- Polda Metro Jaya menyelidiki kasus pembegalan dua pemuda di Gunung Sahari, Jakarta Pusat, yang viral pada Kamis (16/4/2026).
- Meskipun belum menerima laporan resmi, polisi sedang mengumpulkan bukti dan memeriksa saksi untuk segera menangkap para pelaku.
- Peristiwa tersebut melibatkan pelaku bersenjata tajam yang merampas sepeda motor serta ponsel milik dua korban saat kejadian.
Suara.com - Polda Metro Jaya mengaku belum menerima laporan polisi terkait kasus begal yang terjadi di wilayah Gunung Sahari, Jakarta Pusat, Kamis (16/4/2026).
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Budi Hermanto, mengatakan meski belum menerima laporan polisi, petugas telah melakukan penyelidikan atas perkara tersebut. Saat ini, polisi masih mengumpulkan bukti-bukti terkait peristiwa itu.
“Tim masih mengumpulkan saksi-saksi dan barang bukti. Kita berharap semoga pelaku segera dapat diamankan,” kata Budi di Polda Metro Jaya, Kamis (16/4/2026).
Sebelumnya, aksi begal yang menimpa dua pemuda saat melintas di kawasan Gunung Sahari, Jakarta Pusat, viral di media sosial.
Saat itu, korban yang tengah berboncengan dihadang pelaku yang membawa senjata tajam.
Para pelaku kemudian meminta korban menyerahkan kendaraan yang sedang dikendarai.
Korban yang merasa terdesak akhirnya menyerahkan sepeda motor miliknya. Setelah itu, pelaku juga meminta korban menyerahkan ponsel usai turun dari kendaraan.