Ahli: Virus Hanta di Kapal MV Hondius Tidak Berisiko Menjadi Pandemi Baru Seperti Wabah COVID-19

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:46 WIB
Ahli: Virus Hanta di Kapal MV Hondius Tidak Berisiko Menjadi Pandemi Baru Seperti Wabah COVID-19
Virus hanta (Istimewa)
  • Pakar kesehatan Belanda menegaskan virus hanta lebih sulit menular antarmanusia daripada virus Covid-19.

  • Pasien dari kapal MV Hondius menjalani isolasi ketat di Pusat Medis Universitas Leiden.

  • Rumah sakit di Belanda siaga membagi beban penanganan jika ditemukan kasus virus hanta tambahan.

Suara.com - Ancaman patogen dari kapal pesiar MV Hondius dipastikan memiliki risiko penyebaran yang jauh lebih rendah dibandingkan pola infeksi korona.

Karakteristik biologis virus hanta membuatnya tidak mudah berpindah antarmanusia sehingga potensi ledakan kasus global sangat kecil.

Otoritas medis Belanda kini memfokuskan penanganan pada isolasi ketat guna memutus rantai transmisi yang diduga sempat terjadi di atas kapal.

Dua warga Singapura yang sempat berada di kapal pesiar MV Hondius kini diisolasi di National Centre for Infectious Diseases atau NCID. [Istimewa]
Dua warga Singapura yang sempat berada di kapal pesiar MV Hondius kini diisolasi di National Centre for Infectious Diseases atau NCID. [Istimewa]

Pusat Medis Universitas Leiden (LUMC) telah mengambil alih perawatan pasien pertama dengan protokol keamanan tingkat tinggi.

Tim spesialis penyakit menular memastikan seluruh prosedur penanganan dilakukan tanpa mengganggu stabilitas layanan kesehatan publik lainnya.

Karin Ellen Veldkamp, Kepala Penyakit Menular di Pusat Medis Universitas Leiden, menegaskan perbedaan mendasar virus ini dengan Covid-19.

Ilustrasi Hantavirus. [Suara.com/Emma]
Ilustrasi Hantavirus. [Suara.com/Emma]

"Tidak, tidak seperti itu. Ini tidak mudah menular dari orang ke orang," ujar Veldkamp saat memberikan keterangan resmi, dikutip dari YahooNews.

Meskipun terdapat indikasi transmisi terbatas di dalam kapal, pola infeksinya tetap dikategorikan sulit berkembang secara masif.

"Kami tahu (penularan dari orang ke orang) itu mungkin terjadi dan kami menduga hal itu terjadi di kapal... tetapi ini tidak seperti Covid, (penularannya) jauh lebih sulit," tambah Veldkamp.

Pihak rumah sakit saat ini menerapkan prosedur karantina di ruang isolasi khusus dengan pengawasan tenaga medis terlatih.

Standar Keamanan dan Masa Karantina Ketat

Manajemen rumah sakit menjamin keamanan staf yang bertugas merawat pasien agar tidak terpapar selama proses pemulihan.

"Prinsip kami adalah kami memberikan perawatan yang baik kepada pasien. Kami tidak menolak untuk masuk (ke ruang isolasi). Kami hanya terlatih untuk melakukannya dengan cara yang aman," kata Veldkamp.

Durasi isolasi pasien akan sangat bergantung pada hilangnya gejala klinis dan hasil uji laboratorium yang valid.

Setelah kondisi fisik membaik, rangkaian tes lanjutan akan dilakukan untuk memastikan virus sudah tidak aktif di tubuh pasien.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

WHO Tegaskan Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar Bukan Awal Pandemi Baru

WHO Tegaskan Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar Bukan Awal Pandemi Baru

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:43 WIB

3 Orang Meninggal Dunia, Kasus Pertama Hantavirus Ditemukan di Israel

3 Orang Meninggal Dunia, Kasus Pertama Hantavirus Ditemukan di Israel

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:37 WIB

Hantavirus Masuk Singapura? Dua Penumpang Kapal MV Hondius Diisolasi

Hantavirus Masuk Singapura? Dua Penumpang Kapal MV Hondius Diisolasi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:11 WIB

Terkini

Kebakaran Rumah di Tanjung Barat, Satu Orang Meninggal Dunia: Diketahui Anggota BPK

Kebakaran Rumah di Tanjung Barat, Satu Orang Meninggal Dunia: Diketahui Anggota BPK

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:48 WIB

Tersangka Kasus Pencabulan di Pati Ditangkap, Menteri PPPA: Tak Bisa Diselesaikan Damai!

Tersangka Kasus Pencabulan di Pati Ditangkap, Menteri PPPA: Tak Bisa Diselesaikan Damai!

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:43 WIB

WHO Tegaskan Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar Bukan Awal Pandemi Baru

WHO Tegaskan Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar Bukan Awal Pandemi Baru

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:43 WIB

Tersangka Pencabulan Santriwati di Ponpes Pati Sempat Kabur, Menteri PPPA Desak Penahanan

Tersangka Pencabulan Santriwati di Ponpes Pati Sempat Kabur, Menteri PPPA Desak Penahanan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:38 WIB

3 Orang Meninggal Dunia, Kasus Pertama Hantavirus Ditemukan di Israel

3 Orang Meninggal Dunia, Kasus Pertama Hantavirus Ditemukan di Israel

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:37 WIB

Datang ke KPK, Gus Ipul Jelaskan Alasannya Pakai Mobil Listrik RI 27

Datang ke KPK, Gus Ipul Jelaskan Alasannya Pakai Mobil Listrik RI 27

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:34 WIB

Jelang Iduladha 2026, Pemprov DKI Siapkan 900 Sapi Kurban Bersertifikat Halal dan Sehat

Jelang Iduladha 2026, Pemprov DKI Siapkan 900 Sapi Kurban Bersertifikat Halal dan Sehat

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:33 WIB

Pemprov DKI Bagikan 357 Toren Gratis di Jakarta Timur, Warga Kini Tak Lagi Kesulitan Air Bersih

Pemprov DKI Bagikan 357 Toren Gratis di Jakarta Timur, Warga Kini Tak Lagi Kesulitan Air Bersih

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:29 WIB

4 Tentara BAIS TNI yang Siram Air Keras ke Andrie Yunus Diduga 'Double Agent'

4 Tentara BAIS TNI yang Siram Air Keras ke Andrie Yunus Diduga 'Double Agent'

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:23 WIB

Hujan Deras Lumpuhkan Changi, 319 Penumpang Terjebak 2,5 Jam di Batam

Hujan Deras Lumpuhkan Changi, 319 Penumpang Terjebak 2,5 Jam di Batam

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:23 WIB