Kritik Jelang Muktamar NU: Jangan Jadikan Organisasi Alat Politik

Galih Prasetyo

Rabu, 20 Mei 2026 | 05:05 WIB
Kritik Jelang Muktamar NU: Jangan Jadikan Organisasi Alat Politik
Logo NU, Sejarah hari lahir Nahdlatul Ulama (Wikipedia)
baca 10 detik
  • Menjelang Muktamar ke-35 NU, HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy mengkritisi adanya dugaan intervensi kekuasaan dalam suksesi kepemimpinan organisasi.
  • Khalilur menekankan bahwa sejarah NU membuktikan kemandirian organisasi sebagai fondasi moral bangsa, bukan sebagai subordinat kepentingan politik negara.
  • Ia berharap Presiden Prabowo Subianto menjaga independensi NU dengan tidak mengintervensi dinamika internal demi menjaga marwah organisasi keagamaan.

Di sisi lain, ia menyayangkan munculnya indikasi campur tangan dalam proses Muktamar NU, baik melalui dukungan politik, jaringan birokrasi, maupun upaya memengaruhi arah kepemimpinan.

Ia menegaskan bahwa NU tidak seharusnya diperlakukan sebagai alat kepentingan kekuasaan.

“NU bukan ormas biasa yang yang bisa diperlakukan sebagai alat politik kekuasaan,” tegasnya, seraya menyebut NU sebagai pilar penting berdirinya bangsa.

Ia juga mengingatkan bahwa keterlibatan negara yang terlalu jauh dalam suksesi organisasi keagamaan berpotensi merusak independensi NU.

Menurutnya, hal tersebut dapat menggerus posisi NU sebagai kekuatan moral bangsa.

Dalam konteks kepemimpinan nasional, ia berharap Presiden Prabowo Subianto dapat mengambil sikap sebagai negarawan dengan menjaga jarak dari dinamika internal NU.

Menurutnya, penghormatan terhadap NU justru diwujudkan dengan tidak mengintervensi proses organisasinya.

Ia turut mengutip pandangan Abdurrahman Wahid (Gus Dur) yang menegaskan bahwa agama tidak boleh dijadikan alat legitimasi kekuasaan.

Ketika organisasi keagamaan terlalu dekat dengan kekuasaan, menurut Gus Dur, daya kritis dan otoritas moralnya dapat melemah.

baca juga

“NU boleh dekat dengan negara, tetapi tidak boleh larut menjadi bagian dari kepentingan kekuasaan sesaat,” tegasnya.

Khalilur R Abdullah Sahlawiy menyebut Muktamar NU ke-35 bukan hanya soal pemilihan kepemimpinan, melainkan ujian kemandirian organisasi.

Pertanyaan utamanya, menurut dia, adalah apakah NU masih mampu berdiri di atas kemandiriannya sendiri tanpa tekanan eksternal.

“Yang sedang dipertaruhkan adalah marwah NU sebagai kekuatan moral bangsa,” tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kompak! Pemerintah, NU, dan Muhammadiyah Rayakan Iduladha Serentak 27 Mei 2026

Kompak! Pemerintah, NU, dan Muhammadiyah Rayakan Iduladha Serentak 27 Mei 2026

News | Senin, 18 Mei 2026 | 07:28 WIB

Gus Miftah: Pesantren Harus Jadi Benteng Lawan Bullying dan Kecanduan Gadget

Gus Miftah: Pesantren Harus Jadi Benteng Lawan Bullying dan Kecanduan Gadget

Entertainment | Minggu, 17 Mei 2026 | 20:23 WIB

Gus Miftah Masuk Radar Pemimpin Masa Depan PBNU

Gus Miftah Masuk Radar Pemimpin Masa Depan PBNU

Entertainment | Jum'at, 15 Mei 2026 | 09:04 WIB

Idul Adha 2026 Muhammadiyah dan NU Tanggal Berapa?

Idul Adha 2026 Muhammadiyah dan NU Tanggal Berapa?

Lifestyle | Selasa, 12 Mei 2026 | 10:10 WIB

Resmi! Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Siap Pilih Ketum PBNU dan Rais Aam

Resmi! Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Siap Pilih Ketum PBNU dan Rais Aam

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:36 WIB

Terkini

Tak Sanggup Bayar Kontrakan, Janda di Tangsel Terpaksa Tinggal di Tenda Kebun Bersama Anak-Cucu

Tak Sanggup Bayar Kontrakan, Janda di Tangsel Terpaksa Tinggal di Tenda Kebun Bersama Anak-Cucu

Banten | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:52 WIB

Gugatan Karhutla Kalbar Masuk Pengadilan, Warga Soroti Data dan Penanganan Asap

Gugatan Karhutla Kalbar Masuk Pengadilan, Warga Soroti Data dan Penanganan Asap

Kalbar | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:38 WIB

Jualan Pakai QRIS Makin Untung, Biaya Admin Dipangkas Habis oleh BRI!

Jualan Pakai QRIS Makin Untung, Biaya Admin Dipangkas Habis oleh BRI!

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:33 WIB

Pembangunan PSEL di Kota Tangsel Mandek, DLH Ungkap Masih Ada Warga Tolak Pembebasan Lahan

Pembangunan PSEL di Kota Tangsel Mandek, DLH Ungkap Masih Ada Warga Tolak Pembebasan Lahan

Banten | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:19 WIB

Promo Tiket Bioskop The Premiere Buy 1 Get 2 Khusus Nasabah BRI, Begini Caranya!

Promo Tiket Bioskop The Premiere Buy 1 Get 2 Khusus Nasabah BRI, Begini Caranya!

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:11 WIB

33 Tahun Kayuh Becak, Kini Acep Beralih ke Becak Listrik Bantuan Prabowo

33 Tahun Kayuh Becak, Kini Acep Beralih ke Becak Listrik Bantuan Prabowo

Bogor | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Dari Subuh hingga Sore, Begini Perubahan Udara Palembang yang Masih Dikepung Asap

Dari Subuh hingga Sore, Begini Perubahan Udara Palembang yang Masih Dikepung Asap

Sumsel | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:05 WIB

BRI Beri Karpet Merah dan Cashback Fantastis di Event Burberry

BRI Beri Karpet Merah dan Cashback Fantastis di Event Burberry

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Meski Tak Temukan Bukti Gibran Lulus Setara SMA, MK Tak Berwenang Copot Wapres

Meski Tak Temukan Bukti Gibran Lulus Setara SMA, MK Tak Berwenang Copot Wapres

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 21:51 WIB

Kapolda Jateng Tegaskan Tiga Fokus: Berantas Kejahatan, Layani Warga, Respons Cepat

Kapolda Jateng Tegaskan Tiga Fokus: Berantas Kejahatan, Layani Warga, Respons Cepat

Jawa Tengah | Selasa, 06 Oktober 2026 | 21:32 WIB

×