilik Mobil Mewah itu Bikin Shock

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:39 WIB

Laba Emiten MARK Naik 46,1 Persen, Ini Pendorongnya

Laba Emiten MARK Naik 46,1 Persen, Ini Pendorongnya

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:38 WIB

Tone Up Gel Emina untuk Apa? Ini Manfaat, Kandungan, dan Harganya

Tone Up Gel Emina untuk Apa? Ini Manfaat, Kandungan, dan Harganya

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:37 WIB

Kerinduan Saya pada Panggung Teater yang Akhirnya Terbayar di Surabaya

Kerinduan Saya pada Panggung Teater yang Akhirnya Terbayar di Surabaya

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:30 WIB

Media Inggris Sorot Antam di Tambang Emas Nabire: Alam Terus-Terusan Dikeruk

Media Inggris Sorot Antam di Tambang Emas Nabire: Alam Terus-Terusan Dikeruk

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:29 WIB

5.040 Bendahara Koperasi Merah Putih Dilatih, Seberapa Siap Kelola Dana dan Bisnis Desa?

5.040 Bendahara Koperasi Merah Putih Dilatih, Seberapa Siap Kelola Dana dan Bisnis Desa?

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:25 WIB

×