Kapal Perang AS USS George HW Bush Bermanuver Jauh ke Afrika Demi Hindari Selat Hormuz

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 14 April 2026 | 15:10 WIB
Kapal Perang AS USS George HW Bush Bermanuver Jauh ke Afrika Demi Hindari Selat Hormuz
USS George HW Bush (Wikipedia)
baca 10 detik
  • Kapal induk Amerika Serikat memutar rute melewati Afrika guna menghindari serangan Houthi di Yaman.

  • Kegagalan perundingan di Islamabad memicu pemberlakuan blokade militer di kawasan strategis Selat Hormuz.

  • Eskalasi konflik meningkat tajam setelah aksi saling serang antara militer Amerika Serikat dan Iran.

Suara.com - Militer Amerika Serikat memutuskan untuk mengalihkan rute pelayaran kapal induk USS George HW Bush demi menghindari risiko serangan.

Armada tempur ini memilih jalur panjang mengelilingi wilayah Afrika bagian selatan untuk mencapai lokasi tujuan di Timur Tengah.

Keputusan strategis tersebut diambil sebagai langkah antisipasi terhadap potensi ancaman serangan dari kelompok Houthi di Yaman.

Blokade Selat Hormuz oleh AS (freepik)
Blokade Selat Hormuz oleh AS (freepik)

Langkah ini menandai perubahan pola pergerakan kapal perang Amerika yang biasanya melewati jalur konvensional Laut Mediterania.

Pengalihan rute ini merupakan dampak langsung dari kegagalan diplomasi yang memicu ketegangan di wilayah perairan strategis.

Pejabat pertahanan mengonfirmasi bahwa kapal tersebut secara sengaja menjauhi Laut Merah dan wilayah Bab el-Mandeb.

ilustrasi kapal tanker melintasi Selat Hormuz (Google Gemini)
ilustrasi kapal tanker melintasi Selat Hormuz (Google Gemini)

"Langkah ini diambil dengan menghindari Laut Merah dan Bab el-Mandeb guna mengantisipasi kemungkinan serangan dari kelompok Houthi," lapor USNI News.

Demi menjaga keamanan personel dan aset, kapal induk tersebut tidak melintasi Selat Gibraltar menuju arah Laut Mediterania.

Jalur Afrika dipilih meskipun lebih jauh demi memastikan armada tetap aman sebelum bergabung dengan pasukan di Laut Arab.

baca juga

Kini armada berbasis Pantai Timur tersebut sedang bersiap untuk memperkuat dominasi angkatan laut di kawasan samudera terkait.

Pemberlakuan Blokade Maritim Selat Hormuz

Komando Pusat Amerika Serikat secara resmi mulai menerapkan blokade total di sepanjang jalur perairan Selat Hormuz.

Kebijakan militer yang sangat ketat ini merupakan perintah langsung dari Presiden Donald Trump untuk menekan posisi lawan.

Blokade diberlakukan sesaat setelah upaya perundingan antara pihak Washington dan Teheran tidak membuahkan hasil yang diharapkan.

Kondisi keamanan di kawasan perairan tersebut kini berada pada status waspada tinggi akibat pengawasan ketat angkatan laut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa Saja Penyebab AS-Iran Batal Sepakat Damai? Ini 4 Faktornya

Apa Saja Penyebab AS-Iran Batal Sepakat Damai? Ini 4 Faktornya

News | Selasa, 14 April 2026 | 14:47 WIB

Saat Menhan Sjafrie 'Guncang' Pentagon, Ini Daftar Kerja Sama Pertahanan RI-AS Terbaru

Saat Menhan Sjafrie 'Guncang' Pentagon, Ini Daftar Kerja Sama Pertahanan RI-AS Terbaru

News | Selasa, 14 April 2026 | 14:41 WIB

5 Fakta Blokade Amerika Serikat ke Selat Hormuz, Apa Tujuannya?

5 Fakta Blokade Amerika Serikat ke Selat Hormuz, Apa Tujuannya?

News | Selasa, 14 April 2026 | 14:30 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×