Daftar Wilayah Jepang Dihantam Tsunami Hari Ini

Pebriansyah Ariefana

Senin, 20 April 2026 | 17:41 WIB
Daftar Wilayah Jepang Dihantam Tsunami Hari Ini
ILUSTRASI Tsunami (Shutterstock)
  • Gempa magnitudo 7,5 di Sanriku memicu tsunami setinggi 3 meter di wilayah Jepang utara.

  • Air laut telah mencapai pelabuhan di Iwate dan Aomori dengan ketinggian yang terus meningkat.

  • Layanan kereta cepat Shinkansen dan kereta lokal dihentikan total demi keamanan seluruh penumpang.

Suara.com - Gelombang tsunami mulai menghantam kawasan pesisir utara Jepang menyusul guncangan gempa berkekuatan magnitudo 7,5 yang terjadi pada Senin petang.

Ancaman kenaikan air laut ini memaksa otoritas setempat mengeluarkan status siaga demi melindungi penduduk di sepanjang garis pantai Prefektur Iwate.

Potensi bahaya ini muncul di tengah kepanikan warga setelah getaran hebat terasa hingga ke berbagai wilayah di bagian utara negara tersebut.

Dikutip dari NHK, Badan Meteorologi Jepang mencatat titik gempa berada di lepas pantai Sanriku pada pukul 16.53 waktu setempat dengan intensitas yang sangat besar.

Kondisi geografis wilayah terdampak membuat pergerakan air laut menjadi ancaman serius bagi keselamatan masyarakat yang bermukim di daerah rendah.

Prediksi awal menunjukkan bahwa tsunami di wilayah Prefektur Iwate dapat mencapai ketinggian hingga 3 meter di atas permukaan laut.

Selain Iwate, peringatan waspada juga diberlakukan untuk sebagian wilayah di Hokkaido serta Prefektur Aomori guna mengantisipasi luapan air.

Petugas pemantau memperingatkan masyarakat agar segera menjauh dari garis pantai dan mencari tempat yang lebih tinggi secepat mungkin.

Di sisi lain, kawasan seperti Miyagi dan Fukushima juga masuk dalam zona peringatan dengan estimasi kenaikan air setinggi 1 meter.

Pemerintah Jepang terus memantau pergerakan laut melalui sensor dasar laut untuk memastikan akurasi data ancaman tsunami yang sedang berlangsung.

Catatan Ketinggian Tsunami yang Menghantam Pelabuhan

Air laut sudah mulai memasuki daratan melalui Pelabuhan Kuji di Iwate dengan ketinggian tercatat mencapai 80 sentimeter.

Pantauan Suara.com di live streaming TV Jepang NHK, laporan terbaru menunjukkan bahwa permukaan air di lokasi tersebut masih terus merangkak naik secara signifikan dan membahayakan area dermaga.

Pelabuhan Miyako yang juga berada di Prefektur Iwate tidak luput dari terjangan ombak dengan ketinggian sekitar 40 sentimeter.

Sementara itu, dalam layar TV NHK juga terpampang wilayah Prefektur Aomori melaporkan adanya kenaikan air setinggi 30 sentimeter tepatnya di area Pelabuhan Hachinohe.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jepang Cek PLTN Onagawa dan Fukushima Daini Usai Gempa Besar dan Tsunami Hari Ini

Jepang Cek PLTN Onagawa dan Fukushima Daini Usai Gempa Besar dan Tsunami Hari Ini

News | Senin, 20 April 2026 | 17:24 WIB

Tsunami Mengintai Usai Gempa 7,5 M! Warga Jepang Lari ke Dataran Tinggi

Tsunami Mengintai Usai Gempa 7,5 M! Warga Jepang Lari ke Dataran Tinggi

News | Senin, 20 April 2026 | 17:16 WIB

BMKG Pastikan Tsunami Jepang Tidak Sampai Indonesia

BMKG Pastikan Tsunami Jepang Tidak Sampai Indonesia

News | Senin, 20 April 2026 | 17:02 WIB

Terkini

Gencatan Senjata, Menhan Katz: Pasukan Israel Tetap di Lebanon

Gencatan Senjata, Menhan Katz: Pasukan Israel Tetap di Lebanon

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 15:14 WIB

Bawa Jasa Internasional ke Ruang Sidang, Pengacara Anggota BAIS Sebut Kliennya Bukan Kriminal Tulen

Bawa Jasa Internasional ke Ruang Sidang, Pengacara Anggota BAIS Sebut Kliennya Bukan Kriminal Tulen

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 15:07 WIB

Menteri Imipas Buka Akses Data untuk KPK Usut Kasus Silmy Karim Cs

Menteri Imipas Buka Akses Data untuk KPK Usut Kasus Silmy Karim Cs

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 14:56 WIB

Tak Punya Dealer dan Bengkel Aktif, Pengadaan Motor Listrik BGN Tidak Penuhi Syarat

Tak Punya Dealer dan Bengkel Aktif, Pengadaan Motor Listrik BGN Tidak Penuhi Syarat

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 14:50 WIB

Pukat UGM Desak Kejagung 'Follow The Money' Kasus MBG hingga ke SPPG: Siapa Saja yang Kecipratan?

Pukat UGM Desak Kejagung 'Follow The Money' Kasus MBG hingga ke SPPG: Siapa Saja yang Kecipratan?

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 14:40 WIB

Tegas! Perang AS-Israel vs Iran Akan Selesai Jika Militer Israel Angkat Kaki dari Lebanon

Tegas! Perang AS-Israel vs Iran Akan Selesai Jika Militer Israel Angkat Kaki dari Lebanon

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 14:35 WIB

Main Mata Dadan Cs Sedot Miliaran Uang MBG per Hari, Kejagung: Mereka Bertiga Kerja Sama!

Main Mata Dadan Cs Sedot Miliaran Uang MBG per Hari, Kejagung: Mereka Bertiga Kerja Sama!

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 14:34 WIB

Resmi Dibuka, Seminar KAGAMA HSE 2026 di UGM Ingatkan Ancaman Bencana Sektor Industri Nasional

Resmi Dibuka, Seminar KAGAMA HSE 2026 di UGM Ingatkan Ancaman Bencana Sektor Industri Nasional

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 14:33 WIB

Rupiah Tembus Rp 18.000 per Dolar AS, DPR Desak Menkeu dan BI Segera Bertindak

Rupiah Tembus Rp 18.000 per Dolar AS, DPR Desak Menkeu dan BI Segera Bertindak

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 14:25 WIB

Riset UI Ungkap Fakta Pahit, Rokok Jadi Penghambat Utama Program MBG

Riset UI Ungkap Fakta Pahit, Rokok Jadi Penghambat Utama Program MBG

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 14:14 WIB