- Malaria Knowlesi merupakan infeksi zoonotik akibat parasit Plasmodium knowlesi yang ditularkan nyamuk Anopheles dari monyet ke manusia.
- Penyakit ini memiliki siklus replikasi cepat yang menyebabkan kondisi pasien memburuk drastis dalam waktu singkat sejak gejala muncul.
- Masyarakat harus segera ke rumah sakit untuk diagnosis PCR dan pengobatan anti-malaria guna mencegah dampak infeksi berat.
Mengingat masa inkubasi penyakit ini berkisar antara 1-2 minggu setelah gigitan, pencegahan adalah perlindungan terbaik.
Berikut tipsnya:
- Gunakan Kelambu: Selalu gunakan kelambu berinsektisida saat tidur di hutan, base camp, atau rumah di pinggir hutan.
- Oleskan Repelen: Gunakan lotion anti-nyamuk yang mengandung DEET 20-30%, picadirin, atau IR3535 pada area kulit terbuka.
- Pakaian Tertutup: Gunakan baju lengan panjang dan celana panjang berwarna terang saat berada di area hutan.
- Hindari Jam Aktif Nyamuk: Nyamuk Anopheles paling aktif pada waktu petang, malam hari, hingga fajar.
- Cek Medis Segera: Jika Anda mengalami demam dalam kurun waktu kurang dari 4 minggu setelah berkunjung ke hutan, segera datang ke puskesmas atau RS terdekat.
Meski berbahaya, Dr. Inke menekankan agar masyarakat tidak perlu panik berlebihan. Nyamuk pembawa parasit ini umumnya tidak ditemukan di kawasan perkotaan maupun kebun binatang, sehingga risiko penularan di area tersebut sangat rendah.
Reporter: Cornelius Juan Prawira