Australia Panas, Ratusan Warga Ngamuk Buntut Kematian Kumanjayi Little Baby, Siapa Dia?

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 01 Mei 2026 | 11:38 WIB
Australia Panas, Ratusan Warga Ngamuk Buntut Kematian Kumanjayi Little Baby, Siapa Dia?
Situasi keamanan di Alice Springs memanas setelah penangkapan Jefferson Lewis yang diduga kuat sebagai pelaku pembunuhan bocah perempuan. (BBC)
baca 10 detik
  • Polisi menangkap Jefferson Lewis terkait pembunuhan bocah perempuan berusia lima tahun di Australia.

  • Kerusuhan pecah di rumah sakit Alice Springs saat warga menuntut hukuman adat "payback".

  • Keluarga korban meminta massa tenang dan membiarkan proses hukum formal berjalan sepenuhnya.

Suara.com - Situasi keamanan di Alice Springs memanas setelah penangkapan Jefferson Lewis yang diduga kuat sebagai pelaku pembunuhan bocah perempuan.

Massa yang marah mengepung fasilitas medis tempat tersangka dirawat hingga memicu bentrokan fisik dengan aparat keamanan.

Otoritas kepolisian kini memperluas investigasi untuk menyeret pihak-pihak yang membantu persembunyian pelaku selama masa pelarian.

Ilustrasi pisau.(Unsplash/Kylie Johnson)
Ilustrasi pisau.(Unsplash/Kylie Johnson)

Kemarahan publik memuncak karena korban yang dikenal sebagai Kumanjayi Little Baby ditemukan tidak bernyawa setelah menghilang berhari-hari.

Polisi memperingatkan bahwa tindakan main hakim sendiri dan keterlibatan membantu buronan tidak akan ditoleransi hukum.

Sekitar 400 warga berkumpul di luar rumah sakit sambil menyuarakan tuntutan hukuman adat atau "payback".

Massa menuduh pihak kepolisian memberikan perlindungan berlebih kepada pria yang baru bebas dari penjara tersebut.

Ilustrasi pisau. (shutterstock)
Ilustrasi pisau. (shutterstock)

Gas air mata terpaksa ditembakkan petugas guna membubarkan kerumunan yang mulai melemparkan benda tajam dan tumpul.

Beberapa kendaraan dinas milik kepolisian dilaporkan mengalami kerusakan parah akibat serangan massa yang tidak terkendali.

baca juga

Upaya pembakaran mobil polisi juga sempat terjadi sebelum petugas berhasil meredam eskalasi kekerasan di lokasi.

Komisaris Polisi Martin Dole menyatakan tersangka ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri akibat serangan bertubi-tubi dari warga.

"Lewis mengalami serangan berkelanjutan dan pingsan saat polisi tiba untuk menangkapnya," ungkap Martin Dole dalam keterangannya.

Meski sempat dikeroyok, luka-luka yang diderita Lewis dianggap tidak cukup parah untuk menjalani rawat inap jangka panjang.

Aparat segera menerbangkan Lewis ke Darwin demi menghindari amuk massa susulan yang lebih besar di Alice Springs.

Polisi menegaskan akan segera menjatuhkan tuntutan resmi kepada Lewis dalam beberapa hari ke depan setelah proses administrasi selesai.

Keluarga korban kini berada dalam duka mendalam dan meminta masyarakat untuk menghentikan aksi kekerasan di jalanan.

Robin Granites selaku tetua adat sekaligus kakek korban meminta warga menghormati proses hukum yang sedang berjalan.

"Apa yang terjadi minggu ini bukanlah cara kami," kata Robin Granites dalam pernyataan resminya kepada publik.

Ia menambahkan bahwa meski keluarga sangat terpukul, fokus saat ini adalah memberikan penghormatan terakhir kepada cucunya.

"Pria ini telah ditangkap berkat aksi masyarakat, dan kita sekarang harus membiarkan keadilan berjalan semestinya sementara kita mengambil waktu untuk berkabung bagi Kumanjayi Little Baby dan mendukung keluarga kami," lanjut Robin.

Ibu kandung korban juga menyampaikan pesan menyentuh terkait kepergian putri tercintanya yang mendadak dan tragis.

"Akan sangat sulit untuk menjalani sisa hidup kami tanpa kehadiranmu," ungkap sang ibu yang identitasnya dirahasiakan.

Pihak keluarga meyakini bahwa korban kini telah berada di tempat yang tenang bersama kerabat yang telah tiada.

"Kami tahu kamu berada di surga bersama anggota keluarga lainnya dan Yesus. Aku dan saudaramu akan menemuimu suatu hari nanti," tambahnya.

Proses identifikasi forensik masih terus dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kematian bocah malang tersebut.

Kumanjayi Little Baby dilaporkan hilang sejak Sabtu lalu setelah terakhir kali terlihat di kamp pemukiman Aborigin.

Pencarian besar-besaran yang melibatkan relawan dan polisi berakhir duka saat jasadnya ditemukan di area semak pada Kamis.

Jefferson Lewis menjadi tersangka utama karena ia menghilang dari pengawasan tepat saat bocah tersebut dilaporkan tidak ada di tempat tidur.

Lewis sendiri diketahui baru saja menghirup udara bebas dari penjara enam hari sebelum peristiwa penculikan terjadi.

Ketegangan di Alice Springs merupakan akumulasi dari rasa kehilangan warga terhadap keselamatan anak-anak di wilayah tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sering Terjadi Penembakan, Australia Godok Aturan Jaga Ketat Perayaan Orang Yahudi

Sering Terjadi Penembakan, Australia Godok Aturan Jaga Ketat Perayaan Orang Yahudi

News | Kamis, 30 April 2026 | 14:24 WIB

Tragis Penjual Kartu Pokemon di Chile Dibunuh, Koleksi Mahal Jadi Motif

Tragis Penjual Kartu Pokemon di Chile Dibunuh, Koleksi Mahal Jadi Motif

News | Rabu, 29 April 2026 | 15:21 WIB

Foto Kerang Berkode 86 47 Bongkar Rencana Pembunuhan Donald Trump

Foto Kerang Berkode 86 47 Bongkar Rencana Pembunuhan Donald Trump

News | Rabu, 29 April 2026 | 13:22 WIB

Terkini

Max Havelaar! Novel Legendaris Pelajaran SMA yang Mengguncang Belanda

Max Havelaar! Novel Legendaris Pelajaran SMA yang Mengguncang Belanda

Your Say | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 15:30 WIB

Gubernur Khofifah Beri Kado Kemerdekaan HUT ke-81 RI: Bebaskan Pajak Daerah, Ringankan Beban Warga

Gubernur Khofifah Beri Kado Kemerdekaan HUT ke-81 RI: Bebaskan Pajak Daerah, Ringankan Beban Warga

Jatim | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 15:22 WIB

Kabinet Bayangan: Dana MBG di Pos Pendidikan Korbankan Nasib Guru dan Sekolah

Kabinet Bayangan: Dana MBG di Pos Pendidikan Korbankan Nasib Guru dan Sekolah

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 15:21 WIB

5 Low pH Cleanser Lokal yang Aman untuk Kulit Sensitif, Cuma Rp30 Ribuan!

5 Low pH Cleanser Lokal yang Aman untuk Kulit Sensitif, Cuma Rp30 Ribuan!

Your Say | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 15:15 WIB

Cushion Skintific Paling Bagus yang Mana? Ini Perbedaan Kemasan Biru, Pink, Hijau, dan Gold

Cushion Skintific Paling Bagus yang Mana? Ini Perbedaan Kemasan Biru, Pink, Hijau, dan Gold

Lifestyle | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 15:05 WIB

Menemukan Ruang Sunyi dalam Selamat Menunaikan Puisi Karya Joko Pinurbo

Menemukan Ruang Sunyi dalam Selamat Menunaikan Puisi Karya Joko Pinurbo

Your Say | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 15:00 WIB

Air Mawar Viva Bisa Mencerahkan Wajah? Cek Klaimnya dan Review Pengguna

Air Mawar Viva Bisa Mencerahkan Wajah? Cek Klaimnya dan Review Pengguna

Lifestyle | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 14:45 WIB

Alarm Buat KPK! Eks Penyidik Desak Perketat Pengawasan Usai Pegawai Bocorkan Kasus

Alarm Buat KPK! Eks Penyidik Desak Perketat Pengawasan Usai Pegawai Bocorkan Kasus

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 14:37 WIB

Imigran Ceuta Ungkap Polisi Maroko Membuka Jalur Perbatasan Spanyol Secara Sengaja

Imigran Ceuta Ungkap Polisi Maroko Membuka Jalur Perbatasan Spanyol Secara Sengaja

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 14:35 WIB

4 Tone Up Cream dengan Finish Glowing Natural Sesuai Klaim dan Harga

4 Tone Up Cream dengan Finish Glowing Natural Sesuai Klaim dan Harga

Lifestyle | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 14:30 WIB

×