Iran Keras soal AS Blokade Selat Hormuz: Kalau Mereka Melawan Kami Melawan, Kami Tidak Tunduk!

Pebriansyah Ariefana

Senin, 13 April 2026 | 15:44 WIB
Iran Keras soal AS Blokade Selat Hormuz: Kalau Mereka Melawan Kami Melawan, Kami Tidak Tunduk!
Mohammad Bagher Ghalibaf (ICANA)
baca 10 detik
  • Donald Trump memerintahkan blokade Selat Hormuz setelah perundingan damai dengan Iran di Pakistan gagal.

  • Iran menyatakan tidak akan tunduk pada ancaman dan siap membalas serangan militer Amerika Serikat.

  • Kegagalan negosiasi nuklir memicu ancaman kehancuran infrastruktur energi Iran dan kenaikan harga minyak global.

Suara.com - Langkah sepihak Amerika Serikat melakukan blokade laut menunjukkan kebuntuan total dalam negosiasi nuklir yang telah diupayakan sebelumnya.

Respons keras Teheran menandakan kesiapan perang terbuka jika kedaulatan maritim mereka di wilayah strategis tersebut dilanggar.

Dikutip dari Al Arabiya, Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, menegaskan posisi negaranya yang tidak akan mundur menghadapi tekanan militer Amerika.

Kapal Pertamina Pride tertahan di Selat Hormuz (Pertamina.com)
Kapal Pertamina Pride tertahan di Selat Hormuz (Pertamina.com)

Ia menyatakan bahwa Iran akan membalas setiap aksi kekerasan dengan kekuatan yang setara demi mempertahankan harga diri bangsa.

“Jika mereka melawan, kami akan melawan, dan jika mereka maju dengan logika, kami akan menghadapinya dengan logika. Kami tidak akan tunduk pada ancaman apa pun, biarkan mereka menguji tekad kami sekali lagi sehingga kami dapat memberi mereka pelajaran yang lebih besar,” ujar Ghalibaf dikutip dari Al Arabiya, Senin (13/4/2026).

Sementara itu Kepala Angkatan Laut Iran, Shahram Irani, justru menilai ancaman blokade dari Donald Trump sebagai sesuatu yang tidak masuk akal.

Pihak Teheran mengklaim terus mengawasi setiap gerak-gerik armada tempur Amerika yang berada di sekitar perairan Timur Tengah.

Menurut Irani, kekuatan laut Republik Islam Iran memiliki kontrol penuh atas wilayah perairan yang menjadi jalur utama kapal tanker.

“Para pria pemberani dari angkatan laut Angkatan Darat Republik Islam Iran sedang memantau dan mengawasi semua pergerakan tentara Amerika yang agresif di kawasan tersebut. Ancaman Presiden AS untuk memblokade Iran di laut... sangat konyol dan lucu,” tuturnya.

baca juga

Kontrol Ketat di Jalur Distribusi Minyak

Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengeluarkan peringatan bahwa kehadiran kapal perang asing akan dianggap sebagai pelanggaran gencatan senjata.

Pihak IRGC menekankan bahwa pengelolaan Selat Hormuz saat ini berada di bawah sistem manajemen cerdas milik militer mereka.

Setiap upaya mendekati wilayah sensitif tersebut dipastikan akan mendapatkan tindakan keras dan tegas dari pasukan penjaga perbatasan.

Meskipun demikian, Iran mengklaim jalur tetap terbuka bagi kapal non-militer yang mematuhi regulasi ketat yang telah mereka tetapkan.

Instruksi blokade dari Donald Trump muncul sebagai bentuk kemarahan atas kegagalan perundingan damai yang melibatkan pejabat tinggi kedua negara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Donald Trump: Saya Tidak Mau Paus Mengkritik Presiden Amerika Serikat

Donald Trump: Saya Tidak Mau Paus Mengkritik Presiden Amerika Serikat

News | Senin, 13 April 2026 | 14:50 WIB

3 Cara AS Blokade Selat Hormuz, Nomor 2 Bisa Picu Rusia dan China Ikut Perang Terbuka

3 Cara AS Blokade Selat Hormuz, Nomor 2 Bisa Picu Rusia dan China Ikut Perang Terbuka

News | Senin, 13 April 2026 | 14:19 WIB

Alasan Tak Terduga Inggris Ogah Ikut Gerbong Trump Blokade Selat Hormuz

Alasan Tak Terduga Inggris Ogah Ikut Gerbong Trump Blokade Selat Hormuz

News | Senin, 13 April 2026 | 14:06 WIB

Terkini

FC Seoul Pede Hadapi Persib di ACL 2, Tapi...

FC Seoul Pede Hadapi Persib di ACL 2, Tapi...

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 06:05 WIB

Makan Penyu Dilindungi di Raja Ampat, WNA China Ditangkap di Makassar

Makan Penyu Dilindungi di Raja Ampat, WNA China Ditangkap di Makassar

Sulsel | Rabu, 16 September 2026 | 05:52 WIB

25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol

25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol

Sulsel | Rabu, 16 September 2026 | 05:42 WIB

Juara Umum Popprov DKI 2026, Atlet Pelajar Jakarta Barat Diguyur Bonus

Juara Umum Popprov DKI 2026, Atlet Pelajar Jakarta Barat Diguyur Bonus

Sport | Rabu, 16 September 2026 | 05:25 WIB

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi  Sebelum Terlambat

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi Sebelum Terlambat

News | Selasa, 15 September 2026 | 23:46 WIB

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

×