Apa Itu MDCP? Kerjasama Militer AS-Indonesia yang Baru Diteken Sjafrie Sjamsoeddin

Galih Prasetyo | Suara.com

Selasa, 14 April 2026 | 11:53 WIB
Apa Itu MDCP? Kerjasama Militer AS-Indonesia yang Baru Diteken Sjafrie Sjamsoeddin
Amerika Serikat dan Indonesia semakin mempererat hubungan pertahanan setelah pertemuan bilateral di Pentagon antara Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth dan Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin, Senin (13/4/2026). [Dok Pentagon]
  • Menteri Pertahanan AS dan RI bertemu di Pentagon pada 13 April 2026 untuk mempererat hubungan pertahanan bilateral negara.
  • Kedua negara resmi membentuk Major Defense Cooperation Partnership guna memperkuat stabilitas serta perdamaian di kawasan Indo-Pasifik secara strategis.
  • Kerja sama ini mencakup modernisasi militer, pelatihan profesional, serta pengembangan teknologi pertahanan canggih untuk meningkatkan kesiapan operasional kedua pihak.

Suara.com - Amerika Serikat dan Indonesia semakin mempererat hubungan pertahanan setelah pertemuan bilateral di Pentagon antara Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth dan Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin, Senin (13/4/2026).

Kerjasama hubungan di bidang pertahanan itu dituangkan dalam bentuk Major Defense Cooperation Partnership alias MDCP.

Menurut Pete Hegseth, tanda tangan kerjasama antara AS dan Indonesia itu menegaskan kemitraan antara kedua negara mencerminkan kekuatan dan potensi hubungan AS dan Indonesia.

“Kemitraan ini mencerminkan kekuatan dan potensi hubungan kita, sekaligus memperkuat stabilitas kawasan melalui prinsip perdamaian lewat kekuatan,” ujar Pete seperti dilansir dari laman resmi Pentagon.

Sementara itu, Sjafrie menyampaikan komitmen Indonesia untuk memperdalam hubungan pertahanan jangka panjang dengan Amerika Serikat.

Amerika Serikat dan Indonesia resmi mengumumkan pembentukan Major Defense Cooperation Partnership sebagai langkah memperkuat kerja sama militer kedua negara. [Dok war.gov]
Amerika Serikat dan Indonesia resmi mengumumkan pembentukan Major Defense Cooperation Partnership sebagai langkah memperkuat kerja sama militer kedua negara. [Dok war.gov]

“Kami hadir dengan antusiasme besar untuk mengembangkan kerja sama ini demi generasi mendatang,” ujarnya.

Baik AS maupun Indonesia menyebut kemitraan ini sebagai awal babak baru kerja sama strategis.

“Ini adalah langkah awal untuk misi baru bersama bagi negara kita,” kata Hegseth.

Lantas apa itu Major Defense Cooperation Partnership atau MDCP?

Dilansir dari laman resmi Pentagon, MDCP merupakan kemitraan strategi antara AS dan Indonesia dalam mendorong stabilitas kawasan serta menegaskan kekuatan dan potensi hubungan pertahanan bilateral kedua negara.

"MDCP dimaksudkan sebagai kerangka panduan untuk memajukan kerja sama pertahanan bilateral. Melalui pengumuman ini, kedua negara menegaskan kembali komitmen bersama dalam menjaga perdamaian dan stabilitas di kawasan Indo-Pasifik," tulis keterangan resmi pihak AS.

Pihak Pentagon juga menegaskan MDCP memiliki tiga pilar utama yang dijalankan berdasarkan prinsip saling menghormati dan kedaulatan nasional.

Tiga pilar utama itu ialah, modernisasi militer dan pembangunan kapasitas, pelatihan serta pendidikan militer profesional dan latihan bersama serta kerja sama operasional.

Dalam kerangka MDCP, Amerika Serikat dan Indonesia akan menjajaki berbagai inisiatif mutakhir yang disepakati bersama, termasuk pengembangan bersama kemampuan asimetris canggih, perintisan teknologi pertahanan generasi berikutnya di bidang maritim, bawah permukaan, dan sistem otonom, serta kerja sama dalam dukungan pemeliharaan, perbaikan, dan overhaul guna meningkatkan kesiapan operasional.

"Kemitraan ini mencerminkan perkembangan berkelanjutan hubungan pertahanan bilateral AS–Indonesia yang telah terbangun selama puluhan tahun,"

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

FIFA Godok Playoff Tambahan Piala Dunia 2026, Peluang Timnas Indonesia Bakal Ikut?

FIFA Godok Playoff Tambahan Piala Dunia 2026, Peluang Timnas Indonesia Bakal Ikut?

Bola | Selasa, 14 April 2026 | 11:44 WIB

Indonesia dan AS Resmi Perkuat Kemitraan Pertahanan, Fokus Modernisasi hingga Latihan Militer

Indonesia dan AS Resmi Perkuat Kemitraan Pertahanan, Fokus Modernisasi hingga Latihan Militer

News | Selasa, 14 April 2026 | 11:26 WIB

Kritik JPPI Buntut Skandal Grup Chat FH UI: Belajar Hukum, Tapi Jadi Pelaku Pelecehan

Kritik JPPI Buntut Skandal Grup Chat FH UI: Belajar Hukum, Tapi Jadi Pelaku Pelecehan

News | Selasa, 14 April 2026 | 11:20 WIB

Legenda Timnas Indonesia Puji Gol Akrobatik Pemain Garuda Muda ke Gawang Timor Leste

Legenda Timnas Indonesia Puji Gol Akrobatik Pemain Garuda Muda ke Gawang Timor Leste

Bola | Selasa, 14 April 2026 | 11:17 WIB

Khawatir Gila, Kongres AS Minta Dokter Periksa Kesehatan Mental Donald Trump

Khawatir Gila, Kongres AS Minta Dokter Periksa Kesehatan Mental Donald Trump

News | Selasa, 14 April 2026 | 11:17 WIB

BI Intervensi di Pasar Valas, Rupiah Berdarah-darah ke Level Rp17.124

BI Intervensi di Pasar Valas, Rupiah Berdarah-darah ke Level Rp17.124

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 11:10 WIB

Aksi El Preman Justin Hubner di Belanda: Bela Pemain Timnas Indonesia, Labrak NAC Breda

Aksi El Preman Justin Hubner di Belanda: Bela Pemain Timnas Indonesia, Labrak NAC Breda

Bola | Selasa, 14 April 2026 | 11:10 WIB

Terkini

Pakar Hukum: Awasi Dana Asing ke NGO, Tapi Jangan Bungkam Kritik

Pakar Hukum: Awasi Dana Asing ke NGO, Tapi Jangan Bungkam Kritik

News | Selasa, 14 April 2026 | 11:44 WIB

Momen Hangat di Kremlin, Putin Lepas Prabowo dengan Penghormatan Khusus

Momen Hangat di Kremlin, Putin Lepas Prabowo dengan Penghormatan Khusus

News | Selasa, 14 April 2026 | 11:40 WIB

Intip Taktik Donald Trump Nekat Blokade Pelabuhan Iran

Intip Taktik Donald Trump Nekat Blokade Pelabuhan Iran

News | Selasa, 14 April 2026 | 11:34 WIB

Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'

Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'

News | Selasa, 14 April 2026 | 11:26 WIB

Indonesia dan AS Resmi Perkuat Kemitraan Pertahanan, Fokus Modernisasi hingga Latihan Militer

Indonesia dan AS Resmi Perkuat Kemitraan Pertahanan, Fokus Modernisasi hingga Latihan Militer

News | Selasa, 14 April 2026 | 11:26 WIB

Kritik JPPI Buntut Skandal Grup Chat FH UI: Belajar Hukum, Tapi Jadi Pelaku Pelecehan

Kritik JPPI Buntut Skandal Grup Chat FH UI: Belajar Hukum, Tapi Jadi Pelaku Pelecehan

News | Selasa, 14 April 2026 | 11:20 WIB

Khawatir Gila, Kongres AS Minta Dokter Periksa Kesehatan Mental Donald Trump

Khawatir Gila, Kongres AS Minta Dokter Periksa Kesehatan Mental Donald Trump

News | Selasa, 14 April 2026 | 11:17 WIB

Polda Metro Bongkar Pabrik Zenith di Semarang, Sita 1,83 Ton Bahan Baku

Polda Metro Bongkar Pabrik Zenith di Semarang, Sita 1,83 Ton Bahan Baku

News | Selasa, 14 April 2026 | 11:15 WIB

Dari Moskow Prabowo Terbang ke Paris, Perluas Poros Diplomasi Strategis

Dari Moskow Prabowo Terbang ke Paris, Perluas Poros Diplomasi Strategis

News | Selasa, 14 April 2026 | 11:12 WIB

Pramono Buka Peluang Partai Politik Ikut Naming Rights Halte, Asal Tak Ganggu Wajah Kota

Pramono Buka Peluang Partai Politik Ikut Naming Rights Halte, Asal Tak Ganggu Wajah Kota

News | Selasa, 14 April 2026 | 11:10 WIB