Bos FBI Klaim Punya Bukti Kecurangan Pemilu 2020, Joe Biden Bakal Ditangkap?

Galih Prasetyo

Selasa, 21 April 2026 | 14:46 WIB
Bos FBI Klaim Punya Bukti Kecurangan Pemilu 2020, Joe Biden Bakal Ditangkap?
ilustrasi FBI (fbi.gov)
  • Direktur FBI Kash Patel mengklaim memiliki bukti kecurangan Pemilu AS 2020 dan berencana melakukan penangkapan dalam waktu dekat.
  • FBI bekerja sama dengan Departemen Kehakiman dan jaksa federal di Florida untuk memproses penyelidikan kasus konspirasi tersebut.
  • Pernyataan Patel memicu perdebatan publik karena banyaknya gugatan hukum terkait kecurangan pemilu sebelumnya yang telah ditolak pengadilan.

Suara.com - Direktur FBI Kash Patel, mengklaim pihaknya telah mengantongi informasi yang mendukung tuduhan kecurangan dalam Pemilu AS 2020.

Patel bahkan menyebut penangkapan terkait kasus tersebut akan segera dilakukan dalam waktu dekat.

“Saya akan bilang, tunggu saja minggu ini. Anda mungkin akan melihat sesuatu,” ujar Patel dilansir dari USA Today, Selasa (21/4).

Presiden Donald Trump selama bertahun-tahun memang menyebut pemilu 2020 yang dimenangi Joe Biden sebagai hasil kecurangan.

Namun, klaim tersebut telah ditolak di hampir seluruh gugatan hukum yang diajukan.

Patel menegaskan FBI kini bekerja sama dengan Departemen Kehakiman untuk memproses kasus tersebut.

“Kami punya semua informasi yang dibutuhkan dan kami akan melakukan penangkapan. Ini akan segera terjadi,” katanya.

Mantan Presiden Amerika Serikat, Joe Biden. [Dok. Antara]
Mantan Presiden Amerika Serikat, Joe Biden. [Dok. Antara]

Patel juga menyebut penyelidikan ini menjadi bagian dari kasus konspirasi yang lebih luas.

Meski demikian, Patel tidak merinci bukti yang dimaksud dengan alasan proses hukum masih berjalan.

Di sisi lain, pernyataan ini memicu kembali perdebatan publik di Amerika Serikat.

Sejumlah pihak mempertanyakan dasar klaim tersebut, mengingat sebelumnya puluhan gugatan terkait pemilu 2020 telah gugur di pengadilan.

Situasi semakin kompleks setelah Patel menggugat media The Atlantic senilai 250 juta dolar AS atas laporan yang menuding perilakunya bermasalah.

Patel menyebut laporan tersebut sebagai upaya menyerang dirinya di tengah penyelidikan sensitif.

Penyelidikan terkait dugaan kecurangan pemilu ini juga dikabarkan melibatkan jaksa federal di Florida.

Kasus tersebut disebut berkembang dari penyelidikan lama terkait dugaan campur tangan Rusia pada pemilu 2016.

Meski janji penangkapan telah disampaikan, belum ada kepastian kapan dan siapa yang akan menjadi target.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Trump Ancam Bom Meledak Jika Gencatan Senjata Berakhir Tanpa Kesepakatan dengan Iran

Trump Ancam Bom Meledak Jika Gencatan Senjata Berakhir Tanpa Kesepakatan dengan Iran

News | Selasa, 21 April 2026 | 14:16 WIB

Arab Saudi Sebut Konflik Timur Tengah Ancam Energi Global dan Stabilitas Ekonomi

Arab Saudi Sebut Konflik Timur Tengah Ancam Energi Global dan Stabilitas Ekonomi

News | Selasa, 21 April 2026 | 12:29 WIB

11 Ilmuwan Nuklir Tewas Misterius, DPR AS Bakal Periksa Kementerian Perang

11 Ilmuwan Nuklir Tewas Misterius, DPR AS Bakal Periksa Kementerian Perang

News | Selasa, 21 April 2026 | 11:27 WIB

Pengamat Sebut Amerika Serikat 'Kalah' di Perang Iran: Kas Negara Boncos, Tujuan Tak Tercapai

Pengamat Sebut Amerika Serikat 'Kalah' di Perang Iran: Kas Negara Boncos, Tujuan Tak Tercapai

News | Selasa, 21 April 2026 | 11:16 WIB

AS Akui 415 Serdadunya Jadi Korban Perang Iran, Mayoritas Otaknya Terganggu

AS Akui 415 Serdadunya Jadi Korban Perang Iran, Mayoritas Otaknya Terganggu

News | Selasa, 21 April 2026 | 11:05 WIB

Terkini

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:48 WIB

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:38 WIB

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:34 WIB

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:30 WIB

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:26 WIB

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:21 WIB

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:59 WIB

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:19 WIB

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:58 WIB

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:30 WIB