- Senat Amerika Serikat menolak resolusi pembatasan kewenangan perang Presiden Trump terhadap Iran dengan hasil suara tipis 47 berbanding 52.
- Pendukung resolusi mengkritik kurangnya transparansi dan pengawasan Kongres dalam pengambilan keputusan militer yang dianggap melampaui batas konstitusi negara.
- Dewan Perwakilan Rakyat akan membahas resolusi serupa di tengah berlanjutnya ketegangan militer di wilayah Selat Hormuz saat ini.
Namun, jika resolusi itu disetujui, Trump masih memiliki hak veto. Kongres membutuhkan dukungan dua pertiga suara untuk membatalkan veto tersebut.
Di lapangan, ketegangan belum sepenuhnya mereda. Militer AS terus memberlakukan blokade laut di Selat Hormuz, sementara Iran memperingatkan bahwa langkah tersebut bisa memicu kembali konflik terbuka.
Dengan tenggat 60 hari berdasarkan War Powers Act semakin dekat, Kongres menghadapi tekanan besar untuk menentukan arah kebijakan perang AS.
Kontributor: Adam Ali