Tito Karnavian Ungkap Fakta: Angka Kemiskinan di Papua Masih di Atas Rata-Rata Nasional

Vania Rossa, Bagaskara Isdiansyah

Senin, 13 April 2026 | 13:07 WIB
Tito Karnavian Ungkap Fakta: Angka Kemiskinan di Papua Masih di Atas Rata-Rata Nasional
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian (tangkap layar)
baca 10 detik
  • Mendagri Tito Karnavian melaporkan tingkat kemiskinan seluruh provinsi di Papua masih berada di atas rata-rata nasional sebesar 8,25 persen.
  • Provinsi Papua Pegunungan, Papua Barat, dan Papua Barat Daya mencatatkan tren penurunan angka kemiskinan yang positif selama periode terakhir.
  • Provinsi Papua Tengah mengalami kondisi stagnan, sementara tingkat kemiskinan di Papua Selatan justru menunjukkan tren kenaikan yang signifikan.

Suara.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian memaparkan data terbaru mengenai tingkat kemiskinan di wilayah Papua dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi II DPR RI di Komplek Parlemen, Senayan, Senin (13/4/2026). 

Dalam laporannya, ia menyoroti bahwa meski beberapa wilayah menunjukkan perbaikan, angka kemiskinan di seluruh provinsi di Papua masih berada di atas rata-rata nasional.

Ia mengungkapkan, bahwa kekinian tingkat kemiskinan nasional berada di angka 8,25 persen.

Sementara itu, seluruh provinsi di Papua mencatatkan persentase masyarakat miskin yang jauh lebih tinggi dari angka tersebut.

"Kita melihat bahwa tingkat kemiskinan di seluruh Papua itu di atas nasional. Ini bukan bagus, karena makin besar angkanya menunjukkan bahwa persentase masyarakat yang miskin besar," ujar Tito di hadapan anggota Komisi II DPR RI.

Berdasarkan data yang dipaparkan, Provinsi Papua Pegunungan mencatatkan tren positif yang signifikan. Angka kemiskinan di wilayah tersebut berhasil ditekan dari 32,97 persen pada tahun 2024 menjadi 27,21 persen.

Tren penurunan jumlah warga miskin juga terlihat di Papua Barat dan Papua Barat Daya yang kini berada di posisi 17,5 persen. Namun, kondisi berbeda terjadi di Papua Tengah yang cenderung stagnan.

"Di Papua Tengah relatif tidak banyak pergerakan, angkanya 29,45%. Jadi hampir sepertiga masyarakat Papua Tengah itu masuk kelompok miskin," jelasnya.

Kekhawatiran utama muncul pada data Provinsi Papua Selatan. Berbeda dengan wilayah lain yang menunjukkan tren menurun atau landai, Papua Selatan justru mengalami kenaikan angka kemiskinan sebesar kurang lebih 2 persen dalam kurun waktu satu tahun terakhir.

baca juga

"Di Papua Selatan, kita melihat ada kecenderungan menaik warga yang miskin. Dari 17,44% ke angka 19,26% selama 2024–2025. Ini yang perlu jadi perhatian," tegas mantan Kapolri tersebut.

Lebih lanjut, Tito menekankan bahwa data ini harus menjadi bahan evaluasi serius bagi pemerintah daerah di Papua, khususnya di wilayah yang mengalami tren kenaikan atau stagnasi. 

Meskipun Papua Pegunungan, Papua Barat, dan Papua Barat Daya menunjukkan progres yang baik, Tito mengingatkan bahwa tantangan besar masih ada karena seluruh wilayah tersebut belum mampu menyentuh angka kemiskinan di level rata-rata nasional.

"Tren yang bagus ada di Papua Pegunungan, Papua Barat, dan Papua Barat Daya. Tapi yang landai tidak banyak pergerakan itu Papua Tengah, dan yang cenderung menaik itulah di Papua Selatan. Ini harus kita sikapi bersama," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mendagri Dukung Perpanjangan Dana Otsus Aceh dan Usulkan Kembali ke 2 Persen Akibat Dampak Bencana

Mendagri Dukung Perpanjangan Dana Otsus Aceh dan Usulkan Kembali ke 2 Persen Akibat Dampak Bencana

News | Senin, 13 April 2026 | 12:26 WIB

Biaya Registrasi SIM Biometrik Mahal, Komdigi Minta Keringanan ke Tito dan Purbaya

Biaya Registrasi SIM Biometrik Mahal, Komdigi Minta Keringanan ke Tito dan Purbaya

Tekno | Jum'at, 10 April 2026 | 15:36 WIB

HET Beras di Maluku-Papua Jebol Berbulan-bulan, Pengamat: Janji Pemerintah Gagal Ditepati

HET Beras di Maluku-Papua Jebol Berbulan-bulan, Pengamat: Janji Pemerintah Gagal Ditepati

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 20:00 WIB

Terkini

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

News | Senin, 02 November 2026 | 01:02 WIB

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:11 WIB

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:09 WIB

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:45 WIB

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:42 WIB

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 23:37 WIB

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:29 WIB

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

×