Trio Pemimpin Dunia Ini Dijuluki Predator dan Bikin Rusak Tatanan Global

Galih Prasetyo

Selasa, 21 April 2026 | 09:20 WIB
Trio Pemimpin Dunia Ini Dijuluki Predator dan Bikin Rusak Tatanan Global
Amnesty International melontarkan kritik keras terhadap para pemimpin dunia, termasuk Benjamin Netanyahu, Vladimir Putin, dan Donald Trump, yang dinilai berperan besar dalam kemunduran hak asasi manusia (HAM). [White House]
  • Amnesty International mengkritik Netanyahu, Putin, dan Trump sebagai pemimpin yang memperburuk kemunduran hak asasi manusia secara global.
  • Konflik di Gaza, Ukraina, dan Iran melemahkan hukum internasional serta memicu praktik otoriter di berbagai negara dunia.
  • Laporan tersebut mencatat dampak buruk bagi stabilitas global, meski terdapat perlawanan melalui protes serta langkah hukum internasional.

Suara.com - Amnesty International melontarkan kritik keras terhadap para pemimpin dunia, termasuk Benjamin Netanyahu, Vladimir Putin, dan Donald Trump, yang dinilai berperan besar dalam kemunduran hak asasi manusia (HAM).

Ketiganya bahkan disebut sebagai predator dalam laporan tahunan terbaru organisasi HAM dunia tersebut.

Sekretaris Jenderal Amnesty, Agnes Callamard, menilai dunia tengah memasuki fase berbahaya.

“Lingkungan global yang memungkinkan kebrutalan berkembang sudah lama terbentuk,” ujarnya seperti dilansir dari Aljazeera.

Laporan tersebut menyoroti konflik besar yang melibatkan ketiga negara, mulai dari serangan Israel di Gaza, invasi Rusia ke Ukraina, hingga keterlibatan Amerika Serikat dalam serangan ke Iran.

Rusia disebut memperluas kerja sama militer dan intelijen dengan Iran di tengah perang melawan AS-Israel. [Tangkap layar X]
Rusia disebut memperluas kerja sama militer dan intelijen dengan Iran di tengah perang melawan AS-Israel. [Tangkap layar X]

Amnesty menilai tindakan-tindakan tersebut telah melemahkan hukum internasional dan mendorong negara lain meniru pelanggaran serupa.

Callamard menyebut dampak dari kebijakan para pemimpin tersebut sangat dramatis terhadap tatanan global.

“Perilaku ini mendorong munculnya peniru di berbagai belahan dunia dan membuat situasi jauh lebih agresif dibanding beberapa tahun lalu,” katanya.

Dalam laporan setebal ratusan halaman, Amnesty mencatat meningkatnya praktik otoritarian di banyak negara.

“Praktik otoriter telah meningkat secara global,” demikian isi laporan yang juga mendokumentasikan berbagai pelanggaran HAM dari Afghanistan hingga Zimbabwe.

Konflik di Timur Tengah menjadi sorotan utama. Serangan di Gaza disebut telah menewaskan puluhan ribu orang sejak 2023, sementara perang di Ukraina dan eskalasi di Iran turut memperburuk situasi kemanusiaan global.

Amnesty juga mengkritik negara-negara yang dinilai cenderung menenangkan para pemimpin tersebut alih-alih mengambil tindakan tegas.

Bahkan, beberapa negara disebut mulai meniru pendekatan represif yang sama.

Meski demikian, laporan ini juga mencatat adanya perlawanan global. Mulai dari aksi protes generasi muda hingga langkah hukum internasional di International Court of Justice dan International Criminal Court yang mulai menindak sejumlah kasus pelanggaran HAM.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Skandal Pemerintahan Trump! Punya Hubungan Gelap dengan Bodyguard, Menaker AS Mundur

Skandal Pemerintahan Trump! Punya Hubungan Gelap dengan Bodyguard, Menaker AS Mundur

News | Selasa, 21 April 2026 | 09:09 WIB

AS Mulai Ketar-ketir, Bakal Terpukul Jika Harga Bensin Tembus 3 Dolar

AS Mulai Ketar-ketir, Bakal Terpukul Jika Harga Bensin Tembus 3 Dolar

News | Selasa, 21 April 2026 | 09:04 WIB

Iran Sebut Negosiasi Damai Cuma Teater Politik Trump, Teheran Tinggalkan Meja Perundingan

Iran Sebut Negosiasi Damai Cuma Teater Politik Trump, Teheran Tinggalkan Meja Perundingan

News | Selasa, 21 April 2026 | 08:56 WIB

Bocor! Trump Teriak-teriak selama 2 Jam hingga Diusir dari Ruangan saat 2 Pilot Jatuh di Iran

Bocor! Trump Teriak-teriak selama 2 Jam hingga Diusir dari Ruangan saat 2 Pilot Jatuh di Iran

News | Senin, 20 April 2026 | 18:55 WIB

Apa yang Terjadi Jika Iran Menang Perang? Pengamat Sebut Peta Timur Tengah Akan Berubah

Apa yang Terjadi Jika Iran Menang Perang? Pengamat Sebut Peta Timur Tengah Akan Berubah

News | Senin, 20 April 2026 | 17:38 WIB

Terkini

Jelang Duel Indonesia vs Oman, Polisi Kerahkan 1.400 Personel dan Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

Jelang Duel Indonesia vs Oman, Polisi Kerahkan 1.400 Personel dan Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 16:55 WIB

Dijaga Ketat Brimob Bersenjata Laras Panjang, Rumah Silmy Karim Masih Digeledah KPK Sore Ini

Dijaga Ketat Brimob Bersenjata Laras Panjang, Rumah Silmy Karim Masih Digeledah KPK Sore Ini

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 16:51 WIB

Pengamat Soal Alarm '98 Jilid 2': Keresahan Publik Sudah Sangat Besar

Pengamat Soal Alarm '98 Jilid 2': Keresahan Publik Sudah Sangat Besar

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 16:37 WIB

Dedi Mulyadi Minta Bupati dan Wali Kota Hentikan Pembangunan Wisata dan Perumahan di Hutan

Dedi Mulyadi Minta Bupati dan Wali Kota Hentikan Pembangunan Wisata dan Perumahan di Hutan

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 16:32 WIB

Oknum Brimob Ini Tak Cukup Dipecat, Bareskrim Turun Tangan Usut Perannya di Sarang Narkoba Samarinda

Oknum Brimob Ini Tak Cukup Dipecat, Bareskrim Turun Tangan Usut Perannya di Sarang Narkoba Samarinda

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 16:18 WIB

DPR: Korupsi di Imigrasi Jakarta Barat Cederai Reputasi Indonesia di Mata Dunia

DPR: Korupsi di Imigrasi Jakarta Barat Cederai Reputasi Indonesia di Mata Dunia

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 16:12 WIB

Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain

Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 15:50 WIB

Bukan Lagi Desain Keren, Tampilan Bungkus Rokok dan Vape Bakal Dibuat Seragam Begini

Bukan Lagi Desain Keren, Tampilan Bungkus Rokok dan Vape Bakal Dibuat Seragam Begini

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 15:49 WIB

KPK Buru Bukti Baru di Rumah Silmy Karim, Usut Aliran Rp145,5 Miliar Pemerasan Izin Tinggal WNA

KPK Buru Bukti Baru di Rumah Silmy Karim, Usut Aliran Rp145,5 Miliar Pemerasan Izin Tinggal WNA

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 15:37 WIB

JPO Senen Sentral Resmi Beroperasi Kembali Usai Direhabilitasi Total

JPO Senen Sentral Resmi Beroperasi Kembali Usai Direhabilitasi Total

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 15:27 WIB