Komnas HAM Papua: 4 Kekerasan Menonjol Terjadi di Awal 2026, 14 Korban Meninggal Dunia

Muhammad Yasir

Rabu, 15 April 2026 | 13:54 WIB
Komnas HAM Papua: 4 Kekerasan Menonjol Terjadi di Awal 2026, 14 Korban Meninggal Dunia
Komnas HAM Papua dan 15 pengurus BEM dari berbagai perguruan tinggi melaksanakan pertemuan paralel pandangan masyarakat sipil tentang trend kekerasan di Papua. ANTARA/HO-Komnas HAM Papua
  • Komnas HAM Papua mencatat empat peristiwa kekerasan selama awal 2026 yang mengakibatkan 14 orang meninggal dunia di wilayah Papua.
  • Eskalasi konflik tersebut menyebabkan 13 warga sipil mengalami penyiksaan dan memicu gelombang pengungsian masyarakat dari tempat tinggal masing-masing.
  • Komnas HAM Papua berdiskusi dengan mahasiswa untuk merumuskan mitigasi serta menginisiasi wadah dialog nasional guna menyelesaikan konflik tersebut.

Suara.com - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) RI Perwakilan Provinsi Papua mencatat pada awal 2026 terdapat empat peristiwa kekerasan menonjol yang mengakibatka 14 orang meninggal dunia.

Kepala Perwakilan Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menyebut eskalasi konflik ini juga memicu gelombang pengungsian masyarakat dari tempat tinggal mereka.

"Kemudian 13 warga sipil disiksa dan puluhan masyarakat mengungsi meninggalkan kampung mereka," ujar Frits Ramandey dikutip dari ANTARA, Rabu (15/4/2026).

Ramandey merinci empat insiden utama yang memicu jatuhnya korban jiwa.

Pertama, pembunuhan dua pilot di Bandara Korowai Batu, Kabupaten Boven Digoel pada Februari 2026. Kedua, penyerangan Pos TNI di Kampung Sori, Kabupaten Maybrat, pada Maret 2026.

"Selanjutnya pembunuhan tenaga kesehatan di Distrik Bamusbama, Kabupaten Tambrauw (Maret 2026) dan kejadian kekerasan yang mengakibatkan adanya korban meninggal dunia di Kabupaten Dogiyai Papua Tengah pada 31 Maret 2026," imbuhnya.

Merespons tren kekerasan yang terus meningkat, Komnas HAM Papua mengaku telah menggelar diskusi bersama 15 pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari berbagai perguruan tinggi di Kota Jayapura.

Pertemuan tersebut bertujuan untuk merumuskan langkah mitigasi sekaligus menyerap aspirasi dari kalangan mahasiswa sebagai mitra strategis.

Dalam pertemuan itu, kelompok mahasiswa juga mendesak Komnas HAM untuk segera menginisiasi sebuah wadah dialog berskala nasional bagi masyarakat Papua.

"Forum ini berdiri dari berbagai kalangan untuk duduk bersama untuk membicarakan dan merumuskan upaya penyelesaian konflik di Papua," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tito Karnavian Ungkap Fakta: Angka Kemiskinan di Papua Masih di Atas Rata-Rata Nasional

Tito Karnavian Ungkap Fakta: Angka Kemiskinan di Papua Masih di Atas Rata-Rata Nasional

News | Senin, 13 April 2026 | 13:07 WIB

Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Komnas HAM Tunggu Izin Panglima TNI Periksa 4 Prajurit

Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Komnas HAM Tunggu Izin Panglima TNI Periksa 4 Prajurit

News | Sabtu, 11 April 2026 | 17:25 WIB

CELIOS: Ambisi Biofuel Bisa Korbankan Kedaulatan Pangan di Papua

CELIOS: Ambisi Biofuel Bisa Korbankan Kedaulatan Pangan di Papua

News | Kamis, 09 April 2026 | 10:55 WIB

Terkini

Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina

Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina

News | Senin, 01 Juni 2026 | 23:46 WIB

Teddy ke Dino Patti Djalal: Jangan Kaburkan Fakta Hasil Lawatan Prabowo

Teddy ke Dino Patti Djalal: Jangan Kaburkan Fakta Hasil Lawatan Prabowo

News | Senin, 01 Juni 2026 | 22:56 WIB

Teddy: Lawatan Luar Negeri Prabowo untuk Bangun Kedekatan dengan Pemimpin Dunia

Teddy: Lawatan Luar Negeri Prabowo untuk Bangun Kedekatan dengan Pemimpin Dunia

News | Senin, 01 Juni 2026 | 22:48 WIB

Kebakaran Melanda Permukiman Padat di Kemayoran, 33 Mobil Damkar Dikerahkan

Kebakaran Melanda Permukiman Padat di Kemayoran, 33 Mobil Damkar Dikerahkan

News | Senin, 01 Juni 2026 | 22:41 WIB

Dihadiri Wamen Ekraf, Borobudur Peace & Prosperity Festival Gaungkan Persatuan Lintas Budaya

Dihadiri Wamen Ekraf, Borobudur Peace & Prosperity Festival Gaungkan Persatuan Lintas Budaya

News | Senin, 01 Juni 2026 | 22:39 WIB

DPRD DKI Minta Ragunan Evaluasi Total Sistem Keamanan Usai Anak Jatuh ke Kandang Gajah

DPRD DKI Minta Ragunan Evaluasi Total Sistem Keamanan Usai Anak Jatuh ke Kandang Gajah

News | Senin, 01 Juni 2026 | 22:00 WIB

Bukan Sekadar Seremonial, Seskab Teddy Beberkan 7 Prestasi Diplomasi Prabowo: Investasi Rp 2.430 T

Bukan Sekadar Seremonial, Seskab Teddy Beberkan 7 Prestasi Diplomasi Prabowo: Investasi Rp 2.430 T

News | Senin, 01 Juni 2026 | 21:27 WIB

Tim Jibom Temukan 'Granat Maut' di Lokasi Ledakan Biak, Olah TKP Terpaksa Ditunda

Tim Jibom Temukan 'Granat Maut' di Lokasi Ledakan Biak, Olah TKP Terpaksa Ditunda

News | Senin, 01 Juni 2026 | 21:18 WIB

Seskab Teddy: Lawatan Luar Negeri Bukan Gagah-gagahan, Prabowo Tanggung Kelebihan Biaya

Seskab Teddy: Lawatan Luar Negeri Bukan Gagah-gagahan, Prabowo Tanggung Kelebihan Biaya

News | Senin, 01 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jalan Lenteng Agung Ditutup hingga Selasa Pagi

Jalan Lenteng Agung Ditutup hingga Selasa Pagi

News | Senin, 01 Juni 2026 | 21:03 WIB