Polisi Inggris Nyatakan Penusuk Yahudi Sebagai Teroris, Ini Identitas Pelaku

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 30 April 2026 | 09:50 WIB
Polisi Inggris Nyatakan Penusuk Yahudi Sebagai Teroris, Ini Identitas Pelaku
Kepolisian antiteror London menyelidiki motif penargetan komunitas Yahudi dalam serangan pisau di Golders Green. (Skynews)
  • Penyerangan di Golders Green resmi dikategorikan sebagai tindakan terorisme oleh kepolisian Inggris.

  • Tersangka merupakan warga Inggris kelahiran Somalia yang diduga menargetkan komunitas Yahudi London.

  • Polisi selidiki keterkaitan serangan Golders Green dengan insiden kekerasan sebelumnya di Southwark.

Suara.com - Densus Inggris resmi menetapkan aksi penyerangan di kawasan Golders Green sebagai insiden terorisme yang terencana.

Penyelidik kini berfokus pada potensi motif kebencian rasial yang secara spesifik menyasar kelompok agama tertentu di London.

Dikutip dari Skynews, kehadiran unit intelijen khusus menandai keseriusan otoritas dalam membongkar jaringan atau keterlibatan aktor lain di balik layar.

Pemerintah Israel mengecam keras aksi penikaman dua warga Yahudi di Golders Green London utara.(Skynews)
Pemerintah Israel mengecam keras aksi penikaman dua warga Yahudi di Golders Green London utara.(Skynews)

Asisten Komisaris Laurence Taylor mengonfirmasi bahwa tim khusus antiteror sedang bekerja cepat bersama Kepolisian Metropolitan untuk memproses kasus ini.

Otoritas keamanan juga melakukan koordinasi lintas sektor guna memetakan gambaran intelijen secara menyeluruh dan mendalam.

"Satu jalur penyelidikan adalah apakah serangan ini sengaja menargetkan komunitas Yahudi di London," kata Taylor.

Ia juga menegaskan komitmen aparat untuk memberikan rasa aman kepada seluruh warga pasca-insiden yang mencekam tersebut.

"Saya ingin memperjelas bahwa pemolisian antiteror dan pasukan polisi di seluruh negeri sedang dikerahkan untuk memberikan dukungan tambahan dan ketenangan, dan kami meminta masyarakat untuk waspada dan mendukung komunitas yang mungkin merasa khawatir malam ini," tuturnya.

Profil dan Rekam Jejak Pelaku

Identitas tersangka diketahui sebagai seorang pria berkebangsaan Inggris berusia 45 tahun yang merupakan kelahiran Somalia.

Setelah mendapatkan perawatan medis di rumah sakit, pelaku kini telah dijebloskan ke sel tahanan kantor polisi London.

Status hukumnya saat ini adalah tersangka atas dugaan percobaan pembunuhan terhadap warga sipil di lokasi kejadian.

Petugas kepolisian juga telah melakukan penggeledahan intensif di sebuah kediaman yang berlokasi di tenggara London.

Ternyata, pria ini juga terlibat dalam aksi kekerasan lain di wilayah Southwark beberapa jam sebelum kejadian utama.

Insiden awal dilaporkan terjadi di Great Dover Street sekitar pukul 08.50 waktu setempat dengan melibatkan senjata tajam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

London Mencekam, Warga Yahudi Jadi Korban Penusukan Brutal

London Mencekam, Warga Yahudi Jadi Korban Penusukan Brutal

News | Kamis, 30 April 2026 | 09:14 WIB

Donald Trump: Raja Charles Akan Bantu AS Lawan Iran

Donald Trump: Raja Charles Akan Bantu AS Lawan Iran

News | Kamis, 30 April 2026 | 08:51 WIB

Thierry Henry Khawatir Arsenal Kelelahan Jelang Duel Lawan Atletico Madrid

Thierry Henry Khawatir Arsenal Kelelahan Jelang Duel Lawan Atletico Madrid

Bola | Rabu, 29 April 2026 | 16:51 WIB

Terkini

Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis

Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:01 WIB

Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo

Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:21 WIB

Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama

Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:19 WIB

Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya

Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:56 WIB

Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik

Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:50 WIB

Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema

Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:18 WIB

Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR

Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:00 WIB

Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis

Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:58 WIB

Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini

Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:21 WIB

Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!

Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:10 WIB