5 Fakta Blokade Amerika Serikat ke Selat Hormuz, Apa Tujuannya?

Cesar Uji Tawakal | Suara.com

Selasa, 14 April 2026 | 14:30 WIB
5 Fakta Blokade Amerika Serikat ke Selat Hormuz, Apa Tujuannya?
Blokade jalur perdangan minyak dunia di Selat Hormuz. [Suara.com/Syahda]

Suara.com - Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali memanas setelah Amerika Serikat di bawah Presiden Donald Trump mengumumkan rencana blokade terhadap wilayah strategis Selat Hormuz.

Kebijakan ini muncul setelah perundingan damai antara AS dan Iran di Pakistan gagal mencapai kesepakatan. Dalam laporan Al Jazeera, langkah ini disebut sebagai salah satu eskalasi terbesar dalam konflik terbaru antara kedua negara.

Selat Hormuz sendiri merupakan jalur vital bagi perdagangan energi global. Sekitar 20% pasokan minyak dunia melewati perairan sempit ini setiap harinya. Blokade direncanakan dimulai sejak pukul 10 pagi waktu WashingtonDC (14:00 GMT) pada hari Senin. 

Oleh karena itu, setiap gangguan di wilayah ini tidak hanya berdampak pada negara-negara yang berkonflik, tetapi juga ekonomi global secara keseluruhan.

Lalu, apa sebenarnya yang terjadi? Berikut 5 fakta penting terkait AS blokade Selat Hormuz.

1. Blokade Menargetkan Pelabuhan Iran, Bukan Semua Kapal

Meskipun terdengar seperti penutupan total Selat Hormuz, blokade yang dilakukan AS sebenarnya lebih spesifik. Militer AS menyatakan bahwa operasi ini menargetkan kapal-kapal yang masuk dan keluar dari pelabuhan Iran, bukan seluruh lalu lintas internasional.

Artinya, kapal dari negara lain masih diperbolehkan melintas selama tidak berhubungan dengan Iran. Namun, kapal yang mencoba masuk ke wilayah blokade tanpa izin berisiko dicegat, dialihkan, bahkan disita oleh angkatan laut AS.

Kebijakan ini menunjukkan bahwa tujuan utama bukan menutup jalur global sepenuhnya, melainkan menekan aktivitas maritim Iran.

2. Dipicu Gagalnya Negosiasi Damai

Blokade ini tidak muncul secara tiba-tiba. Langkah tersebut diambil setelah perundingan antara AS dan Iran yang berlangsung selama berjam-jam di Pakistan terakhir tanpa kesepakatan.

Kegagalan diplomasi ini memperburuk situasi yang sebelumnya sudah tegang akibat konflik militer selama beberapa minggu. Bahkan, blokade ini disebut sebagai kelanjutan dari perang yang belum benar-benar selesai.

Dengan kata lain, blokade menjadi alat tekanan baru setelah jalur diplomasi tidak berhasil.

3. Tujuan Utama: Menekan Ekonomi Iran

Salah satu tujuan paling jelas dari blokade ini adalah melemahkan ekonomi Iran. Dengan membatasi akses keluar masuk pelabuhan, ekspor minyak dan gas Iran dapat terhambat secara signifikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Negosiasi Islamabad Buntu, Israel Panaskan Mesin Siap Serang Iran dalam Waktu Dekat

Negosiasi Islamabad Buntu, Israel Panaskan Mesin Siap Serang Iran dalam Waktu Dekat

News | Selasa, 14 April 2026 | 14:06 WIB

Bagaimana Cara Amerika Serikat Blokade Selat Hormuz?

Bagaimana Cara Amerika Serikat Blokade Selat Hormuz?

News | Selasa, 14 April 2026 | 13:29 WIB

Rusia Konfirmasi Prabowo Minta Pasokan Minyak Buat RI, AS Bisa Marah?

Rusia Konfirmasi Prabowo Minta Pasokan Minyak Buat RI, AS Bisa Marah?

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 12:30 WIB

Perang di Mata Rakyat Israel: Terlalu Berat Bagi Saya Pikirkan Masa Depan

Perang di Mata Rakyat Israel: Terlalu Berat Bagi Saya Pikirkan Masa Depan

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:26 WIB

Sekutu NATO Tolak Terlibat Rencana Donald Trump untuk Blokade Selat Hormuz

Sekutu NATO Tolak Terlibat Rencana Donald Trump untuk Blokade Selat Hormuz

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:10 WIB

Terkini

Hizbullah Mau Baikkan dengan Israel, Syaratnya...

Hizbullah Mau Baikkan dengan Israel, Syaratnya...

News | Selasa, 14 April 2026 | 14:27 WIB

Warisan Gila Pablo Escobar! 80 Kuda Nil Bakal Disuntik Mati, Habiskan Biaya Rp30 Miliar

Warisan Gila Pablo Escobar! 80 Kuda Nil Bakal Disuntik Mati, Habiskan Biaya Rp30 Miliar

News | Selasa, 14 April 2026 | 14:23 WIB

BPOM Perbarui Aturan Cemaran Mikroba, Batasi Kandungan Bakteri pada Mi Instan hingga Bakso

BPOM Perbarui Aturan Cemaran Mikroba, Batasi Kandungan Bakteri pada Mi Instan hingga Bakso

News | Selasa, 14 April 2026 | 14:16 WIB

Israel - Lebanon Akan Berunding, Tapi Anak Buah Donald Trump Mau Nimbrung

Israel - Lebanon Akan Berunding, Tapi Anak Buah Donald Trump Mau Nimbrung

News | Selasa, 14 April 2026 | 14:11 WIB

Negosiasi Islamabad Buntu, Israel Panaskan Mesin Siap Serang Iran dalam Waktu Dekat

Negosiasi Islamabad Buntu, Israel Panaskan Mesin Siap Serang Iran dalam Waktu Dekat

News | Selasa, 14 April 2026 | 14:06 WIB

Oknum Polisi Diduga Terlibat di Pabrik Narkoba Zenith Semarang, Apa Perannya?

Oknum Polisi Diduga Terlibat di Pabrik Narkoba Zenith Semarang, Apa Perannya?

News | Selasa, 14 April 2026 | 13:52 WIB

Sekjen DPR Menang Praperadilan, KPK Tak Menyerah: Hukum Belum Berakhir!

Sekjen DPR Menang Praperadilan, KPK Tak Menyerah: Hukum Belum Berakhir!

News | Selasa, 14 April 2026 | 13:44 WIB

Protes Pemberitaan dan Karikatur Surya Paloh, Massa Partai Nasdem Kepung Kantor Tempo di Palmerah

Protes Pemberitaan dan Karikatur Surya Paloh, Massa Partai Nasdem Kepung Kantor Tempo di Palmerah

News | Selasa, 14 April 2026 | 13:44 WIB

Geger Mobil Polisi Disebut Tabrak Warga Saat Tawuran di Tebet, Kapolsek Membantah

Geger Mobil Polisi Disebut Tabrak Warga Saat Tawuran di Tebet, Kapolsek Membantah

News | Selasa, 14 April 2026 | 13:35 WIB

Bagaimana Cara Amerika Serikat Blokade Selat Hormuz?

Bagaimana Cara Amerika Serikat Blokade Selat Hormuz?

News | Selasa, 14 April 2026 | 13:29 WIB