- Ketua Umum KSPSI Jumhur Hidayat hadir di Istana Negara pada Senin, 27 April 2026 untuk rencana pelantikan menteri.
- Jumhur Hidayat diproyeksikan menjabat Menteri Lingkungan Hidup menggantikan Hanif Faisol Nurofiq untuk menangani tata kelola sampah nasional.
- Pelantikan tersebut menjadi bagian dari reshuffle kabinet jilid kelima di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto sejak 2025.
Suara.com - Kejutan mewarnai agenda reshuffle Kabinet Merah Putih Presiden Prabowo Subianto hari ini, Senin (27/4/2026). Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Jumhur Hidayat, tampak hadir di Istana Negara mengenakan setelan jas formal lengkap dengan dasi biru dan peci hitam.
Kehadiran tokoh buruh senior ini memperkuat rumor bahwa dirinya akan dilantik sebagai Menteri Lingkungan Hidup (LH) menggantikan Hanif Faisol Nurofiq.
Meski belum memberikan pernyataan eksplisit mengenai pelantikannya, Jumhur memberikan pandangan mendalam terkait beban kerja di sektor lingkungan hidup. Menurutnya, posisi tersebut menuntut dedikasi tinggi karena kompleksitas persoalan yang ada.
"Belum tahu persisnya. Menteri LH banyak tugas dan harus kita tuntas, kerja keras," ujar Jumhur saat ditemui wartawan di kompleks Istana.
Ia juga sempat menyinggung isu krusial yang akan menjadi prioritas utamanya jika resmi menjabat, yakni tata kelola sampah di kota-kota besar Indonesia. "Oh banyak (tugasnya). Yang di depan mata soal sampah apa semua ya," tambahnya.
Terkait kedekatannya dengan Presiden Prabowo, Jumhur mengakui adanya komunikasi intensif beberapa waktu lalu. Namun, ia menyebut diskusi sebelumnya lebih banyak berfokus pada isu perburuhan daripada jabatan spesifik di kabinet.
Rekam Jejak Reshuffle Kabinet Prabowo
Jika pelantikan Jumhur Hidayat terlaksana hari ini, maka ini akan menjadi Reshuffle Jilid Kelima dalam masa pemerintahan Presiden Prabowo. Berikut adalah ringkasan perombakan kabinet sebelumnya:
- Jilid I, 19 Feb 2025: Brian Yuliarto (Menristek); Pelantikan Kepala BPKP, BPS, dan BSSN.
- Jilid II, 8 Sep 2025: Purbaya Yudhi Sadewa (Menkeu); Mukhtarudin (Menteri PPMI); Ferry Juliantono (Menkop).
- Jilid III, 17 Sep 2025: Djamari Chaniago (Menko Polkam); Erick Thohir (Menpora); M. Qodari (KSP).
- Jilid IV, 8 Okt 2025: Dony Oskaria (Kepala BP BUMN); Penguatan tim Asisten Khusus & Komite Otsus Papua.
Dalam beberapa gelombang perombakan sebelumnya, Presiden Prabowo terlihat sangat dinamis dalam mengevaluasi kinerja kementerian:
- Pergeseran Tokoh Kunci: Seperti Erick Thohir yang bergeser ke Kemenpora dan penunjukan Purbaya Yudhi Sadewa menggantikan Sri Mulyani.
- Penguatan Lembaga: Pembentukan badan baru seperti Badan Komunikasi Pemerintah dan penataan ulang Badan Gizi Nasional (BGN).
- Fokus Pembangunan Papua: Penunjukan Velix Wanggai dan Ribka Haluk dalam Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua pada gelombang keempat.