Serangan Roket Lebanon Lukai 7 Warga Israel di Karmiel dan Nahariya

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Jum'at, 17 April 2026 | 14:46 WIB
Serangan Roket Lebanon Lukai 7 Warga Israel di Karmiel dan Nahariya
Ilustrasi Israel kena rudal (istimewa)
  • Serangan roket dari Lebanon melukai tujuh warga di wilayah Karmiel dan juga kota Nahariya.

  • Insiden serangan memicu pemadaman listrik serta kebakaran infrastruktur di beberapa wilayah Galilie Barat.

  • Gencatan senjata resmi diberlakukan pada Kamis tengah malam untuk meredam konflik berdarah di perbatasan.

Suara.com - Gelombang serangan udara yang berasal dari wilayah Lebanon telah menghantam pusat pemukiman di Israel bagian utara secara mendadak.

Insiden tersebut mengakibatkan tujuh orang penduduk sipil mengalami luka-luka di kota Karmiel dan Nahariya.

Dikutip dari Anadolu, salah satu korban dilaporkan berada dalam kondisi kritis akibat hantaman proyektil yang terjadi pada Kamis waktu setempat.

Israel serang Lebanon (Antara)
Israel serang Lebanon (Antara)

Serangan ini memicu kerusakan infrastruktur yang cukup luas di beberapa titik vital di wilayah Galilea Barat.

Kekacauan ini terjadi tepat saat kesepakatan gencatan senjata yang diinisiasi internasional sedang dipersiapkan untuk berlaku.

Channel 12 melaporkan bahwa enam orang terluka di Karmiel sementara satu orang terkena serpihan di Nahariya.

Ledakan roket memicu kebakaran hebat yang menghanguskan bangunan serta kendaraan di sekitar lokasi kejadian.

Kondisi diperparah dengan putusnya aliran listrik di sejumlah distrik besar di kota Karmiel pasca hantaman roket.

Sistem pertahanan udara sempat diaktifkan namun intensitas serangan membuat beberapa proyektil berhasil menembus celah keamanan.

Warga yang panik segera mencari perlindungan di bunker-bunker bawah tanah setelah sirene bahaya berbunyi berkali-kali.

Intensitas Serangan Udara di Galilea

Militer mencatat sekitar 25 roket telah diluncurkan ke arah Galilie Barat dalam durasi kurang dari satu jam.

Selain hujan roket, terdapat laporan mengenai penyusupan tiga unit pesawat nirawak atau drone dari wilayah Lebanon.

Pihak keamanan mengeklaim bahwa tiga drone tersebut berhasil diintersep sebelum mencapai sasaran yang lebih jauh.

Suara sirene peringatan udara terdengar setidaknya dua kali di tujuh kota berbeda di sepanjang wilayah utara.

Masyarakat diminta untuk tetap waspada mengingat situasi di wilayah perbatasan masih sangat dinamis dan berbahaya.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan kesepakatan gencatan senjata secara resmi antara Israel dan juga Lebanon.

Kesepakatan tersebut mulai diberlakukan pada Kamis tengah malam waktu setempat untuk meredakan ketegangan di wilayah tersebut.

"Pengumuman gencatan senjata antara Israel dan Lebanon ini mulai berlaku pada tengah malam Kamis waktu setempat (2100GMT)," ujar laporan tersebut mengonfirmasi.

Kesepakatan ini diharapkan mampu menghentikan rentetan kekerasan yang telah merenggut ribuan nyawa manusia di kawasan tersebut.

Namun, serangan roket terbaru ini menunjukkan betapa rapuhnya stabilitas di lapangan sebelum kedamaian benar-benar terwujud sepenuhnya.

Konflik bersenjata antara kedua belah pihak telah berlangsung intens sejak kampanye militer dimulai Maret lalu.

Peperangan ini telah mengakibatkan jatuhnya lebih dari 2.000 korban jiwa serta memicu krisis kemanusiaan yang mendalam.

Sekitar 1 juta orang terpaksa mengungsi dari rumah mereka demi menghindari zona pertempuran yang terus meluas.

Intervensi diplomatik dari negara ketiga seperti Pakistan telah diupayakan guna mencapai gencatan senjata sejak April.

Situasi di perbatasan tetap menjadi titik paling rawan dalam geopolitik Timur Tengah yang melibatkan banyak kekuatan besar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Serangan Israel Tewaskan 4 Warga Palestina saat Gencatan Senjata Gaza

Serangan Israel Tewaskan 4 Warga Palestina saat Gencatan Senjata Gaza

News | Jum'at, 17 April 2026 | 14:24 WIB

Iran Tuntut Keadilan Dunia Atas Pembunuhan Pejabat Akibat Serangan Militer Israel

Iran Tuntut Keadilan Dunia Atas Pembunuhan Pejabat Akibat Serangan Militer Israel

News | Jum'at, 17 April 2026 | 13:45 WIB

Amerika Serikat Klaim Gencatan Senjata Lebanon-Israel Dapat Diperpanjang

Amerika Serikat Klaim Gencatan Senjata Lebanon-Israel Dapat Diperpanjang

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:45 WIB

Terkini

Polda Metro Jaya Mulai Usut Laporan Dugaan Gelar Palsu Menkes Budi Gunadi Sadikin

Polda Metro Jaya Mulai Usut Laporan Dugaan Gelar Palsu Menkes Budi Gunadi Sadikin

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 15:30 WIB

Satgas PKH Setor Rp10,2 Triliun ke Kas Negara, Kejagung Klaim Selamatkan Jutaan Hektar Hutan

Satgas PKH Setor Rp10,2 Triliun ke Kas Negara, Kejagung Klaim Selamatkan Jutaan Hektar Hutan

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 15:27 WIB

Geledah Rumah Heri Black, KPK Temukan Bukti Dugaan Perintangan Penyidikan dalam Kasus Bea Cukai

Geledah Rumah Heri Black, KPK Temukan Bukti Dugaan Perintangan Penyidikan dalam Kasus Bea Cukai

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 15:20 WIB

Iran Gelar Latihan Anti-Helikopter, Siaga Hadapi Serangan AS-Israel

Iran Gelar Latihan Anti-Helikopter, Siaga Hadapi Serangan AS-Israel

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 15:06 WIB

WNI Tertangkap pada Kasus Jaringan Distributor Konten Asusila Anak di Kapal Pesiar Disney

WNI Tertangkap pada Kasus Jaringan Distributor Konten Asusila Anak di Kapal Pesiar Disney

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 14:54 WIB

Kesaksian Penumpang Kapal MV Hondius Karantina Massal 42 Hari karena Hantavirus

Kesaksian Penumpang Kapal MV Hondius Karantina Massal 42 Hari karena Hantavirus

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 14:53 WIB

Legislator PDIP Soroti Kelangkaan Solar Subsidi: Petani Bisa Gagal Panen

Legislator PDIP Soroti Kelangkaan Solar Subsidi: Petani Bisa Gagal Panen

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 14:49 WIB

Soal Pembubaran Nobar 'Pesta Babi', TB Hasanuddin: Tidak Ada Bukti Film Itu Melanggar UU

Soal Pembubaran Nobar 'Pesta Babi', TB Hasanuddin: Tidak Ada Bukti Film Itu Melanggar UU

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 14:42 WIB

Oditur Militer Puji Racikan Air Keras Penyerang Andrie Yunus 'Kreatif'

Oditur Militer Puji Racikan Air Keras Penyerang Andrie Yunus 'Kreatif'

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 14:35 WIB

'Ini Tidak Bisa Dilepas!', Nadiem Makarim Muncul Pakai Gelang Detektor di Sidang Korupsi Chromebook

'Ini Tidak Bisa Dilepas!', Nadiem Makarim Muncul Pakai Gelang Detektor di Sidang Korupsi Chromebook

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 14:32 WIB