Kemnaker Perkuat Vokasi untuk Penuhi Kebutuhan Tenaga Kerja Industri

Fabiola Febrinastri | Restu Fadilah | Suara.com

Kamis, 23 April 2026 | 09:49 WIB
Kemnaker Perkuat Vokasi untuk Penuhi Kebutuhan Tenaga Kerja Industri
Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli menyatakan bahwa pelatihan vokasi menjadi instrumen penting untuk mengatasi kesenjangan antara kebutuhan industri dan ketersediaan tenaga kerja terampil. (Dok: Kemnaker)

Suara.com - Pemerintah terus memperkuat peran pelatihan vokasi sebagai solusi konkret dalam menjawab kebutuhan tenaga kerja di dunia industri. Melalui program Pelatihan Vokasi Nasional (PVN) 2026, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menegaskan komitmennya untuk mencetak sumber daya manusia yang tidak hanya kompeten, tetapi juga relevan dengan tuntutan pasar kerja.

Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli menyampaikan, pelatihan vokasi menjadi instrumen penting untuk mengatasi kesenjangan antara kebutuhan industri dan ketersediaan tenaga kerja terampil. Menurutnya, pendekatan berbasis keterampilan ini menjadi langkah nyata dalam memastikan lulusan pelatihan siap langsung terserap di dunia kerja.

"Inilah langkah konkret bagaimana Kemnaker dapat menyiapkan tenaga kerja melalui pelatihan vokasi," kata Yassierli saat meninjau pelaksanaan Pelatihan Vokasi Nasional (PVN) 2026 di BBPVP Medan, Selasa (21/4/2026).

Menaker Yassierli meninjau pelaksanaan Pelatihan Vokasi Nasional (PVN) 2026 di BBPVP Medan, Selasa (21/4/2026). (Dok: Kemnaker)
Menaker Yassierli meninjau pelaksanaan Pelatihan Vokasi Nasional (PVN) 2026 di BBPVP Medan, Selasa (21/4/2026). (Dok: Kemnaker)

Pelaksanaan PVN 2026 Batch I di BBPVP Medan menghadirkan 10 program pelatihan dari 8 kejuruan yang disusun berdasarkan kebutuhan industri. Program tersebut mencakup berbagai bidang strategis, mulai dari Teknisi AC (Refrigerasi), Practical Office (IT), hingga sektor jasa seperti Barista, Kitchen Management, dan Housekeeping Management. Selain itu, terdapat pula pelatihan teknis seperti Surveyor, Operator Forklift, Las 6G, Instalasi Tenaga Listrik, serta Menjahit.

Seluruh program ini menunjukkan bahwa pelatihan vokasi tidak lagi bersifat umum, melainkan telah diarahkan secara spesifik sesuai permintaan dunia usaha. Dengan demikian, peserta tidak hanya memperoleh keterampilan dasar, tetapi juga keahlian praktis yang langsung dapat diaplikasikan di lapangan.

Yassierli menekankan, seluruh program dirancang agar selaras dengan kebutuhan industri saat ini. Harapannya, para peserta dapat langsung bekerja setelah menyelesaikan pelatihan tanpa perlu melalui proses penyesuaian yang panjang.

Lebih lanjut, ia mendorong seluruh balai pelatihan di bawah Kemnaker untuk terus memperluas akses pelatihan. Menurutnya, keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi penghalang dalam meningkatkan jumlah peserta. Salah satu strategi yang didorong adalah memperkuat kolaborasi dengan dunia industri.

"Kalau dana kita terbatas, saya minta kepada kepala balai agar menjalin kerja sama dengan industri. Dari situlah nanti kita bisa menyuplai tenaga kerja yang memiliki kompetensi vokasi sesuai kebutuhan industri," ujarnya.

Pada 2026, PVN menargetkan dapat menjangkau hingga 70.000 peserta. Sementara pada Batch I, sebanyak 10.405 peserta telah mengikuti pelatihan yang tersebar di berbagai Balai Latihan Kerja (BLK) dan satuan pelatihan di seluruh Indonesia.

Dengan pendekatan yang semakin terarah dan berbasis kebutuhan industri, pelatihan vokasi diharapkan tidak hanya meningkatkan kompetensi individu, tetapi juga menjadi motor penggerak dalam menciptakan tenaga kerja siap pakai. Di tengah persaingan global yang semakin ketat, langkah ini menjadi kunci dalam memperkuat daya saing tenaga kerja Indonesia di berbagai sektor industri.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Industri Hulu Migas Perkuat Kontribusi, Dorong Penguatan Kapasitas Nasional

Industri Hulu Migas Perkuat Kontribusi, Dorong Penguatan Kapasitas Nasional

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 11:18 WIB

Kartini di Industri Berat: Reni Wulandari, Srikandi Pertama yang Pimpin Operasi SIG

Kartini di Industri Berat: Reni Wulandari, Srikandi Pertama yang Pimpin Operasi SIG

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 08:21 WIB

PVN 2026 Libatkan Puluhan Ribu Peserta, Fokus Tingkatkan Keterampilan dan Serapan Tenaga Kerja

PVN 2026 Libatkan Puluhan Ribu Peserta, Fokus Tingkatkan Keterampilan dan Serapan Tenaga Kerja

News | Senin, 20 April 2026 | 14:43 WIB

Dukung Industri Kreatif, JNE Jadi Official Logistics Partner Dalam Gelaran "Let Them Eat Art"

Dukung Industri Kreatif, JNE Jadi Official Logistics Partner Dalam Gelaran "Let Them Eat Art"

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 15:42 WIB

Indonesia Kejar Pasar Amerika, Ekspor Tekstil Jadi Andalan Baru

Indonesia Kejar Pasar Amerika, Ekspor Tekstil Jadi Andalan Baru

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 09:11 WIB

Kemnaker Dorong Dunia Usaha dan Industri Buka Peluang Kerja Bagi Lansia

Kemnaker Dorong Dunia Usaha dan Industri Buka Peluang Kerja Bagi Lansia

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 08:48 WIB

Terkini

Menkeu Purbaya Usul Pajak di Selat Malaka, Malaysia-Singapura: Jangan Berani-berani!

Menkeu Purbaya Usul Pajak di Selat Malaka, Malaysia-Singapura: Jangan Berani-berani!

News | Kamis, 23 April 2026 | 09:48 WIB

Usut Kasus Ade Armando dan Abu Janda, Polda Metro Uji Video Ceramah JK di Lab Digital Forensik

Usut Kasus Ade Armando dan Abu Janda, Polda Metro Uji Video Ceramah JK di Lab Digital Forensik

News | Kamis, 23 April 2026 | 09:26 WIB

Kronologi Peserta UTBK 2026 Undip Tertangkap Bawa Alat Elektronik Ilegal ke Ruang Ujian

Kronologi Peserta UTBK 2026 Undip Tertangkap Bawa Alat Elektronik Ilegal ke Ruang Ujian

News | Kamis, 23 April 2026 | 09:25 WIB

Selat Hormuz Memanas! Balas AS, Garda Revolusi Iran Sita Dua Kapal Asing

Selat Hormuz Memanas! Balas AS, Garda Revolusi Iran Sita Dua Kapal Asing

News | Kamis, 23 April 2026 | 09:21 WIB

Soroti Data Amburadul, DPRD DKI: Penataan Kampung Kumuh Jakarta Tak Tepat Sasaran!

Soroti Data Amburadul, DPRD DKI: Penataan Kampung Kumuh Jakarta Tak Tepat Sasaran!

News | Kamis, 23 April 2026 | 09:09 WIB

Mundur Tiba-Tiba! Ada Apa dengan Petinggi Angkatan Laut AS Saat Blokade Iran?

Mundur Tiba-Tiba! Ada Apa dengan Petinggi Angkatan Laut AS Saat Blokade Iran?

News | Kamis, 23 April 2026 | 08:58 WIB

Tampang Frendry Dona, Bos Lab Vape Narkoba Buron yang Manfaatkan Celah Sistem Ojol!

Tampang Frendry Dona, Bos Lab Vape Narkoba Buron yang Manfaatkan Celah Sistem Ojol!

News | Kamis, 23 April 2026 | 08:48 WIB

ASN Putra Daerah Tewas Ditembak OPM, TNI-Polri Sisir Hutan Yahukimo Buru Pelaku!

ASN Putra Daerah Tewas Ditembak OPM, TNI-Polri Sisir Hutan Yahukimo Buru Pelaku!

News | Kamis, 23 April 2026 | 08:07 WIB

Warteg hingga Toko Listrik di Pulogebang Dilalap Api, 13 Unit Damkar Berjibaku Padamkan Kebakaran!

Warteg hingga Toko Listrik di Pulogebang Dilalap Api, 13 Unit Damkar Berjibaku Padamkan Kebakaran!

News | Kamis, 23 April 2026 | 07:27 WIB

Kepala Angkatan Laut AS Dipecat Usai Bentrok dengan 'Anak Kesayangan' Donald Trump

Kepala Angkatan Laut AS Dipecat Usai Bentrok dengan 'Anak Kesayangan' Donald Trump

News | Kamis, 23 April 2026 | 07:23 WIB