Harga Sapi Kurban 2026 Mulai Rp5 Jutaan, Cek Perbandingan Jenis dan Estimasi Biayanya

Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:28 WIB
Harga Sapi Kurban 2026 Mulai Rp5 Jutaan, Cek Perbandingan Jenis dan Estimasi Biayanya
harga sapi kurban 2026 (unsplash/gilles detot)
  • Muhammadiyah menetapkan Idul Adha 2026 jatuh pada 27 Mei, sementara pemerintah masih menunggu hasil sidang isbat resmi.
  • Masyarakat Indonesia cenderung memilih sapi kurban jenis Limosin, Simental, Bali, atau Peranakan Ongole sesuai anggaran dan kebutuhan.
  • Harga sapi kurban bervariasi antara Rp4,9 juta hingga Rp24 juta tergantung jenis, umur, serta lokasi penjualan hewan.

Suara.com - Menjelang Hari Raya Idul Adha 2026, perbincangan soal harga hewan kurban mulai ramai dibahas. Sapi masih menjadi pilihan utama masyarakat karena dianggap memiliki nilai ibadah sekaligus manfaat sosial yang besar.

Di berbagai daerah, tren harga sapi kurban menunjukkan variasi yang cukup lebar. Perbedaan ini dipengaruhi banyak faktor, mulai dari jenis sapi hingga biaya distribusi.

Bagi sebagian orang, memilih sapi kurban bukan hanya soal harga, tetapi juga kualitas dan kelayakan hewan. Karena itu, informasi harga menjadi penting agar calon pekurban bisa menyesuaikan dengan anggaran.

Selain itu, meningkatnya permintaan menjelang hari raya juga kerap memengaruhi harga di pasaran. Tidak jarang harga sapi mengalami kenaikan mendekati hari H.

Sapi Kurban. Penyembelihan ternak betina produktif akan mempengaruhi populasi sapi di Padang Pariaman. [Antara]
Sapi Kurban. Penyembelihan ternak betina produktif akan mempengaruhi populasi sapi di Padang Pariaman. [Antara]

Kapan Idul Adha 2026?

Muhammadiyah telah menetapkan Idul Adha pada Rabu, 27 Mei 2026. Sementara pemerintah belum menetapkan tanggal 10 Dzulhijjah, semua tergantung hasil sidang isbat pemerintah. Penetapan ini didasarkan pada penentuan awal bulan Zulhijah dalam kalender hijriah.

Biasanya, pemerintah melalui Kementerian Agama akan mengumumkan tanggal resmi mendekati hari pelaksanaan melalui sidang isbat. Meski demikian, masyarakat sudah mulai mempersiapkan kurban jauh hari sebelumnya.

Jenis sapi kurban favorit

Di Indonesia, ada beberapa jenis sapi yang paling sering dipilih untuk kurban. Setiap jenis memiliki karakteristik bobot, postur, dan harga yang berbeda.

  • Sapi Limosin dikenal memiliki tubuh besar dan daging yang tebal. Jenis ini sering menjadi pilihan karena tampilannya yang gagah dan bobotnya yang tinggi.
  • Sapi Simental juga cukup populer dengan ciri tubuh besar dan pertumbuhan cepat. Banyak peternak memilih jenis ini karena efisiensi dalam penggemukan.
  • Sapi Bali menjadi favorit karena adaptif terhadap lingkungan tropis Indonesia. Selain itu, harganya cenderung lebih terjangkau dibandingkan sapi impor.
  • Sapi Peranakan Ongole (PO) juga banyak diminati karena daya tahan tubuhnya yang kuat. Jenis ini sering ditemukan di pasar lokal dengan harga yang relatif stabil.

Harga sapi kurban 2026

Harga sapi kurban 2026 dipengaruhi oleh beberapa faktor utama. Di antaranya bobot hidup, jenis sapi, biaya perawatan dan pakan, serta lokasi pengiriman.

Untuk sapi jantan jenis Simental atau Limosin dewasa, harga berkisar antara Rp14.000.000 hingga Rp21.500.000. Sementara untuk umur satu tahun, harganya berada di kisaran Rp10.000.000 hingga Rp16.000.000.

Jika memilih sapi jantan usia 3 hingga 5 bulan, harga bisa lebih rendah yaitu sekitar Rp6.000.000 hingga Rp11.500.000. Pilihan ini biasanya diambil untuk budget yang lebih terbatas.

Untuk sapi jantan putih dewasa, harga berkisar antara Rp12.500.000 hingga Rp24.000.000. Sedangkan usia satu tahun berada di rentang Rp8.000.000 hingga Rp15.500.000.

Sapi jantan putih usia 3 hingga 5 bulan dijual dengan harga sekitar Rp5.500.000 hingga Rp6.500.000. Variasi harga ini tergantung kondisi fisik dan lokasi penjualan.

Pada kategori betina, sapi Simental atau Limosin dewasa dihargai sekitar Rp11.500.000 hingga Rp19.500.000. Untuk umur satu tahun, kisarannya Rp8.500.000 hingga Rp13.000.000.

Sementara itu, sapi betina usia 3 hingga 5 bulan berada di rentang Rp5.000.000 hingga Rp8.000.000. Harga ini biasanya lebih rendah dibandingkan sapi jantan.

Sapi betina putih dewasa dijual mulai Rp9.500.000 hingga Rp16.000.000. Sedangkan usia satu tahun berada di kisaran Rp7.800.000 hingga Rp10.500.000.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

25 Ucapan Idul Adha 2026 yang Bermakna untuk Caption Medsos, Dijamin Aesthetic!

25 Ucapan Idul Adha 2026 yang Bermakna untuk Caption Medsos, Dijamin Aesthetic!

Lifestyle | Senin, 04 Mei 2026 | 21:59 WIB

Idul Adha 2026 Berapa Hari Lagi? Mari Hitung Mundur dan Cek Jadwalnya

Idul Adha 2026 Berapa Hari Lagi? Mari Hitung Mundur dan Cek Jadwalnya

Lifestyle | Senin, 04 Mei 2026 | 10:46 WIB

Sambut Idul Adha, Berkurban Makin Praktis dan Nyaman lewat BRImo, Berikut Langkah-langkahnya

Sambut Idul Adha, Berkurban Makin Praktis dan Nyaman lewat BRImo, Berikut Langkah-langkahnya

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 15:37 WIB

Terkini

Bersihkan Jejak Digital Negatif, Pemerintah Masukkan 'Right to be Forgotten' ke Revisi UU HAM

Bersihkan Jejak Digital Negatif, Pemerintah Masukkan 'Right to be Forgotten' ke Revisi UU HAM

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22 WIB

Piala Dunia 2026 Belum Mulai, Kunjungan Turis Asing ke AS Anjlok Akibat Masalah Visa

Piala Dunia 2026 Belum Mulai, Kunjungan Turis Asing ke AS Anjlok Akibat Masalah Visa

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:16 WIB

Banjir Ciliwung Terjang Kebon Pala, Warga Desak Normalisasi Dipercepat

Banjir Ciliwung Terjang Kebon Pala, Warga Desak Normalisasi Dipercepat

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:01 WIB

Indonesia Rawan Jadi 'Sarang Sunyi' Penyakit Hantavirus, Epidemiolog Soroti Lemahnya Surveilans

Indonesia Rawan Jadi 'Sarang Sunyi' Penyakit Hantavirus, Epidemiolog Soroti Lemahnya Surveilans

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:51 WIB

Kisahnya Viral, DPR Sebut Kematian Siswa karena Sepatu Kekecilan Jadi Alarm Keras Sistem Pendidikan

Kisahnya Viral, DPR Sebut Kematian Siswa karena Sepatu Kekecilan Jadi Alarm Keras Sistem Pendidikan

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:42 WIB

Pemprov DKI Pertahankan Privilege Mobil Listrik: Bebas Pajak dan Ganjil Genap

Pemprov DKI Pertahankan Privilege Mobil Listrik: Bebas Pajak dan Ganjil Genap

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:42 WIB

Eks Bintang Arsenal Alexis Sanchez Bawa Sevilla Keluar dari Zona Degradasi

Eks Bintang Arsenal Alexis Sanchez Bawa Sevilla Keluar dari Zona Degradasi

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:42 WIB

Imbas Tembok Sekolah Roboh, Seluruh Siswa SDN Tebet Barat 08 Terpaksa Belajar Daring Hari Ini

Imbas Tembok Sekolah Roboh, Seluruh Siswa SDN Tebet Barat 08 Terpaksa Belajar Daring Hari Ini

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:38 WIB

Korea Selatan Selidiki Kebakaran Kapal di Selat Hormuz, Penyebab Masih Misterius

Korea Selatan Selidiki Kebakaran Kapal di Selat Hormuz, Penyebab Masih Misterius

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:30 WIB

Ledakan Pabrik Kembang Api di China Tewaskan 21 Orang, Puluhan Luka-luka

Ledakan Pabrik Kembang Api di China Tewaskan 21 Orang, Puluhan Luka-luka

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:22 WIB