Drama 13 Hari Siswi SMK Bekasi Hilang Usai Diusir Ibu, Berhasil Dilacak Lewat Sinyal HP

Bangun Santoso

Rabu, 15 April 2026 | 18:58 WIB
Drama 13 Hari Siswi SMK Bekasi Hilang Usai Diusir Ibu, Berhasil Dilacak Lewat Sinyal HP
Ilustrasi orang hilang. (Pexels)
  • Tim Polres Metro Bekasi berhasil menemukan seorang remaja putri berinisial B dalam kondisi selamat di Stasiun Cibitung, Bekasi.
  • Korban dilaporkan hilang selama 13 hari setelah meninggalkan rumah akibat perselisihan keluarga di Desa Cikarang Kota, Kabupaten Bekasi.
  • Polisi berhasil melacak keberadaan korban menggunakan teknologi pelacak sinyal telepon genggam setelah menerima laporan dari pihak keluarga.

Suara.com - Tim Polres Metro Bekasi berhasil melacak lokasi sekaligus menemukan seorang remaja berinisial B (15) yang dilaporkan hilang selama 13 hari dalam keadaan selamat di Stasiun Cibitung, Kabupaten Bekasi.

Penemuan ini mengakhiri masa penantian panjang dan penuh kecemasan pihak keluarga yang kehilangan kontak dengan siswi kelas XI SMK tersebut sejak dua pekan lalu.

Kepala Seksi Humas Polres Metro Bekasi AKP Aliyani mengungkapkan, korban sebelumnya dilaporkan ke Unit Pelayanan Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Metro Bekasi bahwa remaja putri itu meninggalkan rumah sejak dua pekan lalu usai insiden bertengkar mulut.

Terhitung saat itu, korban menghilang tanpa diketahui keberadaannya oleh pihak keluarga maupun kerabat dekatnya.

Penyelidikan mendalam segera dilakukan oleh pihak kepolisian untuk mengungkap latar belakang perginya remaja tersebut dari kediamannya di Kampung Harapan Baru, Desa Cikarang Kota.

"Dari hasil pendalaman, diketahui bahwa kejadian ini bermula dari percekcokan antara korban, yang merupakan siswa kelas XI SMK, dengan saudaranya di rumah. Dalam suasana emosi, sang ibu sempat mengusir anak tersebut," kata Aliyani sebagaimana dilansir Antara, Rabu (15/4/2026).

Sebelum melaporkan kejadian ini ke pihak berwajib, keluarga korban telah berupaya maksimal melakukan pencarian secara mandiri ke berbagai lokasi yang sering dikunjungi korban.

Pihak keluarga telah melakukan berbagai upaya pencarian, mulai dari menanyakan ke sekolah, teman-teman, hingga lokasi praktik kerja lapangan korban, namun belum membuahkan hasil hingga akhirnya melaporkan peristiwa tersebut kepada petugas.

Merespons laporan kehilangan orang tersebut, jajaran Polres Metro Bekasi langsung mengambil tindakan cepat dengan mengerahkan personel terbaik.

Menerima laporan itu, petugas bergerak cepat dengan membentuk tim khusus untuk menelusuri keberadaan remaja hilang tersebut hingga berhasil menemukan titik koordinat anak menggunakan teknologi pelacak lokasi dari signal telepon genggam yang digunakan si anak.

Pemanfaatan teknologi pelacakan sinyal ini menjadi titik terang dalam operasi pencarian yang dilakukan di tengah padatnya aktivitas masyarakat di wilayah Bekasi.

"Penelusuran akhirnya mengarahkan petugas ke Stasiun Cibitung, tempat B ditemukan dalam kondisi sehat," ujar Aliyani mengenai lokasi penemuan korban yang berada di salah satu pusat transportasi publik tersebut.

Saat proses penemuan di lapangan, tim kepolisian mengedepankan prosedur yang ramah terhadap anak guna menjaga kondisi psikologis korban.

Petugas melakukan pendekatan persuasif kepada remaja tersebut. Melalui komunikasi humanis serta mediasi emosional, korban akhirnya bersedia kembali pulang, setelah mengetahui ibunya telah mencari selama hampir dua pekan dengan penuh kekhawatiran.

"Alhamdulillah saat ini B telah kembali ke rumah dan berkumpul dengan keluarganya," ucap dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siswi Korban Bully Diminta Uang Damai Rp200 Juta, Orangtua Pelaku Diduga Anggota DPRD Bekasi

Siswi Korban Bully Diminta Uang Damai Rp200 Juta, Orangtua Pelaku Diduga Anggota DPRD Bekasi

Entertainment | Sabtu, 11 April 2026 | 16:01 WIB

Rumah Saksi Kasus Ijon Bekasi Dibakar, Eks Penyidik KPK: Teror Serius terhadap Pemberantasan Korupsi

Rumah Saksi Kasus Ijon Bekasi Dibakar, Eks Penyidik KPK: Teror Serius terhadap Pemberantasan Korupsi

News | Jum'at, 10 April 2026 | 16:44 WIB

Teka-teki Kematian Bos Tenda di Cibitung: Tewas Penuh Luka, Perampokan atau Dendam?

Teka-teki Kematian Bos Tenda di Cibitung: Tewas Penuh Luka, Perampokan atau Dendam?

News | Jum'at, 10 April 2026 | 13:19 WIB

Bupati Bekasi Ade Kuswara Klaim Tak Tahu Soal Pembakaran Rumah Saksi dalam Kasus Suap Ijon Proyek

Bupati Bekasi Ade Kuswara Klaim Tak Tahu Soal Pembakaran Rumah Saksi dalam Kasus Suap Ijon Proyek

News | Rabu, 08 April 2026 | 20:53 WIB

KPK Ungkap Ada Saksi Kasus Suap Ijon Bekasi Diintimidasi, Rumahnya Dibakar

KPK Ungkap Ada Saksi Kasus Suap Ijon Bekasi Diintimidasi, Rumahnya Dibakar

News | Rabu, 08 April 2026 | 13:28 WIB

Uang Ratusan Juta dan Dokumen Disita dari Rumah Ono Surono, Istri Minta KPK untuk Kembalikan

Uang Ratusan Juta dan Dokumen Disita dari Rumah Ono Surono, Istri Minta KPK untuk Kembalikan

News | Rabu, 08 April 2026 | 12:26 WIB

KPK Periksa Istri Ono Surono Terkait Kasus Suap Ijon Proyek, Dicecar Soal Barang Bukti Penggeledahan

KPK Periksa Istri Ono Surono Terkait Kasus Suap Ijon Proyek, Dicecar Soal Barang Bukti Penggeledahan

News | Rabu, 08 April 2026 | 12:13 WIB

Terkini

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:58 WIB

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:30 WIB

Penghormatan Terakhir Jenderal Ryamizard Ryacudu: Disemayamkan di Kemhan, Dimakamkan di Kalibata

Penghormatan Terakhir Jenderal Ryamizard Ryacudu: Disemayamkan di Kemhan, Dimakamkan di Kalibata

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:16 WIB

PSG Juara, Prancis Membara! 22.000 Polisi Tak Mampu Bendung Amuk Massa

PSG Juara, Prancis Membara! 22.000 Polisi Tak Mampu Bendung Amuk Massa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:09 WIB

Bom Sisa Perang Dunia II Meledak di Biak, 5 Tewas dan 3 Hilang

Bom Sisa Perang Dunia II Meledak di Biak, 5 Tewas dan 3 Hilang

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:08 WIB

Update Rusuh di Paris Usai PSG Juara Liga Champions: 1 Orang Tewas 780 Ditangkap

Update Rusuh di Paris Usai PSG Juara Liga Champions: 1 Orang Tewas 780 Ditangkap

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 19:57 WIB

Qodari: Prabowo Sosok Langka yang Dekat dengan Putin, Trump, dan Xi Jinping

Qodari: Prabowo Sosok Langka yang Dekat dengan Putin, Trump, dan Xi Jinping

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 19:52 WIB

Banjir Bandang Poso: Warga Terisolasi, BNPB Minta Bantuan Alat Berat

Banjir Bandang Poso: Warga Terisolasi, BNPB Minta Bantuan Alat Berat

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 19:45 WIB

Ibu Muda Ditemukan Tewas Bersama Balitanya, Suami Diamankan Polisi

Ibu Muda Ditemukan Tewas Bersama Balitanya, Suami Diamankan Polisi

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 18:25 WIB

Waspada Fenomena Bulan Purnama, BMKG Prediksi Banjir Rob Kepung Pesisir NTT Hingga 2 Juni

Waspada Fenomena Bulan Purnama, BMKG Prediksi Banjir Rob Kepung Pesisir NTT Hingga 2 Juni

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 18:16 WIB