Kerugian Iran Tembus Rp4.300 Triliun, Garda Revolusi Siapkan Serangan Balasan ke AS-Israel

Irwan Febri

Rabu, 15 April 2026 | 07:43 WIB
Kerugian Iran Tembus Rp4.300 Triliun, Garda Revolusi Siapkan Serangan Balasan ke AS-Israel
Menlu Iran Abbas Araghchi memperingatkan dampak radiasi serangan PLTN Bushehr mengancam kehancuran total ibu kota Teluk. (tasnimnews)
baca 10 detik
  • Pemerintah Iran mengestimasi kerugian ekonomi akibat konflik dengan Amerika Serikat dan Israel mencapai 270 miliar dolar AS.
  • Pemerintah Iran berencana menempuh jalur hukum internasional untuk menuntut pertanggungjawaban serta kompensasi atas kerusakan dan korban jiwa.
  • Korps Garda Revolusi Islam Iran menyiapkan strategi serta kemampuan militer baru yang belum diungkap untuk menghadapi musuh.

Suara.com - Pemerintah Iran mengungkapkan estimasi awal kerugian akibat konflik dengan Amerika Serikat dan Israel mencapai 270 miliar dolar AS, atau setara sekitar Rp4.300 triliun.

Angka tersebut disebut masih bersifat sementara dan akan diperbarui melalui proses penghitungan bertahap.

Juru bicara pemerintah Iran, Fatemeh Mohajerani, mengatakan estimasi itu didasarkan pada perhitungan kasar yang mencakup berbagai sektor terdampak.

“Angka awal dan sangat kasar menunjukkan kerugian sejauh ini mencapai 270 miliar dolar,” ujarnya kepada RIA Novosti.

Mohajerani menjelaskan, proses penghitungan akan dilakukan dalam beberapa tahap untuk mendapatkan angka yang lebih akurat.

Tahap pertama mencakup penilaian kerusakan fisik bangunan, sementara tahap berikutnya akan mengkaji kehilangan pendapatan negara serta dampak dari penghentian aktivitas industri.

Militer Iran menggagalkan misi penyelamatan pilot Amerika Serikat dengan menghancurkan armada pesawat di wilayah Isfahan. (tasnimnews)
Militer Iran menggagalkan misi penyelamatan pilot Amerika Serikat dengan menghancurkan armada pesawat di wilayah Isfahan. (tasnimnews)

Menurut Mohajerani, otoritas ekonomi Iran akan mengonsolidasikan seluruh data tersebut sebelum merilis angka final.

Pemerintah juga menilai dampak ekonomi jangka panjang dari konflik masih terus berkembang.

Selain itu, Iran menegaskan akan menempuh jalur hukum internasional untuk menuntut pertanggungjawaban atas kerugian yang terjadi.

baca juga

Termasuk di dalamnya tuntutan kompensasi atas korban jiwa akibat serangan militer.

“Kami pasti akan membela hak rakyat melalui jalur hukum, termasuk kompensasi atas darah para korban kami,” tegasnya.

Pernyataan itu merujuk pada serangan terhadap sebuah sekolah dasar di Minab yang dilaporkan menewaskan sekitar 170 orang pada akhir Februari lalu.

Sementara itu, Korps Garda Revolusi Islam Iran atau IRGC memperingatkan pihak AS-Israel bahwa mereka masih menyimpan sejumlah kemampuan militer yang belum diungkap ke publik.

Juru bicara IRGC, Hossein Mohebbi, menegaskan bahwa Iran siap membuka kemampuan tersebut jika konflik terus berlanjut.

“Kami belum mengungkap banyak dari kemampuan kami. Jika perang berlanjut, kami akan memperlihatkan kemampuan yang bahkan tidak pernah dibayangkan musuh,” ujarnya dilansir dari Tasnim News.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sekjen PBB: Sudah Saatnya Israel dan Lebanon Bekerja Sama

Sekjen PBB: Sudah Saatnya Israel dan Lebanon Bekerja Sama

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:31 WIB

Izin ke Amerika Serikat, Negara Tetangga Ingin Beli Lebih Banyak Minyak dari Rusia

Izin ke Amerika Serikat, Negara Tetangga Ingin Beli Lebih Banyak Minyak dari Rusia

News | Rabu, 15 April 2026 | 06:50 WIB

AS dan Iran Dikabarkan Akan Kembali ke Meja Perundingan di Pakistan Akhir Pekan Ini

AS dan Iran Dikabarkan Akan Kembali ke Meja Perundingan di Pakistan Akhir Pekan Ini

News | Rabu, 15 April 2026 | 06:47 WIB

Untuk Pertama Kalinya, Lebanon dan Israel Bahas Gencatan Senjata Langsung di Washington

Untuk Pertama Kalinya, Lebanon dan Israel Bahas Gencatan Senjata Langsung di Washington

News | Rabu, 15 April 2026 | 06:42 WIB

Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!

Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!

News | Selasa, 14 April 2026 | 22:14 WIB

Terkini

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi  Sebelum Terlambat

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi Sebelum Terlambat

News | Selasa, 15 September 2026 | 23:46 WIB

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:31 WIB

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 22:29 WIB

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 22:21 WIB

×