- Seorang pria Belanda berusia 70 tahun meninggal di kapal pesiar MV Hondius pada 11 April akibat infeksi hantavirus.
- Kapten kapal menyatakan kematian disebabkan penyebab alami, sehingga penumpang tidak melakukan tindakan pencegahan kesehatan selama pelayaran berlangsung.
- Wabah hantavirus yang menyebar di kapal tersebut akhirnya menewaskan tiga orang dan menginfeksi sedikitnya tujuh penumpang lainnya.
Kapal berbendera Belanda itu kini menjadi sorotan internasional setelah wabah hantavirus menyebar ke sejumlah negara.
Korban pertama diketahui mulai mengalami demam, sakit kepala, nyeri perut, dan diare pada 6 April, lebih dari dua pekan setelah kapal memulai pelayaran ekspedisi selama 35 hari dari Argentina.
Kondisinya kemudian memburuk hingga mengalami gangguan pernapasan akut sebelum meninggal pada 11 April.
Otoritas Argentina menduga korban dan istrinya tertular virus saat melakukan wisata pengamatan burung di wilayah Ushuaia yang menjadi habitat tikus pembawa hantavirus.