24 Jam Penuh Gejolak di Selat Hormuz, Apa Saja yang Terjadi?

Pebriansyah Ariefana

Senin, 20 April 2026 | 12:38 WIB
24 Jam Penuh Gejolak di Selat Hormuz, Apa Saja yang Terjadi?
Selat Hormuz (Freepic)
  • Iran kembali memblokade Selat Hormuz sebagai balasan atas blokade pelabuhan oleh Amerika Serikat.

  • Donald Trump mengancam akan melakukan pemboman jika gencatan senjata berakhir tanpa ada kesepakatan.

  • Militer Iran menyatakan kesiapan menggunakan rudal produksi terbaru tahun 2026 dalam perang mendatang.

Jenderal Mohammed Naqdi menyatakan kesiapan mereka menggunakan peluru kendali dengan spesifikasi produksi paling mutakhir jika peperangan terbuka benar-benar kembali meletus.

“Jika perang dimulai lagi, kami akan menggunakan rudal yang tanggal produksinya adalah Mei 2026,” ungkap Jenderal Mohammed Naqdi kepada media setempat pada hari Sabtu.

Ia juga menekankan bahwa selama ini Teheran telah bersikap sabar agar tidak mengganggu stabilitas produksi minyak dan kepentingan ekonomi masyarakat dunia.

“Kami bisa menghentikan produksi minyak, tetapi kami tidak ingin menimbulkan gangguan bagi dunia, jadi kami bertindak dengan sabar,” tambah Naqdi dalam keterangannya.

Meski demikian, Presiden Donald Trump justru menunjukkan sikap yang kontradiktif dengan mengklaim bahwa proses komunikasi dengan pihak Iran sedang berjalan lancar.

Trump menegaskan bahwa Amerika Serikat tidak akan pernah mau ditekan oleh ancaman atau pemerasan diplomatik yang dilakukan oleh rezim Teheran saat ini.

Risiko Bom dan Kegagalan Gencatan Senjata

Hambatan utama dalam dialog ini masih berkutat pada isu pengayaan uranium serta tuntutan Amerika Serikat agar Iran menyerahkan seluruh cadangan uranium mereka.

Hingga saat ini, Dewan Keamanan Nasional Iran masih menimbang tawaran baru dari Washington tanpa memberikan kepastian kapan mereka akan memberikan jawaban resmi.

Trump bahkan telah melontarkan ancaman militer terbuka bahwa opsi serangan udara akan diambil jika kesepakatan perpanjangan gencatan senjata gagal dicapai segera.

“Mungkin saya tidak akan memperpanjangnya, sehingga Anda akan menghadapi blokade dan sayangnya kita harus mulai menjatuhkan bom lagi,” ucap Trump pada hari Jumat.

Di tengah situasi genting tersebut, para pejabat tinggi pertahanan dan intelijen Amerika Serikat terlihat mulai berkumpul secara intensif di Gedung Putih.

Krisis di Selat Hormuz bermula dari ketegangan nuklir kronis antara Amerika Serikat di bawah kepemimpinan Donald Trump dan Republik Islam Iran selama beberapa tahun terakhir.

Selat Hormuz merupakan titik sumbat paling krusial bagi pasokan energi dunia, di mana sekitar seperlima dari total konsumsi minyak bumi global melintasi jalur ini.

Pemberlakuan blokade pelabuhan oleh AS merupakan sanksi ekonomi berat untuk memaksa Iran menghentikan program nuklirnya, yang dibalas Iran dengan ancaman penutupan jalur laut.

Gencatan senjata sementara yang akan berakhir pada 21 April mendatang tadinya diharapkan menjadi pintu masuk bagi perdamaian permanen, namun justru memicu ketidakpastian baru.

Absennya transparansi dalam jalur negosiasi membuat pasar energi dunia sangat fluktuatif terhadap setiap pernyataan yang keluar dari kedua belah pihak yang bertikai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sumpah Serapah Militer Iran! Segera Merespons Usai Kapal Perusak AS Berulah

Sumpah Serapah Militer Iran! Segera Merespons Usai Kapal Perusak AS Berulah

News | Senin, 20 April 2026 | 12:24 WIB

Selat Hormuz Diblokade Iran, AS Mulai Incar Selat Malaka? Kapal Perang Trump Lintasi Perairan RI

Selat Hormuz Diblokade Iran, AS Mulai Incar Selat Malaka? Kapal Perang Trump Lintasi Perairan RI

News | Senin, 20 April 2026 | 12:01 WIB

Tampang Eks Tentara AS Pelaku Penembakan Massal di Louisiana: 8 Anak Dihabisi di Dalam Rumah

Tampang Eks Tentara AS Pelaku Penembakan Massal di Louisiana: 8 Anak Dihabisi di Dalam Rumah

News | Senin, 20 April 2026 | 11:22 WIB

Terkini

Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!

Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 00:05 WIB

Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media

Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 23:11 WIB

Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara

Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:45 WIB

Megawati Bakal Terima Penghargaan dari Timor Leste, PDIP Jajaki Kerja Sama Strategis

Megawati Bakal Terima Penghargaan dari Timor Leste, PDIP Jajaki Kerja Sama Strategis

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:32 WIB

Prabowo ke Petugas MBG: Tak Mau Bekerja Baik, Silakan Minggir!

Prabowo ke Petugas MBG: Tak Mau Bekerja Baik, Silakan Minggir!

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:22 WIB

Dadan Hindayana Ditahan, Irma Suryani Prihatin DPR Tak Punya Alat Sanksi untuk Mitra Kerja

Dadan Hindayana Ditahan, Irma Suryani Prihatin DPR Tak Punya Alat Sanksi untuk Mitra Kerja

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:06 WIB

Jabar Raih Penghargaan Terbaik Dalam Anugerah Kearsipan 2026, Bukti Hormati Setiap Jejak Sejarah

Jabar Raih Penghargaan Terbaik Dalam Anugerah Kearsipan 2026, Bukti Hormati Setiap Jejak Sejarah

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:52 WIB

KPK Sita 7 Mobil hingga Emas dalam OTT Imigrasi Jakbar

KPK Sita 7 Mobil hingga Emas dalam OTT Imigrasi Jakbar

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:38 WIB

KPK Ungkap Wamen Imigrasi Silmy Karim Diduga Terlibat Kasus Izin Tinggal WNA

KPK Ungkap Wamen Imigrasi Silmy Karim Diduga Terlibat Kasus Izin Tinggal WNA

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:27 WIB

Tolak Wacana Rusun, Korban Kebakaran Kemayoran Minta Pemerintah Bantu Bangun Rumah Lagi

Tolak Wacana Rusun, Korban Kebakaran Kemayoran Minta Pemerintah Bantu Bangun Rumah Lagi

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:15 WIB