- DPR RI menjadwalkan rapat paripurna pada Rabu, 20 Mei 2026, untuk mendengarkan langsung pemaparan kerangka ekonomi makro oleh Presiden Prabowo Subianto.
- Kehadiran Presiden Prabowo dalam rapat tersebut dianggap tidak biasa karena agenda penyampaian ekonomi biasanya dilakukan oleh Menteri Keuangan.
- Andreas Hugo Pareira menilai langkah ini sebagai respons pemerintah terhadap dinamika ekonomi nasional dan global untuk memberikan kejelasan bagi investor.
Suara.com - DPR RI akan menggelar rapat paripurna ke-19 masa persidangan V tahun sidang 2025-2026 pada Rabu (20/5/2026).
Rapat tersebut direncanakan dihadiri langsung oleh Presiden Prabowo Subianto untuk menyampaikan kerangka ekonomi makro pemerintah.
Kehadiran presiden dalam forum itu mendapat sorotan dari Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Andreas Hugo Pareira.
Ia mengaku cukup terkejut dengan agenda tersebut karena biasanya penjelasan terkait kerangka ekonomi makro disampaikan oleh Menteri Keuangan.
“Cukup mengejutkan. Hari ini saya memperoleh undangan rapat paripurna DPR RI dengan pesan bahwa besok presiden akan hadir,” ujar Andreas kepada wartawan, Selasa (19/5/2026).
Menurut Andreas, keterlibatan langsung Presiden Prabowo dalam penyampaian kerangka ekonomi makro menunjukkan adanya situasi yang tidak biasa.
Andreas menduga pemerintah ingin memberikan penjelasan langsung kepada publik dan pelaku ekonomi terkait kondisi terkini.
“Saya tidak tahu apa alasannya. Dugaan saya, pasti ini karena situasi khusus. Karena kalau situasi biasa saja, situasi normal, seharusnya presiden cukup menugaskan Menkeu mewakili pemerintah menjelaskan kepada rakyat melalui forum paripurna DPR,” katanya.
Andreas menilai penyampaian langsung dari kepala negara menjadi penting di tengah dinamika ekonomi nasional maupun global.
Andreas berharap presiden dapat memberikan gambaran kondisi ekonomi secara nyata sekaligus menghadirkan optimisme bagi masyarakat dan investor.
“Kita harapkan presiden menyampaikan situasi real yang memberikan harapan. Karena penyampaian kerangka ekonomi makro ini penting untuk menjadi acuan para pelaku ekonomi, para investor,” pungkasnya.