Iran Tegaskan Persatuan Nasional di Tengah Ketegangan dengan Amerika Serikat

Irwan Febri

Jum'at, 24 April 2026 | 13:41 WIB
Iran Tegaskan Persatuan Nasional di Tengah Ketegangan dengan Amerika Serikat
Masoud Pezeshkian, Presiden Iran (instagram/drmasoudpezeshkian)
  • Pejabat tinggi Iran menegaskan persatuan nasional guna membantah klaim Amerika Serikat terkait perpecahan internal di pemerintahan mereka.
  • Presiden Masoud Pezeshkian dan jajaran pejabat lainnya menyatakan bahwa seluruh elemen bangsa Iran bersatu menghadapi tekanan pihak asing.
  • Pernyataan bersama ini bertujuan memperkuat soliditas internal Iran di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik serta kebuntuan proses diplomasi.

Suara.com - Sejumlah pejabat tinggi Iran menyampaikan pesan bersama yang menegaskan persatuan nasional di tengah meningkatnya ketegangan dengan Amerika Serikat.

Presiden Iran Masoud Pezeshkian, Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi, Ketua Parlemen Mohammad Bagher Ghalibaf, serta Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran mengunggah pernyataan bersama di platform X.

Dalam pernyataan tersebut ditegaskan bahwa tidak ada perpecahan antara kubu moderat dan garis keras di Iran.

"Di Iran, tidak ada kubu ekstrem atau kubu moderat. Kami semua adalah ‘orang Iran’ dan ‘revolusioner’, dan dengan persatuan besi antara bangsa dan pemerintah, serta kepatuhan penuh kepada Pemimpin Tertinggi Revolusi, kami akan membuat para penyerang menyesali tindakan mereka," demikian isi pernyataan tersebut, dilansir dari Zingnews.

Wakil Presiden Pertama Iran, Mohammad Reza Aref, juga memperkuat pesan tersebut dengan pernyataan tambahan dalam bahasa Inggris.

"Iran bukanlah tanah perpecahan, melainkan benteng persatuan," ujar Aref. "Keberagaman politik adalah demokrasi kami, tetapi dalam masa krisis, kami adalah ‘satu tangan’ di bawah satu bendera. Untuk mempertahankan wilayah dan kehormatan kami, kami melampaui semua label. Kami adalah satu jiwa, satu bangsa," ungkap Reza.

Pernyataan ini muncul setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, sebelumnya mengklaim adanya perpecahan internal di Iran antara kelompok moderat dan garis keras.

Pihak Iran menilai klaim tersebut sebagai upaya membenarkan kebijakan tekanan terhadap Teheran dan memperpanjang kebuntuan diplomatik.

Sementara itu, Araghchi membantah adanya perpecahan dalam tubuh militer dan pemerintahan Iran, serta menegaskan bahwa negara tetap solid.

"Fakta bahwa sistem pemerintahan Iran tetap bersatu dan disiplin merupakan bukti kegagalan kampanye agresi Israel," tulisnya di X.

"Diplomasi dan medan pertempuran adalah dua front yang selalu berjalan beriringan. Bangsa Iran lebih bersatu dari sebelumnya," imbuhnya.

Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran disebut semakin meningkat di tengah kebijakan tekanan ekonomi dan pembatasan terhadap Iran, sementara proses diplomasi masih menemui jalan buntu.

Kondisi gencatan senjata pun disebut masih sangat rapuh, di tengah kekhawatiran eskalasi lebih lanjut di kawasan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Satu Komando Lawan Agresi: Balasan Menohok Iran atas Retorika Pecah Belah Donald Trump

Satu Komando Lawan Agresi: Balasan Menohok Iran atas Retorika Pecah Belah Donald Trump

News | Jum'at, 24 April 2026 | 13:38 WIB

Kenapa Konflik Iran Vs Amerika-Israel Bisa Acak-acak Festival Musik di Indonesia?

Kenapa Konflik Iran Vs Amerika-Israel Bisa Acak-acak Festival Musik di Indonesia?

Entertainment | Jum'at, 24 April 2026 | 13:05 WIB

Gedung Putih Mencari Benang Merah di Balik Kematian Jenderal dan Ilmuwan Nuklir AS William McCasland

Gedung Putih Mencari Benang Merah di Balik Kematian Jenderal dan Ilmuwan Nuklir AS William McCasland

News | Jum'at, 24 April 2026 | 12:59 WIB

Italia Tolak Usulan Gantikan Iran di Piala Dunia 2026, Dinilai Tidak Pantas

Italia Tolak Usulan Gantikan Iran di Piala Dunia 2026, Dinilai Tidak Pantas

Bola | Jum'at, 24 April 2026 | 12:50 WIB

AS Pasang Satu Syarat Tegas Jika Iran Ingin Ikut Piala Dunia 2026

AS Pasang Satu Syarat Tegas Jika Iran Ingin Ikut Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 24 April 2026 | 11:29 WIB

Penembakan di Mall, Polisi: 1 Tewas, 5 Luka-luka

Penembakan di Mall, Polisi: 1 Tewas, 5 Luka-luka

News | Jum'at, 24 April 2026 | 11:10 WIB

Terkini

Donald Trump Pede Akan Umumkan Kemenangan Mutlak Perang dengan Iran

Donald Trump Pede Akan Umumkan Kemenangan Mutlak Perang dengan Iran

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:37 WIB

DPR Bersiap Sahkan RUU Polri Hari Ini, Keputusan Final Ditentukan di Paripurna

DPR Bersiap Sahkan RUU Polri Hari Ini, Keputusan Final Ditentukan di Paripurna

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:33 WIB

Jual Mobil Demi Keliling Dunia, Pesepeda Wanita Iran Ini Ungkap Rahasia Bahagia Lewat 'Slow Life'

Jual Mobil Demi Keliling Dunia, Pesepeda Wanita Iran Ini Ungkap Rahasia Bahagia Lewat 'Slow Life'

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:31 WIB

Ayatollah Mojtaba Khamenei: Rezim Zionis Goyang, Tunggu Beberapa Hari Lagi Berakhir

Ayatollah Mojtaba Khamenei: Rezim Zionis Goyang, Tunggu Beberapa Hari Lagi Berakhir

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:19 WIB

Berapa Korban Gempa Filipina? Ini Update Terbaru Per 9 Juni 2026

Berapa Korban Gempa Filipina? Ini Update Terbaru Per 9 Juni 2026

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:13 WIB

Bos Maktour Kembali Dipanggil KPK Usai Anak Buahnya Ditahan

Bos Maktour Kembali Dipanggil KPK Usai Anak Buahnya Ditahan

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:13 WIB

Kilang Petrokimia Mahshahr Iran Jadi Sasaran Rudal Balasan Zionis Israel

Kilang Petrokimia Mahshahr Iran Jadi Sasaran Rudal Balasan Zionis Israel

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:08 WIB

12 Korupsi Sepanjang Tahun 2026: Rasuah Merajalela, Terbaru Bupati Muara Enim

12 Korupsi Sepanjang Tahun 2026: Rasuah Merajalela, Terbaru Bupati Muara Enim

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:02 WIB

Krisis Pascagempa Filipina, Warga Mindanao Bertahan di Tengah Pemadaman Listrik Massal

Krisis Pascagempa Filipina, Warga Mindanao Bertahan di Tengah Pemadaman Listrik Massal

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 07:55 WIB

KPK Lebih Dulu Selidiki Kasus Korupsi MBG Sebelum Kejagung Tetapkan Tersangka

KPK Lebih Dulu Selidiki Kasus Korupsi MBG Sebelum Kejagung Tetapkan Tersangka

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 07:24 WIB