Dokumen Bocor, Iran Gunakan Satelit Mata-Mata China Untuk Perang Lawan Amerika Serikat

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 16 April 2026 | 11:33 WIB
Dokumen Bocor, Iran Gunakan Satelit Mata-Mata China Untuk Perang Lawan Amerika Serikat
Fasilitas nuklir Iran (CNN)
baca 10 detik
  • Iran menggunakan satelit China untuk memata-matai dan menyerang pangkalan militer Amerika Serikat.

  • Dokumen bocor menunjukkan IRGC mengakses stasiun bumi di Beijing untuk data intelijen serangan.

  • Pemerintah China membantah keras laporan tersebut dan menyebutnya sebagai rumor dengan motif jahat.

Fasilitas militer di dekat markas Armada Kelima AS di Bahrain turut menjadi sasaran kamera canggih dari satelit komersial tersebut.

Kerja sama ini melibatkan akses langsung IRGC terhadap stasiun bumi komersial yang dikelola oleh Emposat yang bermarkas di Beijing.

Emposat merupakan penyedia layanan data dan kontrol satelit yang memiliki jaringan luas hingga ke wilayah Amerika Latin dan Asia.

Melalui infrastruktur inilah, data mentah dari luar angkasa diterjemahkan menjadi informasi intelijen yang siap digunakan oleh unit tempur Iran.

Keterlibatan pihak swasta China ini menimbulkan kekhawatiran besar bagi otoritas pertahanan Amerika Serikat terkait keamanan data global.

Washington kini mulai menyoroti potensi sanksi lebih lanjut terhadap perusahaan teknologi yang membantu memperkuat kapasitas militer Teheran secara ilegal.

Bantahan Diplomatik Pihak China

Kementerian Luar Negeri China memberikan respon tegas terhadap pemberitaan ini dengan menyebutnya sebagai informasi yang tidak memiliki dasar kebenaran.

“Baru-baru ini, beberapa kekuatan sangat antusias dalam mengarang rumor dan secara jahat mengaitkannya dengan China,” ungkap kementerian tersebut dalam pernyataan kepada Reuters.

baca juga

Pemerintah China merasa menjadi korban dari kampanye hitam yang bertujuan untuk merusak citra diplomatik mereka di kancah internasional.

“China dengan tegas menentang praktik semacam ini yang didorong oleh motif tersembunyi,” lanjut pernyataan resmi dari pihak Beijing tersebut.

Kedutaan Besar China di Washington juga menyerang balik dengan menyebut laporan tersebut sebagai bentuk disinformasi spekulatif yang sangat menyesatkan.

Hingga saat ini, lembaga intelijen pusat seperti CIA dan Pentagon masih belum memberikan tanggapan resmi mengenai kebocoran dokumen militer tersebut.

Meskipun demikian, Gedung Putih merujuk pada peringatan keras yang pernah disampaikan oleh Donald Trump mengenai dampak bagi Beijing.

Donald Trump sempat memperingatkan bahwa China akan menghadapi “masalah besar” apabila terbukti menyediakan sistem pertahanan udara atau bantuan militer bagi Iran.

Ketegangan ini diperkirakan akan mempengaruhi kebijakan luar negeri Amerika terhadap China dalam urusan teknologi luar angkasa dan ekspor data.

Situasi ini menunjukkan betapa teknologi komersial kini telah berubah menjadi senjata mematikan dalam perang asimetris modern di wilayah konflik.

Konflik antara Amerika Serikat dan Iran telah lama memanas, terutama terkait keberadaan pangkalan militer AS yang mengepung wilayah Iran.

Iran secara konsisten berusaha meningkatkan kemampuan serangan jarak jauh mereka untuk menyeimbangkan kekuatan militer dengan negara-negara sekutu Barat.

Penggunaan satelit komersial untuk tujuan militer merupakan fenomena baru yang membuat perbatasan antara teknologi sipil dan perang menjadi semakin kabur.

Kebocoran dokumen ini menjadi bukti kuat adanya kerja sama bawah tanah yang lebih dalam antara Teheran dan Beijing di sektor teknologi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

AS-Iran Mainkan 'Game of Chicken' di Selat Hormuz: Blokade Trump Terancam Jadi Boomerang

AS-Iran Mainkan 'Game of Chicken' di Selat Hormuz: Blokade Trump Terancam Jadi Boomerang

News | Kamis, 16 April 2026 | 11:27 WIB

AS Memblokade Selat Hormuz tapi Malah Kehabisan Rudal, Kini Keteteran?

AS Memblokade Selat Hormuz tapi Malah Kehabisan Rudal, Kini Keteteran?

News | Kamis, 16 April 2026 | 11:22 WIB

Iran Peringatkan Kapal Perang AS yang Blokade Selat Hormuz dalam Jangkauan Rudal

Iran Peringatkan Kapal Perang AS yang Blokade Selat Hormuz dalam Jangkauan Rudal

News | Kamis, 16 April 2026 | 11:15 WIB

Terkini

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:31 WIB

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 22:29 WIB

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 22:21 WIB

Ditanya Kegiatan Setelah Dicopot dari Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Sambil Ngelamun 'Kenapa Dipecat?'

Ditanya Kegiatan Setelah Dicopot dari Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Sambil Ngelamun 'Kenapa Dipecat?'

Video | Selasa, 15 September 2026 | 22:15 WIB

×