DPR Ingatkan Pemerintah: Sengketa Lahan Tanah Abang Harus Tuntas Sebelum Bangun Rusun Subsidi

Dwi Bowo Raharjo, Bagaskara Isdiansyah

Kamis, 16 April 2026 | 11:44 WIB
DPR Ingatkan Pemerintah: Sengketa Lahan Tanah Abang Harus Tuntas Sebelum Bangun Rusun Subsidi
Lahan yang akan dibangun rumah susun (rusun) bersubsidi di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) masih bersengketa. (Suara.com/Adiyoga)
  • Anggota DPR RI Syafiuddin Asmoro mendukung rencana Kementerian PKP membangun rusun bersubsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah di Tanah Abang.
  • Pemerintah diminta menyelesaikan sengketa lahan seluas 3 hektar dengan pihak swasta melalui jalur pengadilan sebelum memulai pembangunan.
  • Kepastian hukum atas status kepemilikan tanah sangat penting guna menghindari kendala proyek dan polemik berkepanjangan di kemudian hari.

Suara.com - Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi PKB, Syafiuddin Asmoro, memberikan catatan kritis terkait rencana Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) yang akan membangun rumah susun (rusun) bersubsidi di kawasan Tanah Abang.

Ia menekankan pentingnya penyelesaian sengketa lahan seluas 3 hektar tersebut sebelum proyek fisik dimulai.

Syafiuddin menilai, langkah pemerintah dalam menyediakan hunian bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di tengah kota adalah langkah yang tepat.

Namun, kepastian hukum atas tanah tersebut bersifat mutlak.

“Ini langkah yang baik dan perlu didukung, karena kebutuhan hunian di perkotaan semakin tinggi, sementara ketersediaan lahan sangat terbatas,” ujar Syafiuddin kepada wartawan, Kamis (16/4/2026).

Meski mendukung secara visi, ia memperingatkan pemerintah agar tidak terburu-buru melakukan pembangunan jika status kepemilikan aset masih belum jelas. Hal ini untuk menghindari hambatan proyek di masa depan.

“Lahan harus betul-betul clear. Jangan sampai pembangunan dilakukan di atas lahan yang masih bersengketa, karena ini akan menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari,” tegasnya.

Hingga kekinian, lahan di Tanah Abang tersebut masih menjadi rebutan klaim antara pemerintah dan pihak swasta.

Pemerintah meyakini lahan itu adalah aset negara, sementara pihak swasta mengklaim memiliki hak sah atas tanah tersebut.

Guna memutus rantai ketidakpastian ini, Syafiuddin menyarankan agar persoalan ini diselesaikan melalui meja hijau.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruar Sirait (tengah) menyapa warga perkampungan padat penduduk di kawasan Menteng Tenggulun, Jakarta, Rabu (28/1/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruar Sirait (tengah) menyapa warga perkampungan padat penduduk di kawasan Menteng Tenggulun, Jakarta, Rabu (28/1/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]

“Saya sarankan agar persoalan ini dibawa ke pengadilan. Biarkan proses hukum yang menentukan siapa pemilik sah lahan tersebut, apakah pemerintah atau pihak swasta,” ujarnya.

Syafiuddin mengingatkan bahwa sebagai negara hukum, setiap konflik aset publik tidak boleh dibiarkan berlarut-larut tanpa landasan hukum yang kuat.

“Kita ini negara hukum. Maka setiap sengketa, apalagi terkait aset dan kepentingan publik, harus diselesaikan secara hukum agar tidak menimbulkan polemik berkepanjangan,” pungkasnya.

Sebagai informasi, polemik ini mencuat setelah terjadi perbedaan pendapat antara Menteri PKP Maruarar Sirait (Ara) dengan Ketua Umum Grib Jaya, Rosario de Marshall alias Hercules.

Pemerintah mengklaim lahan tersebut milik negara, sementara pihak Hercules menyatakan bahwa tanah tersebut secara sah milik seorang ahli waris bernama Sulaeman Efendi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Fakta Panas Sengketa Lahan Tanah Abang: Adu Klaim Menteri Maruarar Sirait vs Hercules

7 Fakta Panas Sengketa Lahan Tanah Abang: Adu Klaim Menteri Maruarar Sirait vs Hercules

News | Kamis, 16 April 2026 | 10:45 WIB

Bayar atau Babak Belur: Mengapa Premanisme Tanah Abang Tak Pernah Benar-Benar Hilang?

Bayar atau Babak Belur: Mengapa Premanisme Tanah Abang Tak Pernah Benar-Benar Hilang?

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:00 WIB

Tak Cukup Andalkan Polisi, Sosiolog Dorong Warga Jakarta Kompak Lawan Premanisme

Tak Cukup Andalkan Polisi, Sosiolog Dorong Warga Jakarta Kompak Lawan Premanisme

News | Selasa, 14 April 2026 | 09:30 WIB

Diduga Dokumen Palsu, Roy Suryo Bedah Tanda Tangan di Kasus Viral Lahan Derek Prabu Maras

Diduga Dokumen Palsu, Roy Suryo Bedah Tanda Tangan di Kasus Viral Lahan Derek Prabu Maras

Entertainment | Selasa, 14 April 2026 | 08:40 WIB

Panas Sengketa Lahan di Menteng, Temasra Jaya Somasi Mabes TNI, Ancam Lapor ke Puspom

Panas Sengketa Lahan di Menteng, Temasra Jaya Somasi Mabes TNI, Ancam Lapor ke Puspom

News | Senin, 13 April 2026 | 14:27 WIB

Terkini

Ibu Muda Ditemukan Tewas Bersama Balitanya, Suami Diamankan Polisi

Ibu Muda Ditemukan Tewas Bersama Balitanya, Suami Diamankan Polisi

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 18:25 WIB

Waspada Fenomena Bulan Purnama, BMKG Prediksi Banjir Rob Kepung Pesisir NTT Hingga 2 Juni

Waspada Fenomena Bulan Purnama, BMKG Prediksi Banjir Rob Kepung Pesisir NTT Hingga 2 Juni

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 18:16 WIB

Indonesia Berduka, TNI AD Kehilangan Putra Terbaik Jenderal Ryamizard Ryacudu

Indonesia Berduka, TNI AD Kehilangan Putra Terbaik Jenderal Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 18:06 WIB

Toko Kosmetik di Sawah Besar Digerebek, Ternyata 'Gudang' Ribuan Butir Pil Tramadol dan Hexymer

Toko Kosmetik di Sawah Besar Digerebek, Ternyata 'Gudang' Ribuan Butir Pil Tramadol dan Hexymer

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 17:00 WIB

Berawal Kenalan, Anak di Bawah Umur jadi Korban Kekerasan Seksual Pemuda di Tambora

Berawal Kenalan, Anak di Bawah Umur jadi Korban Kekerasan Seksual Pemuda di Tambora

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:00 WIB

PSI Lampung Siaga Satu Sambut Jokowi, Siapkan Agenda Besar Bareng Relawan Gibran

PSI Lampung Siaga Satu Sambut Jokowi, Siapkan Agenda Besar Bareng Relawan Gibran

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:42 WIB

Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD

Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:38 WIB

Tragedi Pantai Ampenan Berakhir Duka, Jasad Bocah 9 Tahun Ditemukan Mengapung di Perairan Bintaro

Tragedi Pantai Ampenan Berakhir Duka, Jasad Bocah 9 Tahun Ditemukan Mengapung di Perairan Bintaro

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:30 WIB

Dulu Cap PKI Sekarang 'Antek Asing', Pola Lama Bungkam Kritik dengan Wajah Baru

Dulu Cap PKI Sekarang 'Antek Asing', Pola Lama Bungkam Kritik dengan Wajah Baru

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:10 WIB

Terduga Pembunuh Wanita Muda di Hotel Kebayoran Baru Ditangkap

Terduga Pembunuh Wanita Muda di Hotel Kebayoran Baru Ditangkap

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:00 WIB