China Bantah Tuduhan Suplai Senjata ke Iran: Laporan Itu Dibuat-Buat!

Vania Rossa

Rabu, 15 April 2026 | 07:55 WIB
China Bantah Tuduhan Suplai Senjata ke Iran: Laporan Itu Dibuat-Buat!
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Guo Jiakun (ANTARA/Desca Lidya Natalia)
  • Pemerintah China membantah tuduhan memasok senjata ke Iran yang memicu ancaman tarif tambahan sebesar 50 persen dari Amerika Serikat.
  • Beijing menegaskan akan mengambil langkah balasan jika Amerika Serikat tetap memberlakukan kebijakan tarif tersebut di tengah memanasnya konflik.
  • Konflik di Iran sejak Februari 2026 telah menewaskan 1.400 orang serta menyebabkan lonjakan harga minyak akibat blokade Selat Hormuz.

Suara.com - Pemerintah China menegaskan tidak pernah menyuplai senjata ke Iran, sekaligus membantah tuduhan yang menjadi dasar ancaman tarif tambahan dari Amerika Serikat.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Guo Jiakun, menyebut laporan media terkait tudingan tersebut tidak berdasar. Ia menegaskan bahwa China menjalankan kontrol ketat terhadap ekspor militer sesuai hukum nasional dan kewajiban internasional.

“China selalu bertindak bijaksana dan bertanggung jawab dalam ekspor produk militer. Laporan media terkait sepenuhnya dibuat-buat,” ujar Guo dalam konferensi pers di Beijing, Selasa (14/4).

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif tambahan sebesar 50 persen terhadap produk China jika terbukti memasok senjata ke Iran. Menanggapi hal itu, Beijing memperingatkan akan mengambil langkah balasan jika kebijakan tersebut tetap diberlakukan.

“Jika AS melanjutkan kenaikan tarif berdasarkan tuduhan ini, China akan merespons dengan tindakan balasan,” tegas Guo.

Di tengah memanasnya situasi, Iran juga menunjukkan kesiapan militernya. Juru Bicara Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), Hossein Mohebbi, menyatakan pihaknya masih menyimpan sejumlah kemampuan militer yang belum digunakan.

“Kami belum menggunakan seluruh kemampuan kami. Jika perang berlanjut, kami akan mengungkap kemampuan yang tidak diketahui musuh,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Juru Bicara Kementerian Pertahanan Iran, Reza Talaeinik, yang menegaskan kesiapan angkatan bersenjata Iran dengan dukungan rudal, drone, hingga amunisi untuk operasi ofensif maupun defensif.

Sementara itu, kebijakan blokade Selat Hormuz yang diperintahkan Presiden Trump dinilai China sebagai langkah berbahaya yang justru memperburuk ketegangan.

“Langkah ini akan melemahkan gencatan senjata yang rapuh dan membahayakan jalur vital perdagangan global,” kata Guo.

China menekankan bahwa gencatan senjata menyeluruh merupakan satu-satunya solusi untuk meredakan konflik. Beijing juga mendesak semua pihak untuk kembali ke jalur diplomasi dan menjaga stabilitas kawasan.

Konflik yang melibatkan Iran, AS, dan Israel sejak akhir Februari 2026 telah memicu dampak besar, termasuk lonjakan harga minyak dunia akibat gangguan di Selat Hormuz—jalur strategis yang dilalui sekitar 20 persen pasokan energi global.

Selain itu, konflik tersebut dilaporkan telah menewaskan lebih dari 1.400 orang dan menyebabkan kerusakan besar pada infrastruktur Iran, dengan nilai kerugian mencapai ratusan miliar dolar AS.

Meski sempat tercapai gencatan senjata sementara selama dua pekan, upaya negosiasi damai belum membuahkan hasil. Perbedaan pandangan terkait pengelolaan Selat Hormuz menjadi salah satu hambatan utama dalam perundingan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kerugian Iran Tembus Rp4.300 Triliun, Garda Revolusi Siapkan Serangan Balasan ke AS-Israel

Kerugian Iran Tembus Rp4.300 Triliun, Garda Revolusi Siapkan Serangan Balasan ke AS-Israel

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:43 WIB

AS dan Iran Dikabarkan Akan Kembali ke Meja Perundingan di Pakistan Akhir Pekan Ini

AS dan Iran Dikabarkan Akan Kembali ke Meja Perundingan di Pakistan Akhir Pekan Ini

News | Rabu, 15 April 2026 | 06:47 WIB

Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!

Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!

News | Selasa, 14 April 2026 | 22:14 WIB

Terkini

Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif

Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:44 WIB

Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?

Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:35 WIB

Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT

Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:10 WIB

Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi

Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:05 WIB

HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas

HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:04 WIB

Pacu Iklim Kompetisi Daerah, Kemendagri Gelar Apresiasi Pemda 2026 Regional Sulawesi

Pacu Iklim Kompetisi Daerah, Kemendagri Gelar Apresiasi Pemda 2026 Regional Sulawesi

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 15:45 WIB

Bukan Melalui Kekerasan, Militerisasi Masuk ke Ranah Sipil Lewat Jalur Administratif Halus

Bukan Melalui Kekerasan, Militerisasi Masuk ke Ranah Sipil Lewat Jalur Administratif Halus

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 15:34 WIB

Saiful Mujani: Pemilu Cacat Bikin Legitimasi Negara Runtuh, Serukan Boikot Jika Curang

Saiful Mujani: Pemilu Cacat Bikin Legitimasi Negara Runtuh, Serukan Boikot Jika Curang

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 15:05 WIB

Masalah Krusial di Mina Terkuak, Jemaah Haji Tak Makan 9 Jam hingga Tenda Melebihi Kapasitas

Masalah Krusial di Mina Terkuak, Jemaah Haji Tak Makan 9 Jam hingga Tenda Melebihi Kapasitas

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:23 WIB

Bukan Sekadar Seremonial, Ini Alasan PDIP Wajibkan Lagu Bung Karno Bapak Marhaenisme

Bukan Sekadar Seremonial, Ini Alasan PDIP Wajibkan Lagu Bung Karno Bapak Marhaenisme

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:15 WIB