Satgas Haji Resmi Dibentuk, Fokus Sikat Haji Ilegal dan Travel Nakal

Bangun Santoso

Rabu, 15 April 2026 | 12:22 WIB
Satgas Haji Resmi Dibentuk, Fokus Sikat Haji Ilegal dan Travel Nakal
Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir. (ANTARA/HO-Divisi Humas Polri)
baca 10 detik
  • Polri resmi membentuk Satgas Haji bekerja sama dengan Kemenhaj untuk memberantas praktik penyelenggaraan haji nonprosedural di Indonesia.
  • Satgas Haji melakukan edukasi publik serta pengawasan ketat terhadap biro perjalanan guna melindungi jemaah dari berbagai penipuan.
  • Polri menerapkan tindakan tegas melalui penegakan hukum bagi pihak yang melanggar Undang-Undang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah.

Suara.com - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) secara resmi memperkuat pengawasan terhadap penyelenggaraan ibadah haji dengan membentuk Satgas Haji.

Pembentukan satuan tugas khusus ini dilakukan melalui kolaborasi intensif antara pihak kepolisian dengan Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj).

Langkah ini diambil sebagai respons terhadap maraknya isu haji nonprosedural yang berisiko merugikan masyarakat luas.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir memberikan penjelasan mendalam mengenai arah kebijakan satuan tugas ini.

Fokus utama Polri dalam satgas ini adalah melindungi jemaah dari berbagai modus penipuan, menjamin keamanan dan ketertiban selama proses ibadah, serta mengungkap jaringan travel nakal yang kerap beroperasi menjelang musim haji.

"Penugasan Polri bersifat terpadu untuk menjamin penyelenggaraan haji berjalan aman, tertib, dan bebas dari praktik ilegal," katanya sebagaimana dilansir Antara.

Dalam operasionalnya, Satgas Haji akan menerapkan strategi komprehensif yang mencakup tiga fungsi utama, yakni preemtif, preventif, serta represif atau penegakan hukum.

Ketiga pilar ini dirancang untuk menangani permasalahan haji ilegal secara sistematis dari hulu hingga ke hilir.

Pada fungsi preemtif, Polri menitikberatkan pada upaya preventif melalui edukasi publik. Hal ini dilakukan untuk membangun kesadaran masyarakat mengenai risiko besar yang mengintai di balik tawaran haji ilegal atau nonprosedural.

baca juga

Sosialisasi masif akan digencarkan agar calon jemaah hanya menggunakan jalur resmi yang telah ditetapkan pemerintah. Selain itu, penyuluhan hukum terkait modus penipuan biro perjalanan atau travel menjadi agenda prioritas.

"Polri bersinergi dengan Kementerian Agama RI dan pemerintah daerah," ujarnya.

Sinergi lintas sektoral ini diharapkan mampu menjangkau masyarakat hingga ke tingkat daerah, mengingat banyak calon jemaah haji yang berasal dari berbagai pelosok kota besar maupun wilayah penyangga di Indonesia.

Berlanjut ke fungsi preventif, Polri akan melakukan pengawasan ketat terhadap aktivitas biro perjalanan haji.

Pemantauan ini mencakup deteksi dini terhadap paket-paket perjalanan mencurigakan yang menawarkan janji haji tanpa antre.

Tim intelijen Polri juga dikerahkan untuk melakukan pengumpulan data terhadap sindikat yang mencoba memanfaatkan tingginya minat masyarakat untuk beribadah haji dengan cara-cara yang melanggar aturan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Biaya Haji 2026 Tak Naik, Tapi Sumber Dana Rp1,77 Triliun Masih Gelap

Biaya Haji 2026 Tak Naik, Tapi Sumber Dana Rp1,77 Triliun Masih Gelap

News | Selasa, 14 April 2026 | 17:55 WIB

Gus Irfan Jamin War Tiket Haji Tak Bikin Antrean Hangus: Jemaah Jangan Takut

Gus Irfan Jamin War Tiket Haji Tak Bikin Antrean Hangus: Jemaah Jangan Takut

News | Selasa, 14 April 2026 | 17:16 WIB

Menhaj Pastikan Wacana War Tiket Haji Tak Hapus Antrean Jemaah Lama

Menhaj Pastikan Wacana War Tiket Haji Tak Hapus Antrean Jemaah Lama

News | Selasa, 14 April 2026 | 16:47 WIB

Menhaj Irfan Buka-bukaan Soal War Tiket Haji: Saya yang Tanggung Jawab

Menhaj Irfan Buka-bukaan Soal War Tiket Haji: Saya yang Tanggung Jawab

News | Selasa, 14 April 2026 | 15:10 WIB

Ibadah Kok Disamakan Sama Konser K-Pop? Menggugat Wacana War Ticket Haji yang Rentan Diskriminasi

Ibadah Kok Disamakan Sama Konser K-Pop? Menggugat Wacana War Ticket Haji yang Rentan Diskriminasi

Your Say | Selasa, 14 April 2026 | 13:07 WIB

Tujuh Hari Jelang Keberangkatan, DPR Desak Kepastian Biaya Tambahan Haji

Tujuh Hari Jelang Keberangkatan, DPR Desak Kepastian Biaya Tambahan Haji

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:21 WIB

Akses Masuk Mekkah Telah Dibatasi, Hanya Pemilik Izin Resmi yang Diizinkan Jelang Haji 2026

Akses Masuk Mekkah Telah Dibatasi, Hanya Pemilik Izin Resmi yang Diizinkan Jelang Haji 2026

News | Selasa, 14 April 2026 | 09:07 WIB

Terkini

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi  Sebelum Terlambat

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi Sebelum Terlambat

News | Selasa, 15 September 2026 | 23:46 WIB

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:31 WIB

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 22:29 WIB

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 22:21 WIB

×