Sering Jumat Berkah, Pemilik Kontrakan Ungkap Aktivitas Bidan di Sleman Usai 11 Bayi Dievakuasi

Bangun Santoso, Hiskia Andika Weadcaksana

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:47 WIB
Sering Jumat Berkah, Pemilik Kontrakan Ungkap Aktivitas Bidan di Sleman Usai 11 Bayi Dievakuasi
Situasi sebuah klinik bidan di Banyuraden, Gamping, Sleman yang diduga menjadi tempat asal 11 bayi yang dievakuasi kepolisian, Selasa (12/5/2026). (Suara.com/Hiskia)
baca 10 detik
  • Polresta Sleman mengevakuasi 11 bayi dari sebuah rumah di Pakem, Sleman, yang dipindahkan dari klinik bidan di Banyuraden.
  • Polisi menyelidiki klinik bidan berizin resmi tersebut karena diduga menyelenggarakan praktik penitipan bayi tanpa izin operasional yang sah.
  • Sebanyak 11 saksi termasuk bidan dan orang tua bayi telah diperiksa polisi untuk mendalami proses evakuasi bayi tersebut.

Suara.com - Aktivitas di sebuah klinik bidan di Banyuraden, Gamping, Sleman tengah menjadi sorotan usai 11 bayi yang lahir di sana dievakuasi polisi dari sebuah rumah di Padukuhan Randu, Dusun Wonokerso, Hargobinangun, Pakem, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta.

"Bayi itu dilahirkan di bidan di Banyuraden (Gamping) itu, salah satu bidan di sana," kata Kasatreskrim Polresta Sleman, AKP Mateus Wiwit, dikutip, Selasa (12/5/2026).

Adapun 11 bayi itu baru dipindahkan dari klinik di Gamping ke Pakem kurang lebih sepekan terakhir.

Berdasarkan pantauan Suara.com di klinik bidan tersebut, lokasi yang diduga menjadi tempat asal bayi-bayi tersebut terpantau masih menjalankan aktivitas pelayanan kesehatan seperti biasa.

Klinik itu berada di bangunan yang merupakan sebuah rumah tinggal di dalam perkampungan. Pada bagian depan teras, terpasang papan nama resmi serta spanduk besar berwarna merah muda yang merinci layanan medis seperti persalinan 24 jam, pelayanan ibu hamil, KB, hingga imunisasi.

Sejumlah sepeda motor tampak terparkir di halaman rumah yang menunjukkan adanya aktivitas kunjungan pasien.

Berdasarkan pendalaman kepolisian, klinik bidan itu memang memiliki izin resmi.

"Mengenai bidan itu juga kita perdalam, untuk praktik kebidanannya ada izinnya tapi untuk semacam penitipannya ini belum," ucap Wiwit.

Sementara itu, ditemui di lokasi, Marwoto, selaku pemilik rumah yang dikontrak oleh bidan tersebut, mengonfirmasi bahwa penyewa rumahnya sudah beroperasi di lokasi itu selama satu tahun terakhir. Ia menyebut pembayaran sewa dilakukan secara rutin setiap bulannya.

baca juga

"Kurang lebih satu tahun (beroperasi) tapi (pembayarannya) bulanan," ujar Marwoto.

Lokasi penitipan belasan bayi di Padukuhan Randu, Dusun Wonokerso, Hargobinangun, Pakem, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta, Senin (11/5/2026). [Suara.com/Hiskia]
Lokasi penitipan belasan bayi di Padukuhan Randu, Dusun Wonokerso, Hargobinangun, Pakem, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta, Senin (11/5/2026). [Suara.com/Hiskia]

Selama masa kontrak tersebut, Marwoto mengaku mengetahui adanya aktivitas penitipan bayi di rumah tersebut. Namun, ia memahami keberadaan bayi-bayi itu hanya sebagai penitipan sementara bagi pasien yang telah melahirkan namun belum sempat menjemput anaknya.

"Tahu-nya kan katanya belum diambil dari yang melahirkan itu aja, setau saya tahu gitu. Tapi yang jelasnya juga nggak tahu, yang penting ada penitipan (anak) sebelum diambil katanya seperti itu," jelasnya.

Namun, ia bilang tidak mengetahui informasi soal bidan yang menerima persalinan dari pasangan belum menikah.

Lebih lanjut, Marwoto mengakui aparat kepolisian telah mendatangi lokasi rumah kontrakan tersebut untuk melakukan penelusuran lebih lanjut beberapa waktu lalu.

Namun memang saat ini operasional praktik bidan tetap berjalan aman. Ia merasa tidak ada masalah dengan kelanjutan kontrak di rumah miliknya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Fakta Penemuan 11 Bayi di Sleman, Berawal dari Kecurigaan Warga hingga Biaya Penitipan Rp 50 Ribu

7 Fakta Penemuan 11 Bayi di Sleman, Berawal dari Kecurigaan Warga hingga Biaya Penitipan Rp 50 Ribu

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 12:48 WIB

Dinsos Sleman: Asesmen Ketat Menanti Orang Tua yang Ingin Jemput Bayi di Penitipan Ilegal

Dinsos Sleman: Asesmen Ketat Menanti Orang Tua yang Ingin Jemput Bayi di Penitipan Ilegal

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 09:39 WIB

Selly Gantina Soroti Temuan 11 Bayi di Sleman, Minta Negara Utamakan Perlindungan Anak

Selly Gantina Soroti Temuan 11 Bayi di Sleman, Minta Negara Utamakan Perlindungan Anak

News | Senin, 11 Mei 2026 | 19:21 WIB

Geger Temuan 11 Bayi di Sleman, DPR: Negara Tak Boleh Biarkan Mereka Jadi Korban

Geger Temuan 11 Bayi di Sleman, DPR: Negara Tak Boleh Biarkan Mereka Jadi Korban

News | Senin, 11 Mei 2026 | 17:44 WIB

RSUD Sleman Rawat Tiga Bayi Kasus Pakem, Perlakuan Selama di Penitipan Jadi Sorotan

RSUD Sleman Rawat Tiga Bayi Kasus Pakem, Perlakuan Selama di Penitipan Jadi Sorotan

News | Senin, 11 Mei 2026 | 15:44 WIB

Cuma Rp50 Ribu Per Hari, Polisi Ungkap Rahasia di Balik Penitipan Bayi Ilegal di Sleman

Cuma Rp50 Ribu Per Hari, Polisi Ungkap Rahasia di Balik Penitipan Bayi Ilegal di Sleman

News | Senin, 11 Mei 2026 | 14:12 WIB

Polisi Ungkap Kondisi 11 Bayi di Penitipan Sleman: Tiga Masih Dirawat di Rumah Sakit

Polisi Ungkap Kondisi 11 Bayi di Penitipan Sleman: Tiga Masih Dirawat di Rumah Sakit

News | Senin, 11 Mei 2026 | 13:28 WIB

Terkini

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Sumut | Minggu, 27 September 2026 | 23:46 WIB

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:31 WIB

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jabar | Minggu, 27 September 2026 | 22:22 WIB

Elektabilitas PPP Cuma 1,9 Persen, Mardiono Singgung 'Kecelakaan Politik' 2024

Elektabilitas PPP Cuma 1,9 Persen, Mardiono Singgung 'Kecelakaan Politik' 2024

Jogja | Minggu, 27 September 2026 | 22:10 WIB

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:06 WIB

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

News | Minggu, 27 September 2026 | 21:40 WIB

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 21:05 WIB

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Health | Minggu, 27 September 2026 | 21:00 WIB

×