Siti Zuhro Tagih Komitmen Reformasi Polri: Jajaran Harus Setia pada NKRI, Bukan pada Prabowo

Bangun Santoso

Selasa, 19 Mei 2026 | 18:51 WIB
Siti Zuhro Tagih Komitmen Reformasi Polri: Jajaran Harus Setia pada NKRI, Bukan pada Prabowo
Peneliti Utama Politik dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Profesor Siti Zuhro. (tangkap layar Youtube)
baca 10 detik
  • Profesor Siti Zuhro menyoroti lambannya realisasi reformasi institusi Polri yang belum menunjukkan tanda konkret sejak Januari lalu.
  • Presiden Prabowo Subianto menekankan bahwa seluruh pejabat negara harus memiliki loyalitas tunggal kepada NKRI, bukan kepada individu.
  • Siti mengingatkan Presiden untuk segera menyelaraskan kebijakan publik dengan kebutuhan masyarakat modern agar sesuai mandat rakyat saat Pilpres.

Suara.com - Peneliti Utama Politik dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Profesor Siti Zuhro, kembali menyoroti komitmen Presiden RI Prabowo Subianto terkait reformasi institusi kepolisian.

Siti mengungkapkan bahwa hingga saat Ini, sejumlah aspirasi krusial termasuk pergantian pucuk pimpinan Polri yang pernah diusulkan para tokoh di Kertanegara pada Januari lalu belum menunjukkan tanda-tanda konkret.

Siti Zuhro mengenang kembali pertemuan tersebut dan mencatat bahwa saat itu Presiden Prabowo belum memberikan jawaban pasti terkait tuntutan perombakan di tubuh Polri.

“Saat itu saya juga ditanya, apakah ada jawaban jelas? Tidak. Cuman dicatat tapi tidak diberikan jawaban pasti. Sebagai tamu, kita tidak bisa mengejar, ada tata kramanya. Tapi kelihatan dari tidak adanya jawaban tadi, ya akhirnya seperti ini (belum ada perubahan),” ujar Siti Zuhro dalam kanal YouTube Forum Keadilan TV, pada Selasa (19/5/2026)

Loyalitas pada Negara, Bukan Individu

Meski mengkritik lambannya realisasi reformasi kepolisian, Siti mengaku tetap mengapresiasi visi besar Prabowo yang menekankan nasionalisme.

Ia menegaskan kembali pesan Presiden bahwa setiap pejabat negara atau “pembantu” presiden harus memiliki loyalitas tunggal kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Saya sangat bangga dengan Bapak Presiden kita yang selalu mengedepankan NKRI. Para pembantunya harus taat pada NKRI, mengabdi pada NKRI, bukan kepada Prabowo. Itu yang masih terngiang di telinga saya,” ungkapnya.

Ia pun menuntut agar dalam masa pemerintahan yang berjalan, komitmen cinta NKRI Tersebut benar-benar diimplementasikan oleh jajaran menteri hingga aparat Keamanan seperti TNI dan Polri dengan kembali ke tugas pokok dan fungsi tupoksi masing-masing.

baca juga

Mandat Rakyat dan Hak Prerogatif

Terkait posisi pimpinan Polri, Siti mengakui bahwa pergantian jabatan tersebut merupakan hak prerogatif Presiden.

Namun, ia mengingatkan bahwa hak tersebut dibatasi oleh tanggung jawab moral Kepada rakyat yang telah memberikan mandat langsung melalui Pemilihan Presiden (Pilpres).

“Presiden memiliki hak prerogatif, tapi jangan lupa Bapak Presiden dipercaya oleh rakyat melalui Pilpres langsung” tegas Siti.

Dalam hal tersebut, Siti juga menyoroti adanya kesenjangan antara kebijakan publik dengan kebutuhan masyarakat saat ini, yang didominasi oleh generasi milenial dan melek digital.

Menurutnya, perubahan sosial yang dahsyat di era digital menuntut pemerintah untuk bergerak lebih cepat. Ia mempertanyakan apakah kebijakan yang diambil saat Ini sudah mampu menjawab tantangan zaman.

“Visi-misinya sangat oke, tapi sekarang ditunggu, sudah lewat satu tahun, mau dua tahun, apa kabarnya? di era digital dengan masyarakat yang didominasi milenial, apakah kebijakan publik mampu menjawab kebutuhan itu? Ini yang Kelihatannya masih senjang,” ungkapnya. (Tsabita Aulia)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terlibat Jaringan Narkoba, Eks Kasatresnarkoba Kutai Barat Diperiksa Bareskrim

Terlibat Jaringan Narkoba, Eks Kasatresnarkoba Kutai Barat Diperiksa Bareskrim

Foto | Selasa, 19 Mei 2026 | 06:30 WIB

Tak Sembarang Orang Bisa Beli, Begini Alur Distribusi Narkoba 'VIP Only' di B Fashion Hotel

Tak Sembarang Orang Bisa Beli, Begini Alur Distribusi Narkoba 'VIP Only' di B Fashion Hotel

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 21:45 WIB

Tegakkan Kedaulatan Digital, Polri Ringkus 321 WNA Mafia Judol Lintas Negara

Tegakkan Kedaulatan Digital, Polri Ringkus 321 WNA Mafia Judol Lintas Negara

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 13:50 WIB

Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya

Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:02 WIB

Geger Kabar Syekh Ahmad Al Misry Ditangkap, Polri: Tersangka Masih Sembunyi di Mesir

Geger Kabar Syekh Ahmad Al Misry Ditangkap, Polri: Tersangka Masih Sembunyi di Mesir

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 21:30 WIB

Jejak Alumni Kamboja di Hayam Wuruk: Mengapa Jakarta Dipilih Jadi Basis Judol?

Jejak Alumni Kamboja di Hayam Wuruk: Mengapa Jakarta Dipilih Jadi Basis Judol?

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:15 WIB

Minta Polri-PPATK Bongkar Sosok Pemodal Judol di Jakbar, Sahroni: Tak Mungkin 321 WNA Gerak Sendiri!

Minta Polri-PPATK Bongkar Sosok Pemodal Judol di Jakbar, Sahroni: Tak Mungkin 321 WNA Gerak Sendiri!

News | Senin, 11 Mei 2026 | 14:08 WIB

Terkini

Dalam Open House, Gubernur DKI Jakarta Janji Carikan Lahan Tambahan untuk Sekolah Rakyat

Dalam Open House, Gubernur DKI Jakarta Janji Carikan Lahan Tambahan untuk Sekolah Rakyat

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 08:27 WIB

Teringat Masa Lalu, Gubernur DKI Jakarta Terharu Saat Hadiri Open House Sekolah Rakyat

Teringat Masa Lalu, Gubernur DKI Jakarta Terharu Saat Hadiri Open House Sekolah Rakyat

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 08:20 WIB

Jelang MPLS, Gus Ipul Ingatkan Kepala Sekolah Rakyat Siap Hadapi Fase Krusial

Jelang MPLS, Gus Ipul Ingatkan Kepala Sekolah Rakyat Siap Hadapi Fase Krusial

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 08:10 WIB

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 23:24 WIB

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:39 WIB

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:28 WIB

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:39 WIB

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:20 WIB

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:59 WIB

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:37 WIB

×