Bom Meledak di Bus Kolombia Hingga Ciptakan Kawah Besar, 20 Orang Tewas

Pebriansyah Ariefana

Senin, 27 April 2026 | 10:16 WIB
Bom Meledak di Bus Kolombia Hingga Ciptakan Kawah Besar, 20 Orang Tewas
ILUSTRASI ledakan bom (stutterstock)
  • Ledakan bom jalanan di Cauca Kolombia menewaskan 20 orang termasuk 15 korban perempuan.

  • Presiden Gustavo Petro menuduh faksi EMC pimpinan Ivan Mordisco sebagai pelaku serangan bom.

  • Gubernur Cauca menetapkan tiga hari berkabung atas serangan paling brutal dalam beberapa dekade.

Suara.com - Kekerasan bersenjata di wilayah Cauca, Kolombia mencapai titik nadir setelah ledakan bom jalanan merenggut 20 nyawa sekaligus.

Insiden mematikan ini menyasar warga sipil yang sedang melintas menggunakan transportasi tradisional bus "chiva".

Dikutip dari Anadolu, Gubernur Cauca, Octavio Guzman, mengutuk keras aksi tersebut sebagai serangan paling keji terhadap masyarakat selama beberapa dekade terakhir.

Ilustrasi ledakan bom (Shutterstock).
Ilustrasi ledakan bom (Shutterstock).

Sebanyak 15 perempuan dan lima laki-laki terkonfirmasi meninggal dunia akibat daya ledak perangkat yang ditanam di gorong-gorong.

Selain korban jiwa, tercatat 36 orang mengalami luka-luka dengan kondisi tiga di antaranya masih dalam perawatan intensif.

"Apa yang terjadi kemarin, 25 April, merupakan serangan paling brutal dan kejam terhadap penduduk sipil dalam beberapa dekade di departemen Cauca," kata gubernur di perusahaan media sosial AS, X.

Ilustrasi ledakan bom di dalam mobil. [Dok.Antara]
Ilustrasi ledakan bom di dalam mobil. [Dok.Antara]

Gubernur memastikan bahwa di antara puluhan korban luka, terdapat lima anak di bawah umur yang kini kondisinya sudah stabil.

Penyelidikan awal menunjukkan bom tersebut meledak tepat saat bus melintasi jalur Pan-American di wilayah Cajibio.

Kekuatan ledakan sangat masif hingga menyebabkan kerusakan parah pada beberapa kendaraan lain yang berada di lokasi kejadian.

Muncul indikasi kuat bahwa perangkat bahan peledak sempat dilemparkan ke arah bus sebelum akhirnya diledakkan secara sengaja.

"Konsorsium bekerja terus menerus untuk memulihkan jalan yang terkena dampak," tambahnya saat meninjau lokasi yang kini menyisakan kawah sedalam 200 meter kubik.

Pemerintah daerah saat ini tengah fokus memberikan bantuan kemanusiaan serta dukungan psikososial menyeluruh bagi para korban selamat.

Masa berkabung selama tiga hari telah ditetapkan sebagai bentuk penghormatan terakhir bagi para korban tragedi tersebut.

Otoritas setempat juga memperketat pengamanan di sepanjang jalur transportasi utama guna mencegah adanya serangan susulan dari kelompok bersenjata.

Proses perbaikan jalan terus dikebut agar arus lalu lintas logistik dan masyarakat bisa segera kembali normal dalam waktu singkat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menyayat Hati! Meyden Bongkar Catatan Utang Rp400 Juta Milik Ayah yang Wafat Sendirian

Menyayat Hati! Meyden Bongkar Catatan Utang Rp400 Juta Milik Ayah yang Wafat Sendirian

Entertainment | Jum'at, 24 April 2026 | 15:43 WIB

Penyabab Meninggalnya Ndhank Surahman Eks Stinky Diungkap Saudara Kembar

Penyabab Meninggalnya Ndhank Surahman Eks Stinky Diungkap Saudara Kembar

Entertainment | Senin, 20 April 2026 | 08:43 WIB

Kabar Duka, Eks Gitaris Stinky Ndhank Surahman Meninggal Dunia

Kabar Duka, Eks Gitaris Stinky Ndhank Surahman Meninggal Dunia

Entertainment | Minggu, 19 April 2026 | 07:30 WIB

Terkini

Herman Khaeron Apresiasi KWP Berbagi, Dorong Peningkatan Kegiatan Sosial di DPR RI

Herman Khaeron Apresiasi KWP Berbagi, Dorong Peningkatan Kegiatan Sosial di DPR RI

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 00:04 WIB

Kejagung Buka Peluang Tambah Tersangka Korupsi MBG, Nama-Nama Baru Masih Didalami

Kejagung Buka Peluang Tambah Tersangka Korupsi MBG, Nama-Nama Baru Masih Didalami

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 22:48 WIB

Sempat Dikeluhkan karena Galian Berbahaya, Proyek PAM Jaya di Condet Kini Mulai Alirkan Air Bersih

Sempat Dikeluhkan karena Galian Berbahaya, Proyek PAM Jaya di Condet Kini Mulai Alirkan Air Bersih

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:43 WIB

Menanti Nyanyian Sony Sonjaya, Siapa Saja Petinggi di Balik Skandal Korupsi MBG?

Menanti Nyanyian Sony Sonjaya, Siapa Saja Petinggi di Balik Skandal Korupsi MBG?

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:41 WIB

Tabrak Lari Tewaskan Tokoh Pramuka Tangerang, Polisi Kantongi Identitas Kendaraan

Tabrak Lari Tewaskan Tokoh Pramuka Tangerang, Polisi Kantongi Identitas Kendaraan

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36 WIB

Kejagung Sasar Kantor dan Rumah Tersangka Korupsi MBG, Dokumen hingga Barang Bukti Elektronik Disita

Kejagung Sasar Kantor dan Rumah Tersangka Korupsi MBG, Dokumen hingga Barang Bukti Elektronik Disita

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:28 WIB

Bansos Sarung dan Mukena Dikorupsi, Eks Legislator NTB Cuma Dituntut 2 Tahun Bui

Bansos Sarung dan Mukena Dikorupsi, Eks Legislator NTB Cuma Dituntut 2 Tahun Bui

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:53 WIB

Moratorium MBG Bikin Investor Menjerit, Jupnas Gizi: Ini Rapor Merah

Moratorium MBG Bikin Investor Menjerit, Jupnas Gizi: Ini Rapor Merah

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:52 WIB

Dijuluki 'Banjir Abadi', Genangan di Joglo Kembangan Akhirnya Ditangani Pemkot Jakbar

Dijuluki 'Banjir Abadi', Genangan di Joglo Kembangan Akhirnya Ditangani Pemkot Jakbar

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:51 WIB

Babak Baru Korupsi MBG, Asep Yusuf Somantri Punya Tugas 'Spesial' Atur SPPG

Babak Baru Korupsi MBG, Asep Yusuf Somantri Punya Tugas 'Spesial' Atur SPPG

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:49 WIB