Jejak Sejarah Unhas, Kampus Pertama di Indonesia yang Kelola Dapur Makan Bergizi Gratis

Chyntia Sami Bhayangkara

Jum'at, 01 Mei 2026 | 11:03 WIB
Jejak Sejarah Unhas, Kampus Pertama di Indonesia yang Kelola Dapur Makan Bergizi Gratis
Universitas Hasanuddin (Unhas) di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel),. [Antara]

Upaya pengembangan perguruan tinggi di Makassar juga ditandai dengan inisiatif Yayasan Balai Perguruan Tinggi Sawerigading yang berkeinginan mendirikan Fakultas Kedokteran. Rencana ini terealisasi setelah tercapai kesepakatan antara pihak yayasan dengan Kementerian Pendidikan, Pengajaran, dan Kebudayaan, sebagaimana diputuskan dalam rapat Dewan Menteri pada 22 Oktober 1953. Dari keputusan tersebut, dibentuklah panitia persiapan untuk mendirikan Fakultas Kedokteran di Makassar.

Perkembangan selanjutnya terlihat pada bidang teknik. Tekad masyarakat Sulawesi Selatan untuk memiliki tenaga ahli di bidang teknik membuahkan hasil ketika Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia mengeluarkan Surat Keputusan Nomor 88130/S tertanggal 8 September 1960 mengenai pendirian Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin. Fakultas ini dipimpin oleh Ir. J. Pongrekun sebagai ketua dan Ir. Ramli Cambari Saka sebagai sekretaris, dengan tiga jurusan awal yaitu Teknik Sipil, Mesin, dan Perkapalan. Pada tahun 1963, fakultas ini semakin lengkap dengan dibukanya jurusan Elektronika dan Arsitektur.

Di bidang ilmu humaniora, cikal bakal Fakultas Sastra bermula dari program Kursus B.1 Paedagogik, Sastra Timur, dan Sastra Barat yang dialihkan ke Universitas Hasanuddin pada 2 November 1959. Fakultas Sastra kemudian resmi berdiri berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan, Pengajaran, dan Kebudayaan pada 3 November 1960.

Tidak lama setelah itu, tepatnya pada 1 Februari 1961, didirikan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik sebagai fakultas keenam di lingkungan universitas. Pada tahun 1963, dibentuk pula panitia pendirian Fakultas Kedokteran Hewan dan Peternakan di Makassar sebagai bagian dari perluasan bidang keilmuan.

Perkembangan institusi pendidikan kesehatan juga terus berlanjut. Pendidikan Dokter Gigi mulai dirintis pada 23 Januari 1969 melalui kerja sama antara Universitas Hasanuddin dan TNI Angkatan Laut. Inisiatif ini melibatkan tokoh-tokoh seperti Laksamana Mursalim Dg Mamanggun, Rektor Unhas Letkol Dr. M. Natsir Said, serta drg. Halima Dg Sikati.

Pada awalnya, institusi ini bernama Institut Kedokteran Gigi Yos Sudarso. Kemudian pada tahun 1970, institusi tersebut menjadi bagian dari Universitas Hasanuddin sebagai Jurusan Kedokteran Gigi, dan akhirnya berkembang menjadi Fakultas Kedokteran Gigi pada tahun 1983.

Selanjutnya, Fakultas Kesehatan Masyarakat didirikan pada 5 November 1982. Pada awalnya, fakultas ini menerima mahasiswa lulusan Diploma Tiga bidang kesehatan. Seiring perkembangan waktu, sejak tahun 1987 fakultas ini mulai menerima lulusan sekolah menengah atas. Fakultas Kesehatan Masyarakat menjadi fakultas ke-11 di lingkungan Universitas Hasanuddin, menandai semakin luasnya cakupan pendidikan yang ditawarkan oleh universitas ini.

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Temui Menko Zulhas, Asosiasi Pelaku Usaha Dorong Perbaikan Tata Kelola hingga Rantai Pasok MBG

Temui Menko Zulhas, Asosiasi Pelaku Usaha Dorong Perbaikan Tata Kelola hingga Rantai Pasok MBG

News | Selasa, 28 April 2026 | 19:31 WIB

Gibran Tekankan Keamanan Pangan MBG: Sisa Makanan Dilarang Masuk Dapur

Gibran Tekankan Keamanan Pangan MBG: Sisa Makanan Dilarang Masuk Dapur

News | Selasa, 28 April 2026 | 10:31 WIB

MBG Jadi Andalan, Cak Imin Klaim Kemiskinan Ekstrem Turun Signifikan

MBG Jadi Andalan, Cak Imin Klaim Kemiskinan Ekstrem Turun Signifikan

News | Senin, 27 April 2026 | 18:59 WIB

Terkini

Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso

Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 17:35 WIB

PBB: Hampir 1.000 Warga Palestina Dibunuh Israel Sejak Oktober 2025

PBB: Hampir 1.000 Warga Palestina Dibunuh Israel Sejak Oktober 2025

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 17:33 WIB

Heboh Mobil Terpasang Alat Pelacak, Eks Ketua BEM UGM Tiyo Dituding Terlibat Aktor Politik Praktis

Heboh Mobil Terpasang Alat Pelacak, Eks Ketua BEM UGM Tiyo Dituding Terlibat Aktor Politik Praktis

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 17:28 WIB

Al-Qaqa Ibn Antar, Spiderman Yaman Tewas Mengenaskan di Kawah Hardah

Al-Qaqa Ibn Antar, Spiderman Yaman Tewas Mengenaskan di Kawah Hardah

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 17:01 WIB

Menlu Abbas Araghchi: Kesepakatan Damai AS - Iran Satu Paket dengan Israel - Lebanon

Menlu Abbas Araghchi: Kesepakatan Damai AS - Iran Satu Paket dengan Israel - Lebanon

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 16:22 WIB

KPK Temukan Sederet Proyek Strategis Jakarta Tak Optimal, Ini Daftarnya

KPK Temukan Sederet Proyek Strategis Jakarta Tak Optimal, Ini Daftarnya

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 16:19 WIB

Iran Tegaskan Israel Terikat Kesepakatan Damai dengan AS, Soroti Penarikan Pasukan dari Lebanon

Iran Tegaskan Israel Terikat Kesepakatan Damai dengan AS, Soroti Penarikan Pasukan dari Lebanon

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 16:13 WIB

KPK Pelototi Proyek Strategis DKI Jakarta Senilai Rp 4,25 Triliun

KPK Pelototi Proyek Strategis DKI Jakarta Senilai Rp 4,25 Triliun

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 16:13 WIB

Sasar Pekerja Billboard, Tukang Cat Duko di Salemba Diciduk usai Aksi Pemerasannya Viral

Sasar Pekerja Billboard, Tukang Cat Duko di Salemba Diciduk usai Aksi Pemerasannya Viral

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 15:36 WIB

WNA Ribut dan Diseret di Terminal 3 Soetta! Polisi Sampai Panggil Penerjemah Mandarin untuk Mediasi

WNA Ribut dan Diseret di Terminal 3 Soetta! Polisi Sampai Panggil Penerjemah Mandarin untuk Mediasi

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 15:18 WIB