- Dekan FISIPOL UMY Ridho Al-Hamdi mengkritik pernyataan Seskab Teddy soal inflasi pengamat sebagai bentuk sikap antikritik pemerintah.
- Ridho menilai pemerintah seharusnya membuktikan validitas data daripada melabeli pengamat dan menempatkan pejabat tidak sesuai keahliannya.
- Akademisi menyarankan pemerintah melibatkan kampus dan membuka ruang diskusi ilmiah agar pengambilan kebijakan berbasis riset mendalam.
"Kampus ini kan punya sumber daya ilmu pengetahuan, punya sumber daya manusia di mana ya semuanya berbasis ilmu pengetahuan. Jangan berbasis tim sukses ataupun berbasis yang lainnya. Libatkan kampus, libatkan para ahli di bidangnya," pungkasnya.