Panas! Militer Amerika Serikat Buru Kapal Pembayar Upeti Iran di Selat Hormuz

Pebriansyah Ariefana

Senin, 13 April 2026 | 12:31 WIB
Panas! Militer Amerika Serikat Buru Kapal Pembayar Upeti Iran di Selat Hormuz
Selat Hormuz (Google)
  • Trump resmi memulai blokade Selat Hormuz setelah perundingan nuklir dengan Iran gagal total.

  • Amerika Serikat mengancam akan menghancurkan pasukan Iran jika menyerang kapal militer atau sipil.

  • Blokade maritim ini mengancam stabilitas pasokan minyak dunia dan meningkatkan risiko perang terbuka.

Suara.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengambil langkah ekstrem dengan menginstruksikan Angkatan Laut untuk memblokade Selat Hormuz secara total.

Keputusan drastis ini muncul sebagai reaksi langsung atas kegagalan perundingan damai antara Amerika Serikat dan Iran yang berlangsung di Pakistan.

Dikutip dari Al Jazeera, langkah blokade ini tidak hanya menyasar jalur masuk, tetapi juga mencakup perburuan kapal-kapal di perairan internasional yang terdeteksi membayar tol kepada Iran.

Donald Trump resmi memerintahkan blokade laut Iran setelah negosiasi damai di Islamabad menemui jalan buntu. (Gemini AI)
Donald Trump resmi memerintahkan blokade laut Iran setelah negosiasi damai di Islamabad menemui jalan buntu. (Gemini AI)

Trump menyatakan bahwa meskipun banyak poin pembicaraan tercapai, masalah mendasar mengenai nuklir tetap tidak menemukan jalan keluar atau menemui kebuntuan.

“Jadi, begitulah, pertemuan berjalan baik, sebagian besar poin disetujui, tetapi satu-satunya poin yang benar-benar penting, NUKLIR, tidak,” ujar Trump.

Sikap keras ini mempertegas bahwa Amerika Serikat tidak akan menoleransi aktivitas nuklir Iran yang dianggap sebagai ancaman keamanan nasional dan global.

Kegagalan diplomasi ini segera dikonversi menjadi aksi militer nyata di salah satu jalur pelayaran paling krusial di dunia bagi komoditas energi.

“Efektif segera, Angkatan Laut Amerika Serikat, yang Terbaik di Dunia, akan memulai proses MEMBLOKADE setiap dan semua Kapal yang mencoba masuk, atau keluar, dari Selat Hormuz,” tegas Trump.

Instruksi Militer dan Perburuan Kapal

Blokade ini juga akan disertai dengan operasi pembersihan ranjau yang diklaim Trump sengaja dipasang oleh pihak Iran di wilayah selat tersebut.

Selain memutus akses, militer Amerika Serikat diperintahkan untuk mencegat setiap kapal di perairan internasional yang kedapatan memberikan kompensasi finansial kepada Iran.

Trump melabeli tindakan Iran yang menarik biaya atau tol bagi kapal yang melintas di selat tersebut sebagai bentuk pemerasan terhadap dunia internasional.

“Kami tidak akan membiarkan Iran menghasilkan uang dengan menjual minyak kepada orang-orang yang mereka sukai,” tutur Trump dalam wawancara dengan Fox News.

“Ini akan menjadi semua atau tidak sama sekali, dan begitulah adanya,” tambah Presiden Amerika Serikat tersebut dalam pernyataan lanjutannya.

Kondisi di Selat Hormuz kian mencekam mengingat wilayah ini merupakan urat nadi bagi seperlima pasokan minyak mentah dan gas alam cair dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Setelah Iran, AS Serang Kuba? Miguel Daz-Canel: Saya Siap Mati Demi Revolusi!

Setelah Iran, AS Serang Kuba? Miguel Daz-Canel: Saya Siap Mati Demi Revolusi!

News | Senin, 13 April 2026 | 11:59 WIB

Diancam Trump Bakal Dikirim ke Neraka, Iran Siapkan 'Pusaran Maut' di Selat Hormuz

Diancam Trump Bakal Dikirim ke Neraka, Iran Siapkan 'Pusaran Maut' di Selat Hormuz

News | Senin, 13 April 2026 | 11:54 WIB

Sindiran Telak Mark Carney ke Trump, Kanada Perkuat Gerakan Boikot Produk AS

Sindiran Telak Mark Carney ke Trump, Kanada Perkuat Gerakan Boikot Produk AS

News | Senin, 13 April 2026 | 11:46 WIB

Terkini

Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya

Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:57 WIB

Siapa Dalangnya? Polisi Kumpulkan Bukti Dugaan Pembubaran Ibadah di Gereja Sewon Bantul

Siapa Dalangnya? Polisi Kumpulkan Bukti Dugaan Pembubaran Ibadah di Gereja Sewon Bantul

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:50 WIB

Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam

Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:36 WIB

Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!

Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:04 WIB

Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa

Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 19:56 WIB

PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra

PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 19:00 WIB

Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi: Ada Luka Benda Tajam dan Tumpul di Tubuh Korban

Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi: Ada Luka Benda Tajam dan Tumpul di Tubuh Korban

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 18:54 WIB

Keracunan atau Apa? 8 Fakta Tewasnya Sekeluarga di Tenda Kamping Temanggung

Keracunan atau Apa? 8 Fakta Tewasnya Sekeluarga di Tenda Kamping Temanggung

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 18:53 WIB

PDIP Remehkan Safari Politik Jokowi: Jadi Presiden Saja Tak Bisa Loloskan PSI, Apalagi Sekarang

PDIP Remehkan Safari Politik Jokowi: Jadi Presiden Saja Tak Bisa Loloskan PSI, Apalagi Sekarang

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 18:44 WIB

PBB Dikabarkan Masukkan Israel ke Daftar Hitam Kekerasan Seksual di Zona Konflik

PBB Dikabarkan Masukkan Israel ke Daftar Hitam Kekerasan Seksual di Zona Konflik

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 18:29 WIB