Riset Terbaru: 3 dari 4 Konsumen Indonesia Gunakan AI untuk Riset Produk Sebelum Membeli

Bangun Santoso

Kamis, 16 April 2026 | 17:10 WIB
Riset Terbaru: 3 dari 4 Konsumen Indonesia Gunakan AI untuk Riset Produk Sebelum Membeli
Ilustrasi kecerdasan buatan. [Unsplash]
baca 10 detik
  • Riset Dedy Budiman pada Maret 2026 menunjukkan 74,6% konsumen Indonesia menggunakan teknologi AI untuk mencari informasi produk sebelum membeli.
  • Konsumen berusia 55 tahun ke atas menjadi kelompok dengan tingkat adopsi AI tertinggi dalam membantu pengambilan keputusan pembelian.
  • Rekomendasi brand oleh AI terbukti memengaruhi 52,7% konsumen, sehingga perusahaan perlu mengoptimalkan strategi pemasaran berbasis kecerdasan buatan tersebut.

Meskipun adopsi AI tumbuh pesat, Google masih menjadi platform dominan. Sebanyak 60,5% responden menyatakan masih lebih sering menggunakan Google dibanding AI, sementara 22,4% sudah menggunakan keduanya secara seimbang, dan 17,2% sudah lebih condong ke AI.

Alasan utama konsumen beralih atau menggunakan AI adalah karena jawaban yang lebih langsung dan ringkas tanpa perlu membuka banyak tautan (34,5%), lebih cepat dan hemat waktu (25,4%), serta lebih personal dan relevan dengan konteks mereka (19,5%). Namun, 18,5% responden mengaku belum beralih dan masih lebih nyaman menggunakan Google.

“Tren ini menunjukkan bahwa AI saat ini berfungsi sebagai akselerator keputusan — melengkapi proses pencarian, bukan sepenuhnya menggantikan. Tapi kecepatan pertumbuhannya luar biasa. Perusahaan yang menunggu sampai AI benar-benar menggantikan Google akan terlambat beradaptasi,” jelas Dedy Budiman.

“Penjaga Gerbang” Brand Baru

Riset ini menemukan bahwa ketika AI menyebutkan merek tertentu dalam jawabannya, hal tersebut berdampak signifikan terhadap pertimbangan konsumen.

Secara rinci, 45,5% responden menyatakan cukup berpengaruh sehingga akan mencari tahu lebih lanjut tentang merek tersebut, 7,2% menyatakan sangat berpengaruh sehingga merek tersebut langsung masuk pertimbangan utama, 32,5% menyatakan sedikit berpengaruh, dan hanya 14,9% yang menyatakan tidak berpengaruh sama sekali.

Dedy Budiman
Dedy Budiman

Secara keseluruhan, 52,7% responden cukup hingga sangat terpengaruh oleh rekomendasi brand dari AI. Di kalangan pengguna AI berat, angka ini melonjak menjadi 71,1%.

“Ini adalah perubahan fundamental. Dulu, konsumen datang ke toko atau membuka Google dan memilih sendiri dari daftar hasil pencarian. Sekarang, AI yang menyaring dan merekomendasikan brand tertentu. Perusahaan yang tidak terlihat di mata AI, tidak akan terlihat di mata konsumen,” tambah Dedy Budiman.

Meningkatkan Kepercayaan Diri Konsumen

baca juga

Dampak AI terhadap proses pengambilan keputusan sangat positif. Sebanyak 79,8% responden menyatakan bahwa AI membuat proses memilih produk menjadi lebih cepat dan lebih mudah, dengan rincian 57,0% menilai lebih cepat dan mudah, serta 22,8% menilai jauh lebih cepat. Hanya 2,2% yang merasa AI membuat proses lebih lama dan rumit.

Dari sisi kepercayaan diri, 57,3% responden merasa lebih yakin atau jauh lebih yakin dalam keputusan pembelian mereka setelah berkonsultasi dengan AI. Hanya 4,0% yang justru merasa lebih ragu.

Sementara, kategori produk yang paling sering dicari konsumen melalui berbagai platform pencarian adalah elektronik/gadget (22,8%), fashion/pakaian (21,9%), kecantikan/kosmetik/skincare (14,5%), kesehatan (10,0%), dan kendaraan/otomotif (8,8%).

Profil Pengguna AI

Riset ini mengungkapkan pola segmentasi yang menarik berdasarkan jabatan dan pendidikan. Direktur dan C-Level menunjukkan tingkat adopsi AI-first tertinggi (25,9%), dengan penggunaan media sosial paling rendah (16,5%).

Sebaliknya, karyawan level staf menunjukkan ketergantungan media sosial tertinggi (48,1%) dengan adopsi AI terendah (11,9%).

Dari sisi pendidikan, lulusan sarjana (33,0%) dan pascasarjana (32,7%) menunjukkan penggunaan AI tinggi yang jauh lebih besar dibandingkan lulusan SMA/SMK (20,6%).

Menariknya, gender hampir tidak berpengaruh terhadap adopsi AI. Pengguna AI berat di kalangan laki-laki (26,8%) dan perempuan (25,9%) nyaris setara, menunjukkan bahwa AI untuk pencarian konsumen tidak mengenal perbedaan gender di Indonesia.

Secara geografis, Jabodetabek memimpin dengan 32,0% pengguna AI berat, diikuti Sumatera (25,9%) dan Jawa non-Jabodetabek (24,4%).

Implikasi bagi Dunia Bisnis Indonesia

Temuan riset ini menunjukkan bahwa perusahaan di Indonesia perlu segera memperluas strategi pemasaran digital mereka.

Tidak cukup hanya mengandalkan Search Engine Optimization (SEO), perusahaan kini harus mulai menerapkan Generative Engine Optimization (GEO), yaitu memastikan informasi brand mereka terstruktur, akurat, dan hadir di berbagai platform bereputasi tinggi yang menjadi sumber referensi bagi AI.

“Perusahaan yang hanya fokus pada website dan SEO tanpa membangun kehadiran di media pihak ketiga seperti artikel industri, ulasan profesional, dan publikasi akademik, akan semakin sulit ditemukan oleh konsumen yang kini mengandalkan AI. Strategi pemasaran harus disesuaikan berdasarkan target audiens, untuk menjangkau pengambil keputusan level atas, visibilitas di AI dan Google harus menjadi prioritas. Untuk konsumen level staf yang lebih muda, media sosial dan marketplace tetap esensial,” jelas Dedy.

Brando Tengdom, Ketua Umum Sales Director Indonesia (SDI), menyambut positif temuan riset ini.

“Temuan ini sangat bermanfaat bagi para member SDI yang merupakan para pengambil keputusan di perusahaan masing-masing. Data ini bisa membantu mereka dalam menyusun strategi penjualan yang lebih tepat di era perubahan perilaku pelanggan ini. Kami mengapresiasi kontribusi Dedy Budiman yang secara konsisten menghadirkan riset berbasis data untuk kemajuan profesi sales di Indonesia,” ujar Brando.

Senada dengan itu, Indra Hadiwidjaja, Ketua Asosiasi Komunitas Profesi Sales Indonesia (KOMISI), juga menyatakan dukungannya.

“Temuan ini menjadi sangat penting bagi para sales profesional di seluruh Indonesia. Di tengah perubahan perilaku konsumen yang begitu cepat, para tenaga penjualan harus memahami bahwa pelanggan mereka kini datang dengan informasi yang sudah dikurasi oleh AI. Sales yang tidak beradaptasi akan tertinggal,” kata Indra.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Iran Sebar Video AI Yesus Pukul Kepala Donald Trump Sampai Jatuh ke 'Neraka'

Iran Sebar Video AI Yesus Pukul Kepala Donald Trump Sampai Jatuh ke 'Neraka'

News | Kamis, 16 April 2026 | 09:48 WIB

Ngaku Jadi Korban 'Deepfake' AI, Rismon Sianipar Bantah Fitnah Jusuf Kalla: Itu Video Rekayasa!

Ngaku Jadi Korban 'Deepfake' AI, Rismon Sianipar Bantah Fitnah Jusuf Kalla: Itu Video Rekayasa!

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:20 WIB

Lowongan Talenta AI Makin Diburu, Telkomsel Ajak Mahasiswa Ikut IndonesiaNEXT 2026

Lowongan Talenta AI Makin Diburu, Telkomsel Ajak Mahasiswa Ikut IndonesiaNEXT 2026

Tekno | Rabu, 15 April 2026 | 18:03 WIB

YouTube Hapus Video Lego Kritik Trump, Iran Murka: Pembungkaman Ala Barat

YouTube Hapus Video Lego Kritik Trump, Iran Murka: Pembungkaman Ala Barat

News | Rabu, 15 April 2026 | 16:51 WIB

Usai Kasus Foto AI PPSU, Pramono Benahi Sistem JAKI dan Batasi Akses Laporan ASN

Usai Kasus Foto AI PPSU, Pramono Benahi Sistem JAKI dan Batasi Akses Laporan ASN

News | Rabu, 15 April 2026 | 16:11 WIB

Pramono Tegur Keras Kasus Foto AI PPSU Kalisari: Jangan Lagi Kerja Asal Senangkan Atasan

Pramono Tegur Keras Kasus Foto AI PPSU Kalisari: Jangan Lagi Kerja Asal Senangkan Atasan

News | Rabu, 15 April 2026 | 11:02 WIB

LG Pamer Teknologi Zero Labour di InnoFest 2026, Rumah Pintar Serba Otomatis

LG Pamer Teknologi Zero Labour di InnoFest 2026, Rumah Pintar Serba Otomatis

Tekno | Rabu, 15 April 2026 | 10:42 WIB

Terkini

Yamaha Kembangkan Motor 'Berakal', Wujudnya Bak Kendaraan Antariksa

Yamaha Kembangkan Motor 'Berakal', Wujudnya Bak Kendaraan Antariksa

Otomotif | Jum'at, 17 Juli 2026 | 10:39 WIB

24 Korban KM Nurul Salsa Masih Hilang, Basarnas Kerahkan KN SAR Kamajaya

24 Korban KM Nurul Salsa Masih Hilang, Basarnas Kerahkan KN SAR Kamajaya

Sulsel | Jum'at, 17 Juli 2026 | 10:34 WIB

4 Rekomendasi Parfum SAFF & Co. Paling Wangi dan Tahan Lama, Lengkap dengan Review

4 Rekomendasi Parfum SAFF & Co. Paling Wangi dan Tahan Lama, Lengkap dengan Review

Lifestyle | Jum'at, 17 Juli 2026 | 10:31 WIB

I Want to Die but I Want to Eat Tteokbokki: Bertahan Hidup Lewat Harapan-harapan Kecil

I Want to Die but I Want to Eat Tteokbokki: Bertahan Hidup Lewat Harapan-harapan Kecil

Your Say | Jum'at, 17 Juli 2026 | 10:30 WIB

Takut Dihakimi Manusia, 6 dari 10 Gen Z Indonesia Pilih Curhat ke AI

Takut Dihakimi Manusia, 6 dari 10 Gen Z Indonesia Pilih Curhat ke AI

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 10:29 WIB

Cara Cek Sepatu New Balance 530 Ori, Kenali Bedanya dengan yang KW

Cara Cek Sepatu New Balance 530 Ori, Kenali Bedanya dengan yang KW

Lifestyle | Jum'at, 17 Juli 2026 | 10:27 WIB

Ikut Beri Dukungan, Tom Cruise Bagikan Momen usai Nonton Film The Odyssey

Ikut Beri Dukungan, Tom Cruise Bagikan Momen usai Nonton Film The Odyssey

Your Say | Jum'at, 17 Juli 2026 | 10:25 WIB

CENTCOM: 50 Ribu Pasukan Amerika Serikat Siaga Serang Iran

CENTCOM: 50 Ribu Pasukan Amerika Serikat Siaga Serang Iran

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 10:25 WIB

5 Rekomendasi Sepatu Jalan yang Nyaman untuk Pemakaian Sehari-hari, Ringan dan Empuk

5 Rekomendasi Sepatu Jalan yang Nyaman untuk Pemakaian Sehari-hari, Ringan dan Empuk

Lifestyle | Jum'at, 17 Juli 2026 | 10:24 WIB

Harta Karun di Balik Serat Kayu: Kisah Guru Trenggalek Merawat Manuskrip Islam Abad ke-19

Harta Karun di Balik Serat Kayu: Kisah Guru Trenggalek Merawat Manuskrip Islam Abad ke-19

Jatim | Jum'at, 17 Juli 2026 | 10:21 WIB

×