Mencekam! Kebakaran Apartemen Mediterania Jakbar, Penghuni Dievakuasi Pakai Tali dari Lantai 6

Bangun Santoso

Kamis, 30 April 2026 | 11:30 WIB
Mencekam! Kebakaran Apartemen Mediterania Jakbar, Penghuni Dievakuasi Pakai Tali dari Lantai 6
Foto sebagai ILUSTRASI Kebakaran: Petugas Pemadam Kemabakaran berusaha memadamkan api yang membakar rumah mewah di Kawasan Menteng, Jakarta, Selasa (9/7/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
  • Kebakaran melanda Apartemen Mediterania, Jakarta Barat, pada Kamis pagi, 25 April 2024, sekitar pukul 07.15 WIB.
  • Petugas Gulkarmat mengevakuasi penghuni melalui bagian luar gedung menggunakan tangga darurat akibat kepungan asap tebal di dalam.
  • Proses evakuasi yang dilakukan dengan cepat dan prosedur keamanan ketat berhasil meminimalisir risiko jatuhnya korban jiwa.

Suara.com - Peristiwa kebakaran melanda salah satu gedung hunian di Apartemen Mediterania, Jakarta Barat, pada Kamis pagi (25/4/2024).

Insiden ini memicu kepanikan luar biasa di kalangan penghuni, mengingat api muncul saat jam sibuk di mana warga mulai beraktivitas.

Petugas pemadam kebakaran segera dikerahkan ke lokasi untuk menjinakkan si jago merah sekaligus menyelamatkan sejumlah penghuni yang terjebak di dalam gedung.

Berdasarkan pantauan di lokasi pada pukul 09.25 WIB, situasi terlihat sangat tegang.

Kepulan asap hitam pekat membumbung tinggi dari salah satu bagian gedung, menghalangi akses keluar normal bagi para penghuni.

Petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat melakukan evakuasi dari sisi seberang bagian gedung yang terbakar guna menghindari paparan panas dan asap yang semakin tebal.

Kondisi di dalam gedung dilaporkan sangat tidak memungkinkan untuk proses evakuasi melalui tangga darurat internal.

Tebalnya asap yang mengepul di bagian dalam apartemen itu membuat petugas terpaksa melakukan evakuasi melalui bagian luar gedung.

Langkah ini diambil sebagai prosedur keselamatan darurat demi memastikan para penghuni tidak menghirup gas karbon monoksida yang berbahaya di dalam lorong-lorong gedung.

Teknis evakuasi dilakukan dengan peralatan lengkap dan penuh kehati-hatian. Tangga evakuasi dipasang berjenjang dari lantai dasar menuju lantai enam gedung dan satu per satu penghuni yang terjebak diturunkan.

Mengingat ketinggian gedung yang cukup ekstrem, petugas menerapkan standar keamanan ganda bagi warga yang dievakuasi.

Penghuni yang dievakuasi nampak diikatkan dengan tali agar tidak terjatuh saat menuruni tangga.

Proses penurunan penghuni ini menjadi tontonan mencekam bagi warga sekitar dan pengguna jalan di kawasan Jakarta Barat.

Satu per satu warga, mulai dari orang dewasa hingga lansia, dipandu perlahan oleh petugas menuruni anak tangga besi yang terpasang di dinding luar gedung.

Tali pengaman dipastikan terikat kuat pada tubuh penghuni sebelum mereka mulai melangkah turun dari ketinggian lantai enam.

Hingga pukul 10.00 WIB, proses evakuasi masih berlangsung. Petugas terus menyisir setiap lantai untuk memastikan tidak ada lagi penghuni yang tertinggal di dalam unit apartemen mereka.

Di posko informasi, petugas mendata penghuni yang telah dievakuasi dan penghuni yang masih terjebak di dalam gedung yang terbakar.

Mengenai awal mula munculnya api, informasi sementara menyebutkan bahwa titik api berasal dari lantai bawah.

Sebelumnya, pantauan di lokasi pada pukul 09.00 WIB, asap keluar dari lantai dua salah satu bangunan gedung apartemen tersebut.

Kecepatan perambatan asap membuat penghuni di lantai-lantai atas tidak sempat turun melalui lift maupun tangga manual sebelum lorong dipenuhi asap.

Beruntung, lokasi Apartemen Mediterania berada di area strategis yang dekat dengan fasilitas publik.

Sejumlah petugas Damkar yang kebetulan berkantor di depan apartemen itu langsung sigap melakukan pemadaman dan evakuasi penghuni yang terjebak.

Respons cepat ini meminimalisir potensi jatuhnya korban jiwa lebih banyak, mengingat api dapat menyebar dengan cepat pada bangunan vertikal.

Salah seorang saksi mata yang berada di lokasi kejadian memberikan keterangan mengenai awal mula insiden tersebut.

Salah satu pekerja retail di apartemen tersebut bernama Abdul mengatakan kebakaran itu terjadi sekitar pukul 07.15 WIB.

Kejadian ini berlangsung sangat cepat saat para pekerja dan penghuni baru saja memulai rutinitas pagi mereka.

"Jadi, kan kita udah mulai masuk jam 07.00 WIB tuh, terus tadi terjadinya (kebakaran) jam 07.15 WIB gitu," kata Abdul di Apartemen Mediterania, Jakarta Barat, Kamis pagi sebagaimana dilansir Antara.

Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan mendalam mengenai penyebab pasti kebakaran tersebut.

Area di sekitar Apartemen Mediterania Jakarta Barat masih disterilkan untuk memudahkan akses mobil pemadam kebakaran dan ambulans.

Warga diimbau untuk tidak mendekat ke lokasi demi keamanan dan kelancaran proses pendinginan gedung pasca pemadaman.

Kondisi lalu lintas di sekitar lokasi juga mengalami kepadatan akibat banyaknya kendaraan petugas dan warga yang menyaksikan proses evakuasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kebakaran Hebat Landa Pasar Kanjengan Semarang, Ratusan Kios Hangus dalam Semalam

Kebakaran Hebat Landa Pasar Kanjengan Semarang, Ratusan Kios Hangus dalam Semalam

News | Kamis, 30 April 2026 | 06:20 WIB

Kebakaran Maut di Lubang Buaya: Wanita 53 Tahun Pengidap Stroke Tewas Terjebak Dalam Rumah

Kebakaran Maut di Lubang Buaya: Wanita 53 Tahun Pengidap Stroke Tewas Terjebak Dalam Rumah

News | Minggu, 26 April 2026 | 18:42 WIB

Kebakaran Hutan di Iwate Meluas, 3.000 Warga Otsuchi Dievakuasi

Kebakaran Hutan di Iwate Meluas, 3.000 Warga Otsuchi Dievakuasi

News | Minggu, 26 April 2026 | 16:10 WIB

Motif Konyol 'Prank' Damkar Semarang Terungkap: Kesal Debitur Susah Ditagih Utang Rp2 Juta!

Motif Konyol 'Prank' Damkar Semarang Terungkap: Kesal Debitur Susah Ditagih Utang Rp2 Juta!

News | Minggu, 26 April 2026 | 08:57 WIB

Kebakaran Sampah 2 Hari di Kelapa Gading, DLH DKI Ungkap Dugaan Pemicunya

Kebakaran Sampah 2 Hari di Kelapa Gading, DLH DKI Ungkap Dugaan Pemicunya

News | Jum'at, 24 April 2026 | 18:37 WIB

Dua Hari Berturut, Langit Kelapa Gading Tercemar Asap Kebakaran Sampah

Dua Hari Berturut, Langit Kelapa Gading Tercemar Asap Kebakaran Sampah

News | Jum'at, 24 April 2026 | 16:36 WIB

Gereja Berusia 2 Abad di AS Porak-poranda Diamuk Si Jago Merah, 5 Petugas Damkar Jadi Korban

Gereja Berusia 2 Abad di AS Porak-poranda Diamuk Si Jago Merah, 5 Petugas Damkar Jadi Korban

News | Jum'at, 24 April 2026 | 11:02 WIB

Terkini

Sentil Polri di Kasus Roy Suryo, Henri Subiakto Sebut UU ITE Dipakai Tutupi Isu Ijazah Jokowi

Sentil Polri di Kasus Roy Suryo, Henri Subiakto Sebut UU ITE Dipakai Tutupi Isu Ijazah Jokowi

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 21:15 WIB

Di Tengah Gelombang Kritik, Prabowo Sebut Investasi Asing ke Indonesia Terus Mengalir

Di Tengah Gelombang Kritik, Prabowo Sebut Investasi Asing ke Indonesia Terus Mengalir

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 21:12 WIB

Henri Subiakto Sebut Pasal yang Menjerat Roy Suryo Tak Masuk Akal, Status P21 Dipertanyakan

Henri Subiakto Sebut Pasal yang Menjerat Roy Suryo Tak Masuk Akal, Status P21 Dipertanyakan

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 20:46 WIB

Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Segera Ditandatangani, Teheran Beri Sinyal Berbeda

Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Segera Ditandatangani, Teheran Beri Sinyal Berbeda

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 20:30 WIB

Apa Itu Restitusi? Wamen PPPA Tegaskan Korban Bullying Berhak Dapat Ganti Rugi

Apa Itu Restitusi? Wamen PPPA Tegaskan Korban Bullying Berhak Dapat Ganti Rugi

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 20:21 WIB

Bangun Spiritualitas Warga Jawa Barat, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan

Bangun Spiritualitas Warga Jawa Barat, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:56 WIB

Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet

Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:30 WIB

Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan

Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 18:56 WIB

Sopir Truk Transfer Uang Setelah Dikepung Anak Jalanan di Pesanggrahan, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Sopir Truk Transfer Uang Setelah Dikepung Anak Jalanan di Pesanggrahan, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 18:30 WIB

'Bikin Malu Presiden', Gus Lilur Desak Prabowo Copot Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama

'Bikin Malu Presiden', Gus Lilur Desak Prabowo Copot Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 18:27 WIB