- Pakar UMY Ratih Herningtyas mengkritik wacana pemberian izin masuk pesawat militer Amerika Serikat ke wilayah udara Indonesia.
- Kebijakan tersebut dinilai mengancam kedaulatan negara serta berisiko disalahgunakan untuk kepentingan intelijen dan pemindaian data strategis Indonesia.
- Pemerintah disarankan mengevaluasi kapasitas militer nasional daripada memberikan akses wilayah udara yang berisiko bagi keamanan negara tersebut.
Di tengah situasi global yang tidak menentu, Ratih meminta pemerintah untuk mengevaluasi kembali kapasitas militer nasional dalam melindungi kedaulatan secara mandiri.
Hal ini dianggap lebih mendesak daripada memberikan konsesi wilayah udara yang berisiko tinggi bagi keamanan nasional.
"Satu-satunya cara untuk bertahan atau untuk melindungi negara itu kan dengan siap dengan kapasitas diri sendiri. Ya tentu saja Indonesia harus mengevaluasi kapasitas militer kita itu sejauh mana untuk bisa mempersenjatai diri mengamankan dan memberikan perlindungan kepada wilayah kedaulatan Indonesia," tandasnya.