Iran Balas Dendam Tembak Kapal Amerika Serikat Setelah Kapal Kargonya Dicegat di Teluk Oman

Pebriansyah Ariefana

Senin, 20 April 2026 | 14:47 WIB
Iran Balas Dendam Tembak Kapal Amerika Serikat Setelah Kapal Kargonya Dicegat di Teluk Oman
Aksi saling serang di wilayah perairan Teluk Oman kembali memanas setelah militer Iran meluncurkan kawanan drone ke arah armada Amerika Serikat. (Al Jazeera)
baca 10 detik
  • Iran menyerang kapal Amerika Serikat dengan drone sebagai aksi balasan penyitaan kapal TOUSKA.

  • Amerika Serikat mengklaim kapal kargo Iran tersebut mencoba melanggar blokade laut internasional.

  • Insiden ini secara resmi mengakhiri gencatan senjata dua pekan yang dimediasi oleh Pakistan.

Suara.com - Aksi saling serang di wilayah perairan Teluk Oman kembali memanas setelah militer Iran meluncurkan kawanan drone ke arah armada Amerika Serikat.

Langkah ofensif ini diambil sebagai respons langsung atas tindakan militer Amerika Serikat yang mencegat dan menguasai kapal kargo berbendera Iran.

Dikutip dari Anadolu, insiden ini menandai berakhirnya ketenangan singkat di kawasan tersebut sekaligus mengancam stabilitas keamanan jalur perdagangan internasional secara signifikan.

Sebuah gambar yang diperoleh AFP dari Kantor Berita Iran ISNA pada 13 Juni 2019 menunjukkan api dan asap mengepul dari kapal tanker Front Altair milik Norwegia yang dilaporkan telah diserang di perairan Teluk Oman. (AFP)
Sebuah gambar yang diperoleh AFP dari Kantor Berita Iran ISNA pada 13 Juni 2019 menunjukkan api dan asap mengepul dari kapal tanker Front Altair milik Norwegia yang dilaporkan telah diserang di perairan Teluk Oman. (AFP)

Kantor berita Tasnim melaporkan bahwa pesawat tak berawak tersebut menyasar beberapa kapal milik Amerika Serikat pada hari Minggu waktu setempat.

Meskipun laporan tersebut tidak merinci jenis kapal yang menjadi target, aksi ini dipastikan sebagai bentuk pembalasan atas nasib kapal TOUSKA.

Sebelumnya, kapal kontainer TOUSKA dilaporkan telah dihadang dan dinaiki secara paksa oleh pasukan Amerika Serikat di tengah laut.

Kapal yang bertolak dari Pelajar Klang Malaysia sejak 12 April ini sedianya tengah melakukan pelayaran menuju pelabuhan Bandar Abbas.

Pihak berwenang Iran mengklaim bahwa sebelum melakukan penguasaan fisik, militer Amerika Serikat terlebih dahulu melumpuhkan sistem navigasi kapal tersebut.

Juru bicara militer Iran, Ebrahim Zolfaghari, mengecam keras tindakan tersebut dan menyebutnya sebagai aksi perompakan bersenjata yang dilakukan negara.

baca juga

Zolfaghari menyatakan, “Amerika Serikat yang agresif, dengan melanggar gencatan senjata dan melakukan pembajakan maritim, menyerang salah satu kapal Iran setelah melumpuhkan sistem navigasinya.”

Pelanggaran Gencatan Senjata Oleh Amerika Serikat

Pihak Iran menilai tindakan ini merupakan pengkhianatan terhadap kesepakatan damai sementara yang diprakarsai oleh Pakistan pada awal April lalu.

Militer Teheran berpendapat bahwa pergerakan kapal mereka sepenuhnya legal dan tidak melanggar ketentuan hukum laut yang berlaku saat ini.

Zolfaghari menambahkan bahwa pasukan Amerika Serikat menaiki kapal tersebut setelah mengerahkan “sejumlah marinir teroris” ke atas dek kapal kargo itu.

Kekecewaan mendalam disampaikan oleh Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya yang melihat hal ini sebagai upaya provokasi terbuka di zona maritim.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Orang Dekat Donald Trump Pastikan Selat Hormuz Tidak Bakal Dibuka Sampai Ini Terjadi

Orang Dekat Donald Trump Pastikan Selat Hormuz Tidak Bakal Dibuka Sampai Ini Terjadi

News | Senin, 20 April 2026 | 13:49 WIB

Ribuan Pelaut Terjebak Akibat Selat Hormuz Ditutup Lagi, Mulai Stres dan Frustrasi

Ribuan Pelaut Terjebak Akibat Selat Hormuz Ditutup Lagi, Mulai Stres dan Frustrasi

News | Senin, 20 April 2026 | 13:29 WIB

Donald Trump Cari Musuh Baru! Washington Ancam Kuba: Bebaskan Tapol atau Kami Serang

Donald Trump Cari Musuh Baru! Washington Ancam Kuba: Bebaskan Tapol atau Kami Serang

News | Senin, 20 April 2026 | 13:02 WIB

Terkini

BRI DPLK Bisa Dibuka lewat BRImo, Solusi Praktis Siapkan Dana Pensiun Sejak Dini

BRI DPLK Bisa Dibuka lewat BRImo, Solusi Praktis Siapkan Dana Pensiun Sejak Dini

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 18:43 WIB

LPS Medan Ajak Anak Muda Naik Level: Melek Finansial, Kreatif, dan Siap Berbisnis

LPS Medan Ajak Anak Muda Naik Level: Melek Finansial, Kreatif, dan Siap Berbisnis

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 18:41 WIB

Tragedi KM Virgo Transport 8, Politisi PDIP Tagih Janji Menhub Tegakkan Aturan

Tragedi KM Virgo Transport 8, Politisi PDIP Tagih Janji Menhub Tegakkan Aturan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 18:40 WIB

Tragedi KM Virgo Transport 8, Pakar ITS Soroti Kesesuaian Desain Kapal dengan Perairan Indonesia

Tragedi KM Virgo Transport 8, Pakar ITS Soroti Kesesuaian Desain Kapal dengan Perairan Indonesia

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 18:36 WIB

Soal OTT Pejabat BPN, Anggota DPR Minta KPK Usut Tuntas: Jangan Ada yang Dilindungi!

Soal OTT Pejabat BPN, Anggota DPR Minta KPK Usut Tuntas: Jangan Ada yang Dilindungi!

News | Selasa, 15 September 2026 | 18:32 WIB

BYAN Anjlok Usai Umumkan Force Majeur, Revisi RKAB Mandek di tengah Isu Diambil Alih Haji Isam

BYAN Anjlok Usai Umumkan Force Majeur, Revisi RKAB Mandek di tengah Isu Diambil Alih Haji Isam

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 18:30 WIB

Kemarau Panjang Mengintai, Warga Jakarta Bisa Lapor via 112 Jika Kesulitan Air Bersih

Kemarau Panjang Mengintai, Warga Jakarta Bisa Lapor via 112 Jika Kesulitan Air Bersih

News | Selasa, 15 September 2026 | 18:29 WIB

Warga Makkah dan Jeddah Diminta Berlindung Usai Alert Darurat Serangan Rudal

Warga Makkah dan Jeddah Diminta Berlindung Usai Alert Darurat Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 18:29 WIB

Siapkan Dana Pensiun Sejak Dini, BRI DPLK Kini Lebih Praktis Dibuka lewat BRImo

Siapkan Dana Pensiun Sejak Dini, BRI DPLK Kini Lebih Praktis Dibuka lewat BRImo

Jogja | Selasa, 15 September 2026 | 18:28 WIB

OTT KPK Dugaan Suap HGB, Uang Rp100 Miliar Disita, Bos Summarecon Diamankan

OTT KPK Dugaan Suap HGB, Uang Rp100 Miliar Disita, Bos Summarecon Diamankan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 18:27 WIB

×