Pakar: Pakta Pertahanan Indonesia dan AS Bikin China Berpotensi Tercekik, Kenapa?

Cesar Uji Tawakal

Selasa, 21 April 2026 | 17:47 WIB
Pakar: Pakta Pertahanan Indonesia dan AS Bikin China Berpotensi Tercekik, Kenapa?
Prabowo Subianto dan Donald Trump [USTradeRep]

Menurut analisis dalam kajian geopolitik Asia, nilai utama dari pakta ini bukan pada deklarasi besar atau aliansi formal, melainkan pada hal-hal teknis seperti:

- Kemampuan pemantauan laut dan bawah laut
- Integrasi teknologi militer modern
- Logistik dan pemeliharaan sistem pertahanan
- Hubungan jangka panjang antar personel militer

Hal-hal tersebut membentuk apa yang disebut sebagai "infrastruktur kerja sama militer" yang justru lebih bertahan lama dibanding perjanjian politik.

Mengapa China Disebut “Tercekik”?

bendera China [antara]
bendera China [antara]

Menurut sejumlah pengamat geopolitik, istilah "tercekik" bukan berarti China benar-benar terisolasi secara fisik, melainkan menggambarkan posisi strategis yang semakin sempit dalam mengamankan jalur pasokan energinya.

Sebagian besar impor minyak China melewati jalur laut dari Timur Tengah, yang harus melalui Selat Malaka sebelum mencapai wilayah domestik.

Jika jalur ini mengalami gangguan baik karena konflik, pengawasan militer, atau ketegangan geopolitik, maka dampaknya bisa sangat besar terhadap ekonomi China.

Dengan meningkatnya kerja sama pertahanan Indonesia–AS, Beijing dipandang harus menghadapi realitas baru bahwa kawasan tersebut tidak lagi sepenuhnya netral secara geopolitik.

Meski China telah berupaya mengurangi ketergantungan lewat jalur pipa dari Rusia, Kazakhstan, dan Myanmar, para analis menilai kontribusinya masih terbatas.

Artinya, jalur laut tetap menjadi penentu utama stabilitas energi Beijing. Dalam konteks ini, setiap peningkatan kerja sama militer yang melibatkan Indonesia dan Amerika Serikat dianggap berpotensi mengubah keseimbangan strategis di kawasan.

baca juga

"Malacca Dilemma" yang Tak Pernah Hilang

Istilah "Malacca Dilemma" pertama kali muncul di China lebih dari dua dekade lalu. Saat itu, Beijing menyadari betapa rentannya ketergantungan energi mereka pada jalur laut sempit ini.

Hingga kini, China masih menjadi salah satu importir minyak terbesar dunia dengan mayoritas pasokan energi dikirim melalui jalur laut dari Timur Tengah.

Data menunjukkan jutaan barel minyak setiap hari melewati jalur strategis tersebut sebelum masuk ke pasar Asia Timur. Ketergantungan ini membuat Selat Malaka menjadi titik paling sensitif dalam keamanan energi China.

China, AS, dan Indonesia dalam Peta Baru Asia

Dalam beberapa tahun terakhir, kawasan Indo-Pasifik menjadi arena persaingan pengaruh antara Washington dan Beijing.

Dengan meningkatnya kerja sama militer Indonesia–AS, posisi Indonesia semakin strategis meski tetap berada dalam jalur netralitas diplomatik.

Amerika Serikat tidak sedang "menguasai" Selat Malaka secara langsung, tetapi memperkuat kemampuan untuk beroperasi di sekitar jalur tersebut jika terjadi ketegangan di masa depan.

Pakta pertahanan Indonesia–AS bukan sekadar kerja sama bilateral biasa. Dalam perspektif geopolitik, kesepakatan ini memiliki implikasi besar terhadap jalur perdagangan energi global, terutama bagi China yang sangat bergantung pada Selat Malaka.

Meski Indonesia tetap mempertahankan posisi netral, realitas geografis membuat negara ini tetap menjadi pemain kunci dalam peta persaingan kekuatan dunia.

Kontributor : Trias Rohmadoni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

AZ Alkmaar Juara Piala KNVB, Ada Peran Mantan Pelatih Kiper Timnas Indonesia

AZ Alkmaar Juara Piala KNVB, Ada Peran Mantan Pelatih Kiper Timnas Indonesia

Bola | Selasa, 21 April 2026 | 17:20 WIB

Purbaya Sebut Perang AS vs Iran Baru Selesai September 2026

Purbaya Sebut Perang AS vs Iran Baru Selesai September 2026

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 17:04 WIB

Serangan Trump ke Iran Upaya Mengelak dari Epstein Files? Begini Kata Presiden AS

Serangan Trump ke Iran Upaya Mengelak dari Epstein Files? Begini Kata Presiden AS

News | Selasa, 21 April 2026 | 16:57 WIB

Rupiah Terus Menguat pada Rabu Sore, BI Perlu Naikkan Suku Bunga untuk Jaga Momentum

Rupiah Terus Menguat pada Rabu Sore, BI Perlu Naikkan Suku Bunga untuk Jaga Momentum

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 16:56 WIB

Terkini

Beli Pertalite Tak Lagi Bebas, Bakal Ada Aturan Baru

Beli Pertalite Tak Lagi Bebas, Bakal Ada Aturan Baru

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 11:44 WIB

Gus Ipul Beri Apresiasi atas Komitmen Pemkab Bandung Dukung Sekolah Rakyat

Gus Ipul Beri Apresiasi atas Komitmen Pemkab Bandung Dukung Sekolah Rakyat

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 11:41 WIB

Bukan Cuma Ganti Figur, DPR Desak Kepala BGN Baru Pengganti Nanik Deyang Berani Desain Ulang MBG

Bukan Cuma Ganti Figur, DPR Desak Kepala BGN Baru Pengganti Nanik Deyang Berani Desain Ulang MBG

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 11:40 WIB

PAM Jaya Ungkap Biang Kerok Kebocoran Berulang di TB Simatupang, Pipa Sudah Berusia 30 Tahun

PAM Jaya Ungkap Biang Kerok Kebocoran Berulang di TB Simatupang, Pipa Sudah Berusia 30 Tahun

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 11:38 WIB

Santunan Korban Motor Tembus Rp1,79 T, Penguatan Standar Keselamatan Dinilai Mendesak

Santunan Korban Motor Tembus Rp1,79 T, Penguatan Standar Keselamatan Dinilai Mendesak

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 11:37 WIB

9 Rekomendasi Parfum untuk Kulit Sensitif dan Sudah Terdaftar BPOM

9 Rekomendasi Parfum untuk Kulit Sensitif dan Sudah Terdaftar BPOM

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 11:35 WIB

Sampah Jakarta Capai 7.354 Ton per Hari, Bisakah Pengelolaan dari Rumah Jadi Solusi?

Sampah Jakarta Capai 7.354 Ton per Hari, Bisakah Pengelolaan dari Rumah Jadi Solusi?

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 11:35 WIB

JPMorgan Resmi Naikkan Rating BBRI ke Overweight, Simak Alasannya

JPMorgan Resmi Naikkan Rating BBRI ke Overweight, Simak Alasannya

Riau | Rabu, 22 Juli 2026 | 11:33 WIB

Insentif Mobil Listrik Bisa Bikin Jakarta Rugi Rp2 Triliun

Insentif Mobil Listrik Bisa Bikin Jakarta Rugi Rp2 Triliun

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 11:33 WIB

Kasus Penganiayaan Warga Rupat Utara, Propam Polda Riau Periksa 9 Orang

Kasus Penganiayaan Warga Rupat Utara, Propam Polda Riau Periksa 9 Orang

Riau | Rabu, 22 Juli 2026 | 11:30 WIB

×