-
Pakar kesehatan Belanda menegaskan virus hanta lebih sulit menular antarmanusia daripada virus Covid-19.
-
Pasien dari kapal MV Hondius menjalani isolasi ketat di Pusat Medis Universitas Leiden.
-
Rumah sakit di Belanda siaga membagi beban penanganan jika ditemukan kasus virus hanta tambahan.
"Kami tidak tahu persis berapa lama seseorang dapat membawa virus tersebut. Namun kami berasumsi bahwa setelah seseorang merasa lebih baik, mereka tidak lagi menular," jelasnya.
Sistem kesehatan di Belanda telah menyiapkan beberapa fasilitas rujukan jika ditemukan kasus tambahan dari klaster kapal tersebut.
Kapasitas ruang isolasi di Leiden masih mencukupi dan siap menerima rujukan pasien baru apabila situasi mendesak.
Kerja sama antar-rumah sakit di seluruh negeri menjadi strategi utama agar beban perawatan tidak menumpuk di satu titik.
"Dan ada beberapa rumah sakit di Belanda yang bisa melakukan hal ini, jadi kami bisa sedikit membagi beban kerja," ungkap Veldkamp.
Fasilitas medis di Belanda diklaim memiliki pengalaman luas dalam menangani penyakit menular serupa dengan standar internasional.
Kekhawatiran muncul setelah wabah virus hanta terdeteksi menyerang penumpang di kapal pesiar MV Hondius yang sedang berlayar.
Virus hanta biasanya menyebar melalui kontak dengan hewan pengerat, namun kasus di kapal ini memicu investigasi terkait kemungkinan transmisi antarmanusia.
Hingga saat ini, otoritas kesehatan terus memantau perkembangan pasien guna mencegah penyebaran virus ke wilayah daratan Eropa secara luas.