Tsunami Mengintai Usai Gempa 7,5 M! Warga Jepang Lari ke Dataran Tinggi

Galih Prasetyo

Senin, 20 April 2026 | 17:16 WIB
Tsunami Mengintai Usai Gempa 7,5 M! Warga Jepang Lari ke Dataran Tinggi
Stefan Keller/Pixabay . [Stefan Keller/Pixabay]
baca 10 detik
  • Gempa berkekuatan 7,5 magnitudo mengguncang lepas pantai timur laut Jepang pada Senin, 20 April, memicu peringatan dini tsunami.
  • Pemerintah memerintahkan evakuasi warga ke lokasi aman serta menghentikan sementara operasional kereta cepat Tohoku Shinkansen demi keselamatan.
  • Otoritas melaporkan belum ada korban jiwa maupun kerusakan serius, namun masyarakat tetap diminta waspada terhadap potensi tsunami.

Suara.com - Gempa bumi berkekuatan 7,5 magnitudo mengguncang di lepas pantai timur laut Jepang pada Senin (20/4) waktu setempat.

Otoritas setempat langsung mengeluarkan peringatan tsunami dan meminta warga menjauhi wilayah pesisir.

Dilansir dari FNN, gelombang tsunami diperkirakan mencapai Kota Hakodate, Hokkaido, Jepang pada pukul 18:00 waktu setempat atau 16:00 WIB.

Namun dari laporan terbaru media Jepang tersebut, belum terlihat perubahan signifikan pada tinggi gelombang di wilayah pelabuhan.

Pantauan dari kawasan dataran tinggi di Motomachi Park menunjukkan banyak warga telah mengungsi.

Sejumlah kendaraan terlihat memadati area tersebut, sementara sebagian warga memilih berjalan kaki menuju lokasi aman.

Warga tampak cemas dan terus memantau kondisi laut dari kejauhan.

Meski situasi relatif terkendali, peringatan tsunami masih diberlakukan oleh otoritas setempat.

Pemerintah Kota Hakodate menyatakan belum ada laporan korban luka maupun insiden serius.

baca juga

“Sejauh ini tidak ada informasi mengenai korban luka dan situasi tetap terkendali,” demikian pernyataan resmi pemkot Hakodate.

Meski begitu, masyarakat diminta tetap waspada dan tidak kembali ke wilayah pesisir. Otoritas menegaskan potensi perubahan kondisi masih bisa terjadi sewaktu-waktu.

Setidaknya 25 pemerintah daerah, terutama di kawasan Tohoku, telah mengeluarkan instruksi evakuasi bagi warga.

Masyarakat diminta segera menjauh dari garis pantai dan menuju lokasi yang lebih tinggi.

Dampak gempa juga mengganggu transportasi. Layanan kereta cepat Tohoku Shinkansen antara Tokyo dan Shin-Aomori dihentikan sementara sebagai langkah pengamanan.

Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi, mengatakan pemerintah tengah memeriksa dampak gempa terhadap korban jiwa dan kerusakan bangunan.

“Kami terus mengonfirmasi kondisi di lapangan,” ujarnya kepada awak media.

Sejumlah wilayah dilaporkan mengalami guncangan kuat dengan intensitas hingga level “upper 5” pada skala Jepang.

Hingga kini, otoritas masih memantau potensi tsunami lanjutan dan gempa susulan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BMKG Pastikan Tsunami Jepang Tidak Sampai Indonesia

BMKG Pastikan Tsunami Jepang Tidak Sampai Indonesia

News | Senin, 20 April 2026 | 17:02 WIB

Jepang Dihantam Tsunami Pertama usai Gempa Besar 7,5 SR

Jepang Dihantam Tsunami Pertama usai Gempa Besar 7,5 SR

News | Senin, 20 April 2026 | 16:51 WIB

PM Jepang Minta Warganya Evakuasi ke Tempat Lebih Tinggi Usai Peringatan Tsunami 3 Meter

PM Jepang Minta Warganya Evakuasi ke Tempat Lebih Tinggi Usai Peringatan Tsunami 3 Meter

News | Senin, 20 April 2026 | 16:37 WIB

Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan

Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan

News | Senin, 20 April 2026 | 16:07 WIB

Anime Jepang Jadi 'Minyak Baru', Gaya Hidup Remaja Arab Saudi Berubah Total

Anime Jepang Jadi 'Minyak Baru', Gaya Hidup Remaja Arab Saudi Berubah Total

News | Senin, 20 April 2026 | 15:52 WIB

Terkini

Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay

Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 23:07 WIB

Menembus Macet demi Langit Bersih: Catatan Acara Lintas Komunitas Kemenhub

Menembus Macet demi Langit Bersih: Catatan Acara Lintas Komunitas Kemenhub

Your Say | Senin, 20 Juli 2026 | 22:52 WIB

Berawal dari Dapur Rumahan, Camilan BUNCY Kini Mendunia Bersama BRI

Berawal dari Dapur Rumahan, Camilan BUNCY Kini Mendunia Bersama BRI

Bri | Senin, 20 Juli 2026 | 22:40 WIB

Terjaring OTT, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini tiba di KPK

Terjaring OTT, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini tiba di KPK

Foto | Senin, 20 Juli 2026 | 22:24 WIB

Banyak Sekolah Rusak? Prabowo Janji Bereskan Semuanya Sebelum 2029

Banyak Sekolah Rusak? Prabowo Janji Bereskan Semuanya Sebelum 2029

News | Senin, 20 Juli 2026 | 22:15 WIB

Gaji Bukan Hambatan, Pep Guardiola Berpeluang Tangani Timnas Italia

Gaji Bukan Hambatan, Pep Guardiola Berpeluang Tangani Timnas Italia

Bola | Senin, 20 Juli 2026 | 21:37 WIB

Pakar Jelaskan Soal BPA pada Galon Guna Ulang, Benarkah Berbahaya?

Pakar Jelaskan Soal BPA pada Galon Guna Ulang, Benarkah Berbahaya?

Health | Senin, 20 Juli 2026 | 21:27 WIB

Green Label Jadi Tren Baru Bangunan, Material Ramah Lingkungan Semakin Diminati

Green Label Jadi Tren Baru Bangunan, Material Ramah Lingkungan Semakin Diminati

Lifestyle | Senin, 20 Juli 2026 | 21:16 WIB

Mendagri Tito Heran Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Padahal Sudah Ikut Retret

Mendagri Tito Heran Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Padahal Sudah Ikut Retret

News | Senin, 20 Juli 2026 | 21:15 WIB

Kriminolog: TPPU Pintu Masuk untuk Kasus Eks Jampidsus

Kriminolog: TPPU Pintu Masuk untuk Kasus Eks Jampidsus

News | Senin, 20 Juli 2026 | 21:13 WIB

×