- Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan mengunjungi Panipahan pada 16 April 2026 untuk meredakan ketegangan pasca unjuk rasa masyarakat.
- Kapolda menyampaikan permohonan maaf serta melakukan evaluasi kinerja aparat dan pergantian personel demi memulihkan kepercayaan masyarakat setempat.
- Upaya pencegahan narkoba dilakukan melalui pemberian bantuan ekonomi nelayan, edukasi sekolah, serta pengukuhan Duta Anti Narkoba tingkat kecamatan.
Tak hanya pendekatan keamanan, Kapolda menekankan pentingnya solusi ekonomi dalam memberantas narkoba.
Salah satunya dengan penyerahan bantuan mesin ketinting kepada nelayan sebagai alternatif penguatan ekonomi lokal.
“Kita tidak bisa hanya bicara penindakan. Ketika ekonomi masyarakat bergerak, ruang bagi narkoba akan semakin sempit,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan juga mencakup kunjungan ke Pasar Induk Panipahan dan Yayasan Perguruan Kartini untuk edukasi anti-narkoba melalui program Sekolah Bersinar.
Para pelajar diajak berani menolak narkoba dan mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan masalah.
Kegiatan ditutup dengan pengukuhan Duta Anti Narkoba tingkat kecamatan di Pekong Imigrasi Panipahan.
Kapolda kembali mengingatkan pentingnya menjaga kondusivitas dan menghindari tindakan anarkis.
“Kalau ada persoalan, jangan diselesaikan dengan merusak. Kedepankan dialog dan serahkan kepada aparat,” tegasnya.
Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama membangun kembali harmoni sosial.
“Kami ingin tidak ada lagi jarak antara Polri dan masyarakat demi Panipahan yang aman dan bersih dari narkoba,” tutupnya.