Gencatan Senjata Segera Berakhir! Arogansi AS Berpotensi Rusak Perundingan Damai Iran di Pakistan

Arief Apriadi

Selasa, 21 April 2026 | 14:16 WIB
Gencatan Senjata Segera Berakhir! Arogansi AS Berpotensi Rusak Perundingan Damai Iran di Pakistan
Gencatan senjata AS-Iran segera berakhir. Pelanggaran militer Washington dan arogansi Donald Trump ancam gagalkan kelanjutan Negosiasi Islamabad jilid dua.[NY Post]
  • Gencatan senjata dua minggu antara AS dan Iran akan kedaluwarsa pada Rabu malam, diiringi ancaman Donald Trump untuk kembali melanjutkan serangan militer.
  • Pelanggaran gencatan senjata dan penyitaan kapal oleh Angkatan Laut AS membuat Teheran enggan memastikan kehadiran mereka di perundingan Islamabad putaran kedua.
  • Meski Selat Hormuz terus diblokade oleh AS, Iran mulai menormalkan aktivitas domestik dengan membuka kembali penerbangan sipil di bandara utama Teheran.

Suara.com - Nasib perundingan damai Amerika Serikat dan Iran di ibu kota Pakistan, Islamabad kini berada di ujung tanduk seiring dengan semakin dekatnya batas waktu kedaluwarsa gencatan senjata pada Rabu (21/4/2026) malam waktu Teheran.

Ketegangan kembali memuncak setelah Presiden AS Donald Trump dengan arogansinya mengancam akan segera melanjutkan serangan militer jika kesepakatan sepihak gagal dicapai dalam waktu dekat.

Di sisi lain, Teheran menilai bahwa rentetan provokasi dan pelanggaran kesepakatan yang dilakukan Washington telah merusak rasa saling percaya, sehingga membuat kelanjutan Negosiasi Islamabad jilid dua menjadi sangat tidak pasti.

Arogansi Trump dan Provokasi Blokade Maritim

Presiden AS, Donald Trump. [IG/@realdonaldtrump]
Presiden AS, Donald Trump. [IG/@realdonaldtrump]

Ancaman terbuka dari Donald Trump yang menyebut perpanjangan jeda pertempuran sebagai hal yang sangat tidak mungkin telah memperkeruh prospek perdamaian di kawasan Timur Tengah.

"Jika tidak ada kesepakatan, saya tentu berharap," ujar Trump ketika ditanya apakah ia memperkirakan serangan akan segera dilanjutkan, dikutip dari China Daily, Selasa (21/4/2026).

Meskipun demikian, Washington dilaporkan secara diam-diam tetap berusaha menjaga saluran diplomatik tetap terbuka di tengah kepanikan mereka.

Berdasarkan laporan Axios, Wakil Presiden AS JD Vance yang sebelumnya memimpin perundingan tatap muka putaran pertama dijadwalkan terbang ke Islamabad pada hari ini, Selasa.

Trump bahkan mengisyaratkan keterbukaannya secara bersyarat kepada The Washington Post bahwa ia bersedia bertemu dengan para pemimpin senior Iran jika terobosan perdamaian berhasil dicapai.

Namun dalam wawancara terpisah dengan Bloomberg, sang presiden Amerika Serikat itu berdalih bahwa kehadiran pribadinya dalam perundingan tersebut mungkin tidak diperlukan.

Ketegasan Iran Menghadapi 'Maksimalisme' AS

Di pihak Republik Islam Iran, sinyal mengenai kelanjutan partisipasi dalam putaran perundingan baru tampak dipertimbangkan dengan sangat matang dan penuh kehati-hatian.

Laporan Axios memang menyebutkan bahwa tim Iran telah menerima lampu hijau dari Pemimpin Tertinggi, Mojtaba Khamenei, pada Senin malam, namun para pejabat Teheran belum memberikan konfirmasi resmi mengenai partisipasi tersebut.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, pada Senin pagi justru menegaskan bahwa negaranya saat ini tidak memiliki rencana pasti untuk putaran kedua perundingan.

Baghaei menggarisbawahi bahwa berbagai tindakan agresif Amerika Serikat sama sekali tidak menunjukkan keseriusan Washington dalam mengejar proses diplomatik yang adil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Purbaya di Depan Investor Global: Pertumbuhan RI Tak Hanya Stabil, Tapi Juga Akan Lebih Produktif

Purbaya di Depan Investor Global: Pertumbuhan RI Tak Hanya Stabil, Tapi Juga Akan Lebih Produktif

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 13:43 WIB

Siapa Ahmad Vahidi? Komandan Baru IRGC Iran Jadi Sosok Menakutkan Bagi AS dan Israel

Siapa Ahmad Vahidi? Komandan Baru IRGC Iran Jadi Sosok Menakutkan Bagi AS dan Israel

News | Selasa, 21 April 2026 | 13:30 WIB

Arab Saudi Sebut Konflik Timur Tengah Ancam Energi Global dan Stabilitas Ekonomi

Arab Saudi Sebut Konflik Timur Tengah Ancam Energi Global dan Stabilitas Ekonomi

News | Selasa, 21 April 2026 | 12:29 WIB

Xi Jinping Tekankan Normalisasi Selat Hormuz Jadi Prioritas Global

Xi Jinping Tekankan Normalisasi Selat Hormuz Jadi Prioritas Global

News | Selasa, 21 April 2026 | 12:20 WIB

AS Dinilai Tak Realistis Soal Nuklir, Perdamaian dengan Iran Sulit Terwujud

AS Dinilai Tak Realistis Soal Nuklir, Perdamaian dengan Iran Sulit Terwujud

News | Selasa, 21 April 2026 | 12:12 WIB

Terkini

Menakar Ramalan '98 Jilid 2' Noel: Nyanyian Kosong atau Ancaman Nyata Penggulingan Prabowo?

Menakar Ramalan '98 Jilid 2' Noel: Nyanyian Kosong atau Ancaman Nyata Penggulingan Prabowo?

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 22:51 WIB

'Presiden Punya Mata dan Telinga', Prabowo Pantau Terus Kasus Korupsi Imigrasi dan BGN

'Presiden Punya Mata dan Telinga', Prabowo Pantau Terus Kasus Korupsi Imigrasi dan BGN

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 22:09 WIB

Antisipasi El Nino dan Krisis Sampah, Dedi Mulyadi Kumpulkan Kepala Daerah se-Jabar

Antisipasi El Nino dan Krisis Sampah, Dedi Mulyadi Kumpulkan Kepala Daerah se-Jabar

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 22:05 WIB

Sentil Netizen, Eky Priyagung: Masyarakat Lebih Peduli Isu Viral Ketimbang Kerusakan Lingkungan

Sentil Netizen, Eky Priyagung: Masyarakat Lebih Peduli Isu Viral Ketimbang Kerusakan Lingkungan

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 21:13 WIB

KPK Sita 19 Kendaraan hingga Perhiasan dari Rumah Silmy Karim

KPK Sita 19 Kendaraan hingga Perhiasan dari Rumah Silmy Karim

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 21:06 WIB

Mobil Sport, Motor Harley, Hingga Uang Asing Dibawa KPK dari Rumah Silmy Karim

Mobil Sport, Motor Harley, Hingga Uang Asing Dibawa KPK dari Rumah Silmy Karim

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:38 WIB

Wamen Silmy Karim Tersangka Korupsi Rp145 M, Yusril Akui Imigrasi Masih Banyak Pungli

Wamen Silmy Karim Tersangka Korupsi Rp145 M, Yusril Akui Imigrasi Masih Banyak Pungli

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:20 WIB

WALHI: Target Ekonomi 8 Persen Bisa Sulap Papua Jadi Hamparan Sawit Raksasa

WALHI: Target Ekonomi 8 Persen Bisa Sulap Papua Jadi Hamparan Sawit Raksasa

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:09 WIB

Pemprov DKI Kebut Pembersihan Sampah Muara Angke, Ditargetkan Tuntas Akhir Pekan

Pemprov DKI Kebut Pembersihan Sampah Muara Angke, Ditargetkan Tuntas Akhir Pekan

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:09 WIB

'Nyerah Jadi WNI tapi Sayang sama RI', Aksi Ibu di Yogya Soroti Ekonomi hingga Korupsi

'Nyerah Jadi WNI tapi Sayang sama RI', Aksi Ibu di Yogya Soroti Ekonomi hingga Korupsi

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 19:55 WIB