Kasus Ketamin Melonjak 300 Persen, BPOM Siapkan Gerakan Nasional Lawan Penyalahgunaan Obat

Vania Rossa

Senin, 20 April 2026 | 13:18 WIB
Kasus Ketamin Melonjak 300 Persen, BPOM Siapkan Gerakan Nasional Lawan Penyalahgunaan Obat
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Taruna Ikrar. [Suara.com/Nur Saylil Inayah]
  • BPOM meluncurkan Aksi Nasional Pencegahan Penyalahgunaan Obat untuk menekan distribusi ilegal yang meningkat tajam di Indonesia sejak 2022.
  • Kepala BPOM Taruna Ikrar menetapkan ketamin sebagai Obat-Obat Tertentu dengan pengawasan ketat melalui Peraturan BPOM Nomor 12 Tahun 2025.
  • Strategi penanganan mencakup kolaborasi lintas sektor, pelibatan anak muda, serta penggunaan sistem informasi digital untuk memantau peredaran obat.

Suara.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) resmi menabuh genderang perang terhadap tren penyalahgunaan obat-obatan di Indonesia. Dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi IX DPR RI, Senin (20/4/2026), Kepala BPOM Taruna Ikrar mengumumkan rencana peluncuran Aksi Nasional Pencegahan Penyalahgunaan Obat guna menekan angka distribusi ilegal yang kian mengkhawatirkan.

Langkah ini diambil menyusul temuan data distribusi obat tertentu, khususnya ketamin, yang mengalami lonjakan drastis dalam tiga tahun terakhir.

BPOM menyoroti distribusi ketamin yang meroket tajam. Ketamin sebenarnya adalah obat anestesi (pembius) untuk prosedur operasi, namun kerap disalahgunakan karena efek halusinasinya. Berikut data lonjakan distribusinya:

  • 2022: 134 ribu unit
  • 2023: 235 ribu unit
  • 2024: 440 ribu unit (Melesat lebih dari 300% dibandingkan 2022)

Meskipun tidak masuk dalam kategori narkotika, potensi bahayanya membuat BPOM merespons cepat melalui Peraturan BPOM Nomor 12 Tahun 2025. Regulasi ini memasukkan ketamin ke dalam daftar Obat-Obat Tertentu yang pengawasannya diperketat secara khusus.

Strategi Gerakan Nasional: Edukasi dan Digitalisasi

BPOM tidak ingin bekerja sendiri. Taruna Ikrar menjelaskan ada tiga pilar utama dalam aksi nasional ini:

  • Kolaborasi Lintas Sektor: Memperkuat kerja sama dengan lembaga terkait dan dukungan legislatif dari DPR RI.
  • Keterlibatan Anak Muda: Menginisiasi gerakan muda untuk menjadi garda terdepan dalam melawan peredaran obat-obat terlarang di lingkungan sebaya.
  • Sistem Informasi Terpadu: Meluncurkan platform digital untuk memantau sekaligus melaporkan peredaran obat dan makanan yang mencurigakan secara real-time.

"Kami berharap melalui gerakan ini, kesadaran masyarakat meningkat dan pengawasan bisa dilakukan secara menyeluruh dari hulu ke hilir," ujar Taruna, dikutip dari ANTARA.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nutri-Level di Kemasan Makanan: Apa Saja yang Perlu Diketahui Sebelum Memilih?

Nutri-Level di Kemasan Makanan: Apa Saja yang Perlu Diketahui Sebelum Memilih?

News | Jum'at, 17 April 2026 | 15:37 WIB

BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan

BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:04 WIB

Produk Makanan Segera Punya Label Gula, Garam, Lemak Level A-D: Dari Sehat hingga Berisiko

Produk Makanan Segera Punya Label Gula, Garam, Lemak Level A-D: Dari Sehat hingga Berisiko

News | Selasa, 14 April 2026 | 19:00 WIB

Terkini

Wacana '98 Jilid 2' Mengemuka, Pakar Sebut Situasi Belum Selevel Reformasi

Wacana '98 Jilid 2' Mengemuka, Pakar Sebut Situasi Belum Selevel Reformasi

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 13:50 WIB

Sering Dipingpong Antarinstansi, Banyak Korban Kekerasan Akhirnya Pilih Stop Mengadu

Sering Dipingpong Antarinstansi, Banyak Korban Kekerasan Akhirnya Pilih Stop Mengadu

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 13:47 WIB

Sony Sonjaya Bakal Bongkar Nama-Nama Besar 'Pemain' MBG, LPSK Siap Beri Perlindungan

Sony Sonjaya Bakal Bongkar Nama-Nama Besar 'Pemain' MBG, LPSK Siap Beri Perlindungan

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 13:45 WIB

BGN Alihkan Jatah MBG dari Sekolah Elite ke Wilayah 3T, Nanik: Fokus Perbaiki Kualitas

BGN Alihkan Jatah MBG dari Sekolah Elite ke Wilayah 3T, Nanik: Fokus Perbaiki Kualitas

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 13:25 WIB

Sony Sanjaya Ajukan JC: Klaim Ditekan Nama Besar, Bukan Otak di Balik Korupsi MBG!

Sony Sanjaya Ajukan JC: Klaim Ditekan Nama Besar, Bukan Otak di Balik Korupsi MBG!

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 13:24 WIB

Jawab Isu Penggulingan Prabowo, Golkar: Raison dEtre Gejolak Politik Masih Bisa Dicegah!

Jawab Isu Penggulingan Prabowo, Golkar: Raison dEtre Gejolak Politik Masih Bisa Dicegah!

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 13:05 WIB

Dishub Tertibkan Parkir Liar di Dukuh Atas Usai Picu Kemacetan dan Viral di Medsos

Dishub Tertibkan Parkir Liar di Dukuh Atas Usai Picu Kemacetan dan Viral di Medsos

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 12:23 WIB

Rupiah Melemah dan Daya Beli Turun, Indonesia Berpotensi Mengarah ke Krisis Ekonomi

Rupiah Melemah dan Daya Beli Turun, Indonesia Berpotensi Mengarah ke Krisis Ekonomi

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 12:18 WIB

Sony Sonjaya Ajukan JC, Siap Ungkap Nama-nama Besar di Balik Korupsi MBG

Sony Sonjaya Ajukan JC, Siap Ungkap Nama-nama Besar di Balik Korupsi MBG

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 12:06 WIB

Sikat Sampai Akarnya! KPK Didesak Transparan Bongkar Mafia Imigrasi yang Seret Silmy Karim

Sikat Sampai Akarnya! KPK Didesak Transparan Bongkar Mafia Imigrasi yang Seret Silmy Karim

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 11:43 WIB