Iran Sebut Negosiasi Damai Cuma Teater Politik Trump, Teheran Tinggalkan Meja Perundingan

Galih Prasetyo

Selasa, 21 April 2026 | 08:56 WIB
Iran Sebut Negosiasi Damai Cuma Teater Politik Trump, Teheran Tinggalkan Meja Perundingan
Ketegangan di Selat Hormuz kembali memanas setelah kapal perusak Angkatan Laut AS, USS Spruance (DDG-111), mencegat kapal kargo Iran yang mencoba menembus blokade laut. [NY Post]
baca 10 detik
  • Pemerintah Iran secara tegas menolak berpartisipasi dalam perundingan dengan Amerika Serikat yang dimediasi oleh Pakistan di Islamabad.
  • Teheran menetapkan syarat utama berupa penghapusan blokade laut sebelum bersedia melanjutkan kembali proses dialog dengan Washington.
  • Iran menilai tuntutan Amerika tidak realistis dan menyatakan siap menghadapi konfrontasi militer jika tawaran negosiasi merupakan pengelabuan.

Suara.com - Pemerintah Iran menegaskan tidak akan ikut serta dalam putaran baru perundingan dengan Amerika Serikat yang dimediasi Pakistan.

Sikap tersebut disebut belum berubah hingga saat ini, meski Washington mengklaim tim negosiasinya telah bergerak menuju Islamabad.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, sebelumnya menyatakan Wakil Presiden J.D. Vance bersama tim negosiasi sedang dalam perjalanan untuk membahas kelanjutan dialog.

Namun, sumber yang dikutip Tasnim menyebut Teheran tetap pada keputusan awal untuk tidak berpartisipasi.

Iran menegaskan keikutsertaan dalam perundingan hanya akan terjadi jika sejumlah prasyarat dipenuhi.

Ketegangan di Selat Hormuz kembali memanas setelah kapal perusak Angkatan Laut AS, USS Spruance (DDG-111), mencegat kapal kargo Iran yang mencoba menembus blokade laut. [NY Post]
Ketegangan di Selat Hormuz kembali memanas setelah kapal perusak Angkatan Laut AS, USS Spruance (DDG-111), mencegat kapal kargo Iran yang mencoba menembus blokade laut. [NY Post]

Salah satu hambatan utama yang disorot adalah isu blokade laut yang dinilai menjadi penghalang fundamental dalam proses negosiasi.

Menurut laporan tersebut, persoalan blokade laut bahkan telah disampaikan kepada mediator Pakistan.

Pihak mediator disebut telah membahas isu itu langsung dengan Presiden Trump dalam komunikasi terbaru.

Selain itu, Iran juga menilai tuntutan dari pihak Amerika terlalu berlebihan dan tidak realistis.

baca juga

Kondisi ini dinilai tidak memberikan gambaran jelas terkait peluang tercapainya kesepakatan dalam waktu dekat.

Delegasi Iran berpandangan bahwa pendekatan Washington masih dilandasi kesalahan perhitungan, termasuk merujuk pada pengalaman sebelumnya di arena militer.

"Selama pendekatan ini tidak berubah, negosiasi hanya akan menjadi buang-buang waktu,” ucap sumber pemerintah internal Iran.

Teheran menegaskan tidak melihat dasar kuat untuk melanjutkan dialog sebelum hambatan mendasar dihapus dan arah kesepakatan yang dapat diterima mulai terlihat.

Tanpa itu, Iran menilai proses negosiasi hanya sebagai teater politik semata.

Di sisi lain, Iran juga mengantisipasi kemungkinan skenario bahwa tawaran negosiasi hanyalah bentuk pengelabuan.

Dalam konteks tersebut, Teheran mengaku siap menghadapi konfrontasi militer dan memberikan respons tegas jika diperlukan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Xi Jinping: Selat Hormuz Harus Dibuka!

Xi Jinping: Selat Hormuz Harus Dibuka!

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 20:56 WIB

PIS: 94 Persen Kru Kapal Pertamina Adalah WNI

PIS: 94 Persen Kru Kapal Pertamina Adalah WNI

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 19:32 WIB

Bocor! Trump Teriak-teriak selama 2 Jam hingga Diusir dari Ruangan saat 2 Pilot Jatuh di Iran

Bocor! Trump Teriak-teriak selama 2 Jam hingga Diusir dari Ruangan saat 2 Pilot Jatuh di Iran

News | Senin, 20 April 2026 | 18:55 WIB

Apa yang Terjadi Jika Iran Menang Perang? Pengamat Sebut Peta Timur Tengah Akan Berubah

Apa yang Terjadi Jika Iran Menang Perang? Pengamat Sebut Peta Timur Tengah Akan Berubah

News | Senin, 20 April 2026 | 17:38 WIB

Rudal Iran Hancurkan 1.000 Rumah Tel Aviv Hingga Tak Layak Huni

Rudal Iran Hancurkan 1.000 Rumah Tel Aviv Hingga Tak Layak Huni

News | Senin, 20 April 2026 | 22:05 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×