Tragis Penjual Kartu Pokemon di Chile Dibunuh, Koleksi Mahal Jadi Motif

Arif Budi

Rabu, 29 April 2026 | 15:21 WIB
Tragis Penjual Kartu Pokemon di Chile Dibunuh, Koleksi Mahal Jadi Motif
Penjual kartu pokemon di Chile dibunuh. (IG/24horascl)
baca 10 detik
  • Dominique Camila Olortigue Quispe asal Chile tewas dibunuh setelah dijebak pelaku dalam sebuah acara pertukaran kartu Pokemon.
  • Pelaku utama Bastian Carvajal Donoso memanfaatkan reputasi palsu untuk merampas koleksi kartu Pokemon bernilai tinggi milik korban.
  • Kepolisian Chile menetapkan dua tersangka setelah bukti CCTV dan investigasi memastikan korban tidak pernah keluar dari apartemen.

Suara.com - Kasus hilangnya Dominique Camila Olortigue Quispe, seorang penjual kartu Pokemon asal Chile, berakhir dengan kabar tragis.

Perempuan berusia 20 tahun itu dipastikan menjadi korban pembunuhan berencana setelah menghilang sejak 13 Maret 2026.

Penyelidikan mengungkap bahwa motif utama pelaku adalah mengincar koleksi kartu Pokémon milik korban yang memiliki nilai tinggi.

Fenomena ini mencerminkan perubahan tren, di mana kartu Pokemon kini tidak lagi sekadar hobi, melainkan aset investasi bernilai fantastis.

Popularitas kartu langka seperti Pikachu Illustrator bahkan sempat mencuri perhatian dunia setelah terjual dengan harga fantastis dalam sebuah lelang oleh Logan Paul.

Di Indonesia sendiri, nilai kartu langka juga terus meningkat dan mulai diburu kolektor. Namun, tingginya nilai ekonomi ini turut memunculkan risiko kriminal.

Dalam kasus Dominique, korban awalnya diundang ke sebuah acara tukar-menukar kartu yang disebut sebagai 'private event'.

Kartu pokemon termahal menghilang. [YouTube/@smpratte]
Kartu pokemon termahal menghilang. [YouTube/@smpratte]

Undangan tersebut diklaim hanya diperuntukkan bagi kalangan tertentu, sehingga membuat korban percaya dan datang tanpa pendamping.

Berdasarkan hasil penyelidikan Kepolisian Chile, pelaku utama Bastian Carvajal Donoso, memanfaatkan reputasi palsu sebagai pedagang berpengalaman untuk meyakinkan korban.

baca juga

Ia disebut telah membangun citra sebagai sosok terpercaya di komunitas jual-beli kartu Pokémon.

Menukil dari laporan Canal 13 Chile, kecurigaan keluarga muncul sehari setelah Dominique menghilang. Ibunya menerima pesan dari nomor korban yang mengaku sedang berada di Peru.

Namun, gaya bahasa yang digunakan dinilai tidak biasa, sehingga memicu kekhawatiran.

Pelacakan sinyal ponsel kemudian menunjukkan bahwa perangkat tersebut tidak pernah keluar dari Santiago.

Bukti rekaman CCTV memperkuat dugaan kejahatan. Dominique terlihat terakhir kali bersama pelaku di sekitar Metro Bellas Artes sebelum masuk ke sebuah apartemen di kawasan Santiago Centro.

Rekaman tersebut menunjukkan korban tidak pernah keluar dari lokasi tersebut, sementara pelaku terlihat meninggalkan gedung seorang diri.

Selain bukti visual, penyidik juga mengumpulkan bukti biologis dari tempat kejadian serta keterangan dari dua tersangka yang saling bertentangan.

Setelah penyelidikan selama 40 hari, polisi akhirnya menangkap dua orang, yakni Bastian sebagai pelaku utama dan Ruth Navarro Conejeros yang diduga membantu aksi tersebut.

Keduanya kini telah mengakui keterlibatan dan ditahan dengan tuduhan perampokan yang disertai pembunuhan.

Meski proses hukum terus berjalan, kasus ini masih menyisakan luka mendalam bagi keluarga korban. Hingga kini, jasad Dominique belum ditemukan, begitu juga dengan koleksi kartu berharganya.

Sang ibu, Vilma Quispe hanya berharap jenazah putrinya dapat ditemukan agar bisa dimakamkan dengan layak.

"Di hatinya tidak ada kejahatan. Mungkin dia terlalu percaya pada mereka," ungkapnya.

Pihak kejaksaan meyakini Dominique telah meninggal dunia berdasarkan bukti yang ada, meskipun jasadnya masih belum ditemukan hingga saat ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Foto Kerang Berkode 86 47 Bongkar Rencana Pembunuhan Donald Trump

Foto Kerang Berkode 86 47 Bongkar Rencana Pembunuhan Donald Trump

News | Rabu, 29 April 2026 | 13:22 WIB

Penembak Gala Dinner Pejabat AS Didakwa Percobaan Pembunuhan Terhadap Donald Trump

Penembak Gala Dinner Pejabat AS Didakwa Percobaan Pembunuhan Terhadap Donald Trump

News | Selasa, 28 April 2026 | 15:53 WIB

Cole Tomas Allen, Penembak Gala Dinner Donald Trump Ternyata Guru Berprestasi

Cole Tomas Allen, Penembak Gala Dinner Donald Trump Ternyata Guru Berprestasi

News | Senin, 27 April 2026 | 11:42 WIB

Mahasiswa Doktoral USF Tewas Misterius, Diduga Dibunuh Teman Sekamar

Mahasiswa Doktoral USF Tewas Misterius, Diduga Dibunuh Teman Sekamar

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:43 WIB

Pengadilan Kriminal Internasional Adili Rodrigo Duterte Atas Tuduhan Pembunuhan Massal di Filipina

Pengadilan Kriminal Internasional Adili Rodrigo Duterte Atas Tuduhan Pembunuhan Massal di Filipina

News | Sabtu, 25 April 2026 | 06:34 WIB

Terkini

6 Daftar Mobil Listrik yang Dapat Subsidi Pemerintah, Terbaik untuk Libas Jalanan Kota

6 Daftar Mobil Listrik yang Dapat Subsidi Pemerintah, Terbaik untuk Libas Jalanan Kota

Otomotif | Jum'at, 31 Juli 2026 | 05:49 WIB

Profil Sitti Husniah Talenrang, Bupati Gowa yang Diperiksa Polisi Terkait Korupsi Seragam Sekolah

Profil Sitti Husniah Talenrang, Bupati Gowa yang Diperiksa Polisi Terkait Korupsi Seragam Sekolah

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 05:44 WIB

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:15 WIB

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:06 WIB

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:01 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:38 WIB

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:33 WIB

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:24 WIB

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

×