London Mencekam, Warga Yahudi Jadi Korban Penusukan Brutal

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 30 April 2026 | 09:14 WIB
London Mencekam, Warga Yahudi Jadi Korban Penusukan Brutal
Pemerintah Israel mengecam keras aksi penikaman dua warga Yahudi di Golders Green London utara.(Skynews)
  • Dua warga Yahudi di London utara menjadi korban penusukan pria bersenjata tajam kemarin.

  • Israel menuntut pemerintah Inggris melakukan langkah konkret untuk memberantas akar kebencian terhadap Yahudi.

  • Perdana Menteri Keir Starmer memastikan pelaku penikaman akan diproses hukum secara tegas dan adil.

Suara.com - Aksi kekerasan bersenjata tajam yang menyasar komunitas Yahudi di Golders Green kini memicu desakan tindakan nyata bagi keamanan Inggris.

Insiden berdarah ini menjadi titik nadir baru dalam eskalasi sentimen negatif terhadap kelompok minoritas di London utara.

Dua orang korban kini dalam penanganan medis serius setelah seorang pria menyerang mereka secara brutal di ruang publik.

Ilustrasi penusukan (Unsplash/Jimmy Chang)
Ilustrasi penusukan (Unsplash/Jimmy Chang)

Dikutip dari Skynews, ketegangan diplomatik pun pecah saat Israel secara terbuka mempertanyakan kemampuan otoritas London dalam meredam gelombang kebencian.

Situasi ini menandai pergeseran dari sekadar vandalisme menjadi ancaman fisik langsung yang mengancam nyawa warga sipil.

Pihak Shomrim melaporkan bahwa pelaku yang membawa pisau sempat melarikan diri sebelum akhirnya berhasil diringkus petugas.

Ilustrasi penusukan. [ANTARANews/Diasty Surjanto]
Ilustrasi penusukan. [ANTARANews/Diasty Surjanto]

Relawan medis dari Hatzola bergerak cepat mengevakuasi kedua korban untuk mendapatkan perawatan darurat segera.

Kementerian Luar Negeri Israel melalui pernyataan resminya menuntut langkah konkret dari pemerintah Inggris di luar sekadar kata-kata.

"Setelah serangan terhadap sinagoga, organisasi Yahudi, ambulans komunitas, dan sekarang orang Yahudi yang menjadi sasaran di Golders Green, pemerintah Inggris tidak dapat lagi mengeklaim bahwa ini terkendali," tulis Kemlu Israel di X.

Israel menekankan bahwa situasi di lapangan sudah sangat mengkhawatirkan dan membutuhkan intervensi keamanan yang jauh lebih masif.

"Pernyataan Perdana Menteri Keir Starmer bukanlah pengganti untuk menghadapi akar antisemitisme yang merajalela di seluruh Inggris Raya. Cukup sudah kata-kata. Inggris harus bertindak tegas dan segera," tambah Kemlu Israel.

Perdana Menteri Keir Starmer secara tegas mengutuk kejadian tersebut sebagai serangan terhadap nilai-nilai dasar negara Inggris.

"Serangan anti-Semit di Golders Green benar-benar mengerikan. Serangan terhadap komunitas Yahudi kita adalah serangan terhadap Inggris," tulis Starmer di akun X.

Pemerintah menjanjikan proses hukum yang berat bagi pelaku guna menjamin keadilan bagi para korban.

"Mereka yang bertanggung jawab akan dibawa ke pengadilan," tegas Starmer dalam pernyataan resminya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Donald Trump: Raja Charles Akan Bantu AS Lawan Iran

Donald Trump: Raja Charles Akan Bantu AS Lawan Iran

News | Kamis, 30 April 2026 | 08:51 WIB

Thierry Henry Khawatir Arsenal Kelelahan Jelang Duel Lawan Atletico Madrid

Thierry Henry Khawatir Arsenal Kelelahan Jelang Duel Lawan Atletico Madrid

Bola | Rabu, 29 April 2026 | 16:51 WIB

Raja Charles Sindir Trump di Gedung Putih, Candaan soal Bahasa Prancis Bikin Ruangan Pecah

Raja Charles Sindir Trump di Gedung Putih, Candaan soal Bahasa Prancis Bikin Ruangan Pecah

News | Rabu, 29 April 2026 | 16:27 WIB

Terkini

Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet

Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:30 WIB

Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan

Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 18:56 WIB

Sopir Truk Transfer Uang Setelah Dikepung Anak Jalanan di Pesanggrahan, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Sopir Truk Transfer Uang Setelah Dikepung Anak Jalanan di Pesanggrahan, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 18:30 WIB

'Bikin Malu Presiden', Gus Lilur Desak Prabowo Copot Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama

'Bikin Malu Presiden', Gus Lilur Desak Prabowo Copot Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 18:27 WIB

Eks Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Diuntit Alat Pelacak, Netizen Malah Soroti Mobil Fortuner Mewah

Eks Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Diuntit Alat Pelacak, Netizen Malah Soroti Mobil Fortuner Mewah

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 18:15 WIB

Isu Setoran 'Upeti' Program MBG, Ketua BGN: Tidak Benar dan Provokatif

Isu Setoran 'Upeti' Program MBG, Ketua BGN: Tidak Benar dan Provokatif

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 18:01 WIB

Niat Cari Cuan di Kapal Cumi, Pemuda Garut Malah Kena 'Zonk' Loker Medsos, HP Sampai Disita

Niat Cari Cuan di Kapal Cumi, Pemuda Garut Malah Kena 'Zonk' Loker Medsos, HP Sampai Disita

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 17:51 WIB

IDAI Minta Anak di Bawah 2 Tahun Bebas dari Gawai, Cegah Speech Delay hingga Virtual Autism

IDAI Minta Anak di Bawah 2 Tahun Bebas dari Gawai, Cegah Speech Delay hingga Virtual Autism

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 17:30 WIB

Haris Rusly Moti: Anomali Gerakan Sosial Saat Ini Justru Anti-Rakyat dan Adopsi Narasi Neoliberal

Haris Rusly Moti: Anomali Gerakan Sosial Saat Ini Justru Anti-Rakyat dan Adopsi Narasi Neoliberal

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:51 WIB

Wali Kota San Miguel Amatitlan Tewas Ditembak di Rumahnya Sendiri

Wali Kota San Miguel Amatitlan Tewas Ditembak di Rumahnya Sendiri

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:10 WIB